Jan 14, 2016

Cara Jitu Supaya Branding Cepat Terkenal

Saya menulis artikel ini karena terinspirasi oleh Bom Jakarta pada hari ini 13 Januari 2016. Kita semua berdoa agar jakarta selepas kejadian heboh ini kembali aman dan kondusif. Bagi para korban kita berdoa semoga diampuni dosa-dosanya. Bagi keluarga korban semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. Kita mempercayakan kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini. Tidak ada rekayasa, tidak ada propaganda, sehingga kepercayaan publik terhadap penegak hukum bisa meningkat.

Image result for bom jakarta sarinah

Saya melihat kejadian heboh ini ada beberapa hal,

1. Memilih kejadian teror yang mencekam dalam hal ini BOM
2. Terjadi di Ibukota
3. Dihubung2kan dengan jaringan teroris

Hanya dengan 2 hal diatas kemudian sepersekian jam sudah tersebar ke seantero dunia. Banyak analisis, banyak opini, banyak penafsiran dan lain sebagainya. Intinya satu momentum singkat menyebabkan seluruh dunia tahu.

Nah dari 2 hal tersebut kemudian saya ada ide nih. Ide ini bukan rekayasa kejadian, bukan propaganda, bukan pengalihan isu, bukan makar dan atau semacamnya. Yakni ide membrandingkan sesuatu.

Mau branding anda cepat terkenal? Khususnya bagi anda yang sedang ngebranding sebuah produk, dan atau sebuah bisnis supaya cepat terkenal maka cara diatas, metode diatas bisa ditiru, yaitu

1. Bikin sesuatu yang menggelegar
2. Lakukan dijantung kota

Pembahasan

1. Bikin sesuatu yang menggelegar

Apa ya? Coba dipikir lagi deh terkait dengan produk atau bisnis yang sedang kamu jalankan. Yang pasti analogi event kamu itu memenuhi unsur sbb,

a. Teror. Cari sesuatu yang positif dimana identik dengan teror. Jadi jangan melempar bom supaya produk kamu terkenal, namun sesuatu yang positif lainnya dimana analoginya adalah teror.
b. Mencekam. Selepas teror tersebut menyebabkan kejadian mencekam. Apalagi ditambah media yang memanas-manasi.. hehe
c. Menyebabkan ketakutan. Kejadian itu kudu memenuhi syarat menyebabkan ketakutan

Coba deh cari, event atau aktifitas apa yang bisa menjadi wasilah branding produk kamu bisa sukses luar biasa dalam tempo cepat.

2. Lakukan di pusat kota

Bom Jakarta kalau kejadiannya di Papua misalnya, pasti tidak akan menyebabkan efek viral sebagaimana di ibu kota. Namanya juga ibu kota pasti cepat menyebar.

Oleh karenanya lakukan event kamu yang menghebohkan di jantung kota, supaya efek viralnya lebih cepat

3. Hubung2kan dengan sesuatu yang sedang menjadi trending topic

Kalau Bom jakarta pasti kemudian dihubung-hubungkan dengan jaringan ISIS. Sedangkan jaringan teroris isis khan sedang menjadi perbincangan hangat.

Kalau sudah terjadi demikian maka evek viral berikutnya akan terjadi luar biasa. Ada yang pro ada yang  kontra, ada yang menyalahkan ajaran agama tertentu, ada bibit perpecahan dan sebagainya. Dahsyat nian ya efek dominonya?

Contoh kasus

Perusahaan A sedang lesu penjualan mobilnya, dan nyaris mau bangkrut. Lalu tercetus ide brillian dari tim pemasaran yakni menyuruh salah satu karyawannya menyetir mobil dengan kencang menuju pusat kota. Karena kecepatannya melebihi aturan maka polisi mengejar mobil tersebut hingga sampai kepada sebuah gedung yang menjadi simbol kota tersebut.

Ternyata orang tersebut yakni yang menyetir mobil menabrakkan mobilnya pintu gerbang gedung tersebut. Aneh, pintu gerbang dari baca bisa dijebol oleh mobil yang dikendarai dengan kecepatan tinggi.

Kejadian ini lalu direkam oleh sebuah TV yang terlebih dahulu sudah di sewa oleh perusahaan mobil. Kemudian terjadilah kehebohan, apalagi banyak asumsi dan opini. Lalu mulailah menyebar berita via media sosial dan lain sebagainya.

Saat saat genting terjadi yakni pengendara mobil melajukan kendaraannya ke arah gedung perparkiran 20 lantai. Terjadilah kejar-kejaran yang mana aksi ini direkam oleh sebuah helikopter milik sebuah stasiun TV.. Sampai akhirnya pengendara mobil mentok di lantai 20 gedung perparkiran.

Tidak disangka pengendara mobil tersebut malah melajukan lagi kendaraannya dan menembus tembok gedung dan terbang keluar. Mobil meluncur dari lantai 20 kebawah, dan BRUUUKKK. Mobil hancur dan ringsek.

Berita esok hari benar2 mengagetkan karena pengendara mobil selamat dan berhasil ditangkap oleh petugas keamanan dan diproses secara hukum.

Lah terus brandingnya dimana?

Brandingnya di mobil tersebut, yakni aman dikendarai. Meskipun nabrak sana sini, bahkan sampai ringsek namun tetap aman bagi pengendara. Buktinya si supir selamat dan saat ini sedang mendekam dipenjara. Meski dipenjara selama 5 tahun namun sebenarnya perusahaan sudah menggajinya sebulan 100 juta. Mantaaap

Apa yang terjadi kemudian? Perusahaan mobil tersebut meraup untung trilyunan rupiah..

This is branding.. hehe :)

Ada ilham????




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment