Jan 30, 2016

Kaya dan Bahagia, Bahagia dan Kaya

Berikut ini adalah apa yang ditulis oleh Tung Desem Waringin. Temanya tentang kaya dan bahagia atau bahagia dan kaya. Kaya dulu baru bahagia atau bahagia dulu baru kaya. Lagi2 temanya tentang kekayaan.. hehe.... Teman2 tahu siapa Tung Desem Waringin? Beliau adalah.....
  • Pelatih Sukses no 1 di Indonesia versi Majalah Marketing
  • Pembicara terbaik di Indonesia versi Majalah Marketing
  • The Most Powerful People in Ideas and Business – SWA magz
  • 4 Rekor MURI ; Penjualan 38.878 buku di hari pertama peluncuran
Image result for tung desem waringin

Judul aslinya adalah 7 Langkah Menjadi Pribadi yang Bahagia di Kehidupan Ini

........................................................................................

Lihat kembali judul diatas... Satu pertanyaan saya, apakah Anda sudah bahagia? Sementara keadaan saat seperti ini, yaitu ekonomi Indonesia yang tidak stabil atau masalah macet dan banjir tahunan di kota besar Indonesia, terlebih kabar bahwa dolar akan terus menguat, kriminalitas, korupsi, dll. Ini adalah masalah keseharian kehidupan di Indonesia. Ditambah dengan permasalahan kehidupan rumah tangga dan keadaan bisnis yang kompetitif seperti saat ini.

Jalan keluarnya adalah tidak selalu menjadi sukses dan kaya, baru Anda merasa bahagia. INI PARADIGMA YANG SALAH. Kalau dalam proses mencapai kesuksesan atau kekayaan tersebut Anda tidak bahagia. Apakah kemungkinan berhasilnya akan besar?


Bahagia Dulu Baru Anda Bisa Sukses. . .

 

Berupaya keras untuk mencapai kesuksesan dalam karir dan kehidupan Anda selama ini, tapi tidak bahagia dalam prosesnya. Padahal ketika Anda bahagia dalam menjalani proses tersebut, kemungkinan berhasilnya akan jauh lebih besar, apakah setuju?

Yah memang belum tentu sukses juga setelah Anda bahagia pasti akan banyak hambatan lainnya yang menanti Anda. Tapi bagaimana Anda memberi arti positif di setiap kejadian dalam proses tersebut. Dan setelah memberikan arti positif, bagaimana anda bisa terus maju untuk mendapatkan apa yang anda inginkan.

..............................................................................................

Yah begitulah apa yang Pak Tung sampaikan sebagai seorang motivator tentu beliau ingin memotivasi kita semua. Ingin membuka rahasia2 sukses yang selama ini beliau pelajari, temukan dan alami.

Namun motivator terbaik tetap dari dalam diri anda sendiri. Meskipun faktanya tidak gampang menemukan faktor2 apa saja yang bisa membuat diri kita bersemangat terus tanpa ada rasa jenuh.

Lalu apa jawaban dari judul diatas? Kaya dulu baru bahagia atau bahagia dulu baru kaya?

Maaf kalau saya jawab: Lebih realistis kalau kita jawab kaya dulu baru bahagia. Karena dengan kekayaan maka kita mampu melakukan apapun, bisa memenuhi segala keinginan dsb. Mau mengajak keluarga liburan ke luar negeri bisa, mau umroh bareng bisa, mau makan dimana saja juga bisa, mau apa saja bisa. Dan itu sudah cukup menjadi parameter bahwa kaya dulu baru bahagia adalah realistis.

"Mas semua ahli agama, motivator dsb mengatakan sebaliknya lho? Bahagia dulu baru kaya". Ya sudah terserah mereka. Terserah saya juga.. hehe :)

Bahagia dulu baru kaya bagaimana? Makan tuh kata-kata bijak. Yang ada kalau kita miskin terus akan susah untuk bahagia.

Oleh karena itu bagaimana? Jika memang kekayaan bisa membuat anda lebih bahagia, lebih bermakna, lebih berguna dsb maka KEJARLAH. Kejar ia kemanapun pergi :)

Berhubung yang punya kekayaan bukan siapa-siapa kecuali Tuhan Yang Maha Kaya, maka saran saya dekati DIA. Rayu DIA, Puji DIA. Siapa tahu secuil kekayaan itu akan diberikan kepada anda, kepada kita semua. Kalau nggak kaya-kaya gimana? Berarti anda belum mempunyai kemampuan untuk Memuji_Nya, merayu_Nya dan mensucikan_Nya. Terus belajar

Kira2 begitu lah.. :)

Wallahu A'lam

NB

Presented by rahasia kunci sukses. Click here


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment