Jan 29, 2016

Ayoo Kerjakan Ujiannya, Gerak, Gerak dan Gerak....!

Banyak masalah, banyak ujian, banyak beban dan penderitaan. Sekali lagi semuanya adalah bentuk-bentuk ujian. Ada yang masih belum dapat pekerjaan, ada pula yang sudah bekerja namun minim penghasilan. Ada yang banyak hutang, ada yang bisnis mengalami kegagalan. Banyak deh bentuk-bentuk ujian, tidak harus dalam bentuk kesempitan seperti diatas.

Stop.....

Nggak usah curhat tentang nasib dan takdir yang begitu menderita. Karena kita mau berkomitmen untuk menghadapinya dengan gagah. Nah, sebelum memulai bahasan menarik ini silahkan baca dulu mukadimah sbb,

..............................................................................................

Rezeki di tangan Tuhan. Semua juga tahu. Tetapi kalau kita hanya duduk memandangi pensil dan kertas, maka bisa dipastikan ujian anda tidak lulus.

Lha iya dooong... Masak disuruh mengerjakan ujian kenaikan kelas malah bengong. Ketika ditanya alasannya ternyata begini jawabnya.

"Nasib saya ditangan Pak Guru. Kalau beliau menghendaki maka saya lulus, kalau nggak ya nggak lulus, terserah dia aja lah..!"

Hfffff... Yang ujian siapaaa.. Yang males siapa. Kalau begini caranya ya jelas nggak lulus.

Ayuuk lebih semangat lagi, lebih keras lagi usahanya, lebih keras lagi belajarnya. Karena Allah swt hanya akan merubah keadaan mereka yang mau gerak dan mau berubah menjadi lebih baik.

Gerak, gerak dan gerak jangan sampai bengong. Jangan sampai kita biarkan kertas itu kosong. Gunakan pensilnya lalu tuliskan manfaat yang besar dan dahsyat. Torehkan tinta emas disisa waktu yang singkat. Jangan hanya diam, bangkit dan kerjakan ujian...

Karena apa? Karena kita ingin maju kedepan kelas seraya menyerahkan goresan tinta emas. Lalu kemudian sang guru tersenyum seraya berkata, "Selamat... kamu lulus dengan nilai sempurna..

...........................................................................................

Pertanyaan

Pesan apa yang bisa sobat ambil dari uraian singkat diatas?

Hidup adalah ujian, oleh karena itu terima saja ujiannya lalu kerjakan semampu kita. Kerjakan semaksimal mungkin. Kerahkan segenap potensi dalam diri.

Penutup

Mungkin saja ulasan singkat saya ini untuk teman-teman yang sedang mengalami dan merasakan ujian yakni ujian financial. Ujian ini dirasakan oleh buanyak orang yang mana seringkali mereka tidak tahu harus melakukan apa. Padahal sebenarnya sederhana saja solusianya yaitu

1. Terima ujian itu. Terima saja keadaan berat kita saat ini. Telan aja meskipun pahit.

2. Kerjakan ujiannya. Karena ujian yang diberikan kepada kita adalah ujian financial maka kerjakanlah.

Maksudnya adalah hadapilah dan berusahalah semampu kita untuk menjawabnya. Mungkin saja dari 10 soal umpamanya hanya mampu kita jawab dengan baik satu soal saja. Sementara yang lain buntu alias tidak tahu jawabannya. Ya sudah jawab saja sebisanya.

Why kenapa? Karena ujian hidup ini terus berlanjut detik demi detik. Seiring waktu berjalan, seiring proses pembelajaran maka PASTI kita akan tahu jawaban soal nomor 2 dan seterusnya. Tetap istikomah dalam bergerak dan belajar.

Rahasia

Saya menulis artikel ini pada saat dimana kondisi saya juga sedang berada dibawah setelah sebelumnya berada dipuncak sukses. Silahkan bagi member rahasia kunci sukses dibaca lagi makalah From Hero to Zero. Dari titik puncak lalu menjatuhkan diri dilembah paling bawah. Inilah keputusan EDAN dimana hanya segelintir orang yang mau melakukanya. Saya tidak akan membahas detail disini karena bukan tempatnya.

Anyway.....

Kalau anda sedang kesulitan keuangan saya juga demikian. Kalau sobat sedang ada hutang maka saya juga sedang mengalaminya. Kalau saudara sedang pusing, stress dsb maka saya juga merasakannya. Artinya apa? Artinya kita start dititik yang sama.

Maksud saya adalah jangan diam apalagi mengeluh atau komplain. Dilarang keras berputus asa apalagi melawan takdir.

Kita sudah berada dalam garis yang sama oleh sebab itu ayo marathon. Ayo lomba lari dengan saya.

Ayo gerak-gerak dan gerak. Meskipun kita nggak tahu kudu gerak kemana yang penting gerak aja dulu. Kemana kek... hehe :) Karena kita sedang mengerjakan ujian yang sama. Gurunya juga sama, yakni Tuhan Sang Pencipta yang selalu mengawasi setiap detik. Tidak lolos walaupun sepersekian detik dari pengawasan_Nya.

Saya meyakini bahwa tidak akan lama lagi akan melenting dalam ketinggian. Bahkan sangat tinggi. Oleh karena itu ayuk sefrekuensi dengan saya. Satu frekuensi dalam keyakinan bahwa Allah swt akan menunjukkan jalan. Yang penting dalam setiap etape ujian jangan sampai lepaskan kait keyakinan kepada Sang Pencipta Alam Semesta. Maka sudah pasti DIA akan membimbing langkah kita semua.

Sekali lagi ayoo gerak...!

Jangan sampai saya sudah sampai garis finish namun anda masih jalan ditempat. Saya nggak mau seperti itu. Syukur2 saudara bisa nyalip saya digaris tertentu. Atau kita semua bareng2 sampai diujung jalan kesuksesan dan kebahagiaan. Waaah keren kalau begini.

Wallahu A'lam

Presented by

Rahasia Kunci Sukses. Click here for detail



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment