Oct 5, 2015

Inilah Hakikat Sabar dan Tawakal yang Sebenar-benarnya

Kita mah gampang banget menasehati orang lain tentang sabar atau pasrah atau tawakal terhadap ujian yang orang lain alami. Bahkan profil BB, WA atau kata2nya di dinding facebook menandakan seseroang yang benar2 bijak dan sabar. Namun apakah ketika kita dihadapkan kepada ujian bisa benar2 sabar?

Semoga saja begitu.. Tapi ntar dulu, bisa juga tidak. Dan berdasarkan pengalaman lebih banyak tidaknya. Why kenapa? Karena biasanya mereka tidak memahami dengan sebenar-benarnya hakikat sabar..

"Ya Allah, kenapa bisa begini nasibku.. Ya Allah ya Tuhanku, menangis aku tengah malam dihadapan_Mu"

"Ya Allah, nasib kok menderita suliiit begini. Berikan kesabaran ya Robb"

Nampaknya sih bagus dan memang bagus untuk orang2 pemula yang sedang belajar. Namun kalau kita paham makna sabar dan tawakal maka tingkatan diatas baru tingkatan pemula banget.

Seharusnya ketika ada ujian ia tegar dan tetap nampak kuat. Bahkan tidak nampak bahwa dirinya sebenarnya sedang bermasalah karena saking tegarnya. Malah ketika ada masalah dan ujian hidup ini yang dikatakan

"Makasih ya Robb, kami akan panggul ujian ini. Kuatkan kami. Amin"

Dapat maslah dan ujian malah ngucapin syukur. Ini aneh khan? Tetapi beginilah yang benar. Bukan mengeluh dan lebay namun ngucapin syukur karena meyakini ini hanya tes sebelum lulus dan diberikan kemuliaan.

Apa kata UYM tentang ilmu pasrah ini menyentil kita. Atau malah nempeleng kita2 ini yang suka berley alias berlebihan menyikapi masalah atau ujian hidup.. Baca aja dan renungkan dalam-dalam..

http://magis7.com/?id=bisnis

Pasrah. Tawakkal. Ini ilmu pamungkas. Senjata terakhir. Sebagiannya pake duluan. Meski pasrah dan tawakkal, ga boleh berhenti berusaha. Usaha mah ya terus aja. Tapi hati dan pikiran, udah siap dg kenyataan paling buruk, kenyataan paling pahit. Dan ga disebut pasrah dan tawakkal, jika masih teriak2. Ga usah teriak2. Ga usah ngeluh. Ga usah marah2 dengan keadaan. Ga usah nyalahin siapa2. Dan stop nyari manusia. Percuma juga. Ga ada yg bs bantu. Tar makin sakit. Berdamai aja dg masalah. Berdamai dg segala problem yg ada. Terimain aja. Ikhlas aja. Semua udah diatur Allah. Allah pasti atur yg trbaik. Kesudahannya pasti baik. Bahkan teramat baik. Doa saya u semuanya. (Instagram Ustad Yusuf Mansur)

Sekali lagi baca lekat2. Baca dalam2 dan renungkan. Lalu apakah kita sudah mampu menerapkan kesabaran dan tawakal seperti diatas?

NB

Penjelasan singkat diatas semoga memahamkan kita semua bahwa hakikat sabar dan tawakal itu bermakna dalam. Nah kalau sahabat mau, yuk belajar bareng saya dalam sebuah panduan 77 hari melatih kesabaran dan tawakal dalam magis7. Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment