Dec 25, 2015

Ternyata Kita Semua Tasyabuh/ Menyerupai Yahudi dan Nasrani

Hari ini tanggal 25 Desember yang mana bagi ummat Kristen merayakan hari Natal. Yakni hari kelahiran Yesus Kristus sang Messias dan penyelamat. Pas hari ini hari jumat sehingga kebanyakan ceramah/ khatib Jum'at mengangkat tema tentang mengucapkan selamat Natal. Ada pro dan kontra namun lebih banyak kontranya mengucapkan selamat natal, karena hakikatnya mengakui kelahiran Tuhan.

Kemudian tema ceramah melebar kepada Tashabuh/ tasyabuh? Mana tulisan yang benar, tashabuh, tasyabuh, thashabuh?. Tashabuh itu menyerupai suatu kaum. Dalam hal ini umat Islam sudah banyak menyerupai suatu kaum, yakni kaum Yahudi dan Nasrani (Kristen). Menyerupai dalam segala hal misalnya, mengucapkan selamat natal itu tadi, berpakaian ala santa clause, pakai topi santa dll. Atau menyalakan kembang api pas tahun baru, membunyikan petasan dll.

 Image result for kembang api

Nasrani dan Yahudi terutama, pintar sekali mendesain sebuah dunia dimana semua penghuninya bertekuk lutut, tanpa disadari. Tidak hanya tasyabuh soal akidah namun sudah dalam segala sendi. Mengapa bisa demikian? Simak penjelasan saya berikut ini,

Karena berkuasa, karena kecerdasan, karena memiliki MEDIA, karena propaganda dan segala hal yang di karuniakan kepada mereka, maka.... Kita semua sudah menyerupai mereka, termasuk para Ustad dan Kyai. Bedanya ada di level penyerupaan. Nggak percaya? Cek saja dalam rumah ada barang apa saja, maka ketahuilah mayoritas hasil karya dan kecerdasan Yahudi. Mulai dari isi kamar mandi sampai isi kamar tidur dan lain sebagainya sudah terisi oleh produk buatan Yahudi. Bahkan sistem, gaya/ model, sampai pemikiran sudah terkontaminasi oleh MAKAR besar mereka. Mau tidak mau, suka tidak suka kita sudah masuk dan larut dalam sistem, budaya dan peradaban Bani Israil.

Jadi sebenarnya lucu ketika mendengar ceramah dari Kyai atau Ustadz, "Jangan kalian menyerupai suatu kaum, karena nanti bisa masuk ke dalam golongan kaum itu sendiri". Namun faktanya baju yang dipakai, jam, ikat pinggang, sampai ke minumannya made in Yahudi, atau ujung2nya milik Yahudi. Kemudian mix yang dipakai, speaker, dll ujung2nya Yahudi. Huffff.....

Yah begitulah adanya meski tidak semuanya begitu. Untuk hal2 kebaikan saja masih banyak unsur2 Yahudi, apalagi dalam hal akidah, ibadah dsb. Mereka tak henti2nya melakukan makar.

Bahkan masuk ke lubang biawak pun kita ikut-ikutan. Padahal lubang biawak layaknya lubang kematian. Misalnya budaya-budaya barat yang sangat bertentangan dengan sopan santun, etika, akidah dsb. Sesuatu budaya yang bertentangan dengan keimanan sudah pasti menyeret kepada kebinasaan dunia dan akherat.

But....! Untuk hal-hal akidah kita berjuang jangan sampai menyerupai. Meskipun perjuangan tersebut bagaikan memegang bara api. Misalnya keimanan, akidah, cara bersembahyang, cara berdoa dan lain sebagainya.

Menurut saya kita kudu berbuat lebih. Tidak sekedar mengingatkan ummat tentang tashabuh (penyerupaan), karena dirinya sendiri TIDAK BISA TIDAK pasti juga menyerupai, dalam level tertentu. Yang perlu kita lakukan adalah mulai (dari yang kecil) merebut kembali peradaban itu sendiri, supaya dunia dalam kendali. Merebut ekonomi, budaya, media, sistem dan lain sebagainya untuk kemudian diganti dengan peradaban yang diinginkan. Bagaimana caranya? BERSATU.. Mengesampingkan perbedaan yang tidak prinsipal untuk kemudian berjamaah dalam satu wadah atas nama ummat, dalam bingkai maslahat. Bisakah kita bersatu? Wallahu A'lam

Its just my opinion. Whats your opinion?

NB

Karena keprihatinan itulah saya sedang melakukan perjuangan mendesain sebuah jamaah yang tersistem. Jamaah bisnis, ekonomi, dakwah, akidah, dan lain sebagainya. Jamaah/ komunitas apa? Kampung Paytren Nusantara

NB2

Support system terbaru kami 2016 adalah web support www.kampungpaytren.net yang menggunakan script canggih. Terintegrasi dengan email pemberitahuan dan SMS notifikasi. Untuk melihat webnya silahkan buka web replika milik saya yakni www.eyang.kampungpaytren.net

Target kami di 2016 menciptakan 4 support system online yang bisa dimonitor dalam 1 member area. Artinya ada akan punya 1 member area dimana didalamnya berisi 3 atau 4 web support dengan nama domain yang berbeda.. 

Setelah anda daftar melalui kampung paytren maka anda juga akan mendapatkan web replika milik anda sendiri yang bisa di promosikan/ disebar di facebook, twitter, WA, BB, blog dan lain sebagainya.

Cara ini cukup ampuh untuk mengembangkan jaringan anda dan bisa dapat penghasilan secara online. Contoh sbb


Untuk pendaftaran melalui web replika silahkan klik www.eyang.kampungpaytren.net lalu klik daftar sekarang





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment