Jan 28, 2016

Karena Hidup itu Ujian Ayoo Cepet-Cepetan Bagian 1

Saya sudah menulis beberapa artikel dengan tema "Hidup itu adalah Ujian" salah satunya yang wajib anda baca sebelum membaca artikel ini adalah ulasan saya disini. Saya mengambil analogi sebagaimana seorang siswa/ murid sedang mengerjakan ujian sekolah, yang mana mereka kudu mengerjakan dengan sebaik-baiknya. Disitu ada GURU yang mengawasi, namun tidak melakukan sesuatu, yaitu memberitahukan jawaban soal ujian sebelum ujiannya selesai.

Jadi kesimpulannya adalah,

Jika siswa lulus maka artinya dia sudah melakukan apa yang GURU sarankan yakni belajar dengan rajin. Adapun siswa/ murid yang tidak lulus berarti tidak mengindahkan apa yang sebelumnya sudah GURU perintahkan.

Semoga analogi ini bisa memudahkan sobat semua didalam memahami bahwa hidup ini adalah ujian. Dan kita sebagai manusia ciptaan Tuhan YME kudu mengerjakan ujian dengan sebaik-baiknya.

Dalam setiap fase kehidupan adalah mata rantai ujian. Maksudnya adalah ujian itu tidak akan berhenti detik demi detik sampai nafas telah berhenti. Dalam hal ini selalu ada siklus sebab dan akibat. Dalam skala yang lebih kecil akan ada reward dan punishment saat kita masih hidup didunia.

Artinya apa?

Artinya kehidupan sekarang adalah result dari keputusan kita dimasa lalu. Dan kehidupan sekarang ini adalah sebab yang akan menjadi result dimasa depan. Saya harap sampai disini paham, sebab ini penting sekali sebelum melanjutkan ke pembahasan berikutnya.

Dalam skala besar maka bisa dikatakan bahwa hidup sekarang ini yakni didunia ini, dari bayi sampai tumbuh dewasa dan menutup usia adalah sebab yang akan memicu akibat. Sedangkan akibat itu akan kita rasakan di akherat kelak. Akibatnya hanya ada 2, yakni jika lulus rewardnya surga, jika gagal rewardnya neraka.

Kita belum akan membahas kehidupan dalam skala besar/ global, namun masih dalam skala keduniaan. Yakni dimana kita WAJIB mengerjakan ulangan/ ujian yang berasal dari Yang Maha Kuasa. WAJIB, HARUS atau KUDU alias tidak bisa tidak mesti dikerjakan dan tidak akan bisa lari. Karena begitulah agreement yang sudah kita (manusia) tanda tangani saat di dimensi/ alam azali.

Apa bentuk2 ujian kehidupan? Secara garis besar ada 2 yakni ujian dalam bentuk kenikmatan dan ujian dalam bentuk musibah. Kita akan membahas ujian dalam bentuk musibah, why kenapa? Karena mayoritas pertanyaan yang diberikan kepada kami adalah bagaimana solusi mengatasi ujian dalam bentuk musibah tersebut.

Sedangkan musibah itu ada banyak warna, misalnya

> Kemiskinan
> Hutang menumpuk
> Kegagalan bisnis
> Penyakit
> Susah jodoh
> dan lain sebagainya

Sementara ini dulu Insya Allah kita sambung lain waktu..

Terakhir saya hendak mengingatkan sebuah rahasia, terlepas anda percaya dengan paradigma kami atau tidak itu bukan masalah. Apa itu?
  • Segala yang sudah terjadi adalah takdir, semua juga tahu. Namun semua kejadian dalam bentuk musibah diatas adalah akibat, yang mana didahului dengan sebab. Sedangkan sebab itu kita sendiri yang bikin.
  • Rezeki di tangan Tuhan. Semua juga tahu. Tetapi kalau kita hanya duduk memandangi kertas ujian, maka bisa dipastikan ujian anda tidak lulus.
  • Allah swt Maha Segala-Galanya, semua juga tahu. Namun dikarenakan kita sedang menghadapi ujian maka kita yang harus melakukan segala-galanya demi kelulusan adalah kita sendiri.
  • Kita hidup di dunia ini dibekali dengan beberapa tools agar supaya kita semua lulus ujian. Tools itu adalah akal, hati dan manual book

Sub tema diatas akan saya bahas pada artikel selanjutnya Insya Allah.

Sebelum saya menutup artikel ini ayo cepet-cepetan mengerjakan ujian dengan sebaik-baiknya. Berdoa dengan keras untuk dengannya memicu kita bekerja dengan keras pula.

Jangan dikit2 bilang rezeki sudah ada yang atur, sekali lagi semua juga tahu. Tetapi saat ini, di dunia ini yang sedang mengerjakan ujian adalah mahluk yang bernama MANUSIA. Kerjakan ujian dengan baik dan benar.

Bersambung

Wallahu A'lam

Dipersembahkan oleh, Rahasia Kunci Sukses, click here



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment