Oct 27, 2015

Dua Keinginan Mendasar Seluruh Manusia

Semua manusia menginginkan kenikmatan tak terkecuali. Dan manifestasi kenikmatan itu bisa apa saja, termasuk segala macam yang berbau2 dunia. Pada akhirnya bermuara kepada keinginan untuk merasakan kebahagiaan. Why kenapa? Karena manusia punya nafsu yang diapit oleh akal dan hati. Justru disinilah uniknya mahluk yang bernama manusia dibanding mahluk lainnya.

Kalau ada yang mengatakan, "Saya tidak butuh kenikmatan dunia dan apapun. Walau hidup apa adanya yang penting hidup tenang. Karena saya hidup disuruh beribadah dengan ikhlas tanpa berharap sesuatupun". Statement mirip seperti ini banyak kita dengar, dan silahkan saja. Atau sekalian saja jadi malaikat.. :)

Oleh karena itu siapa saja yang punya mimpi, keinginan atau cita-cita go ahead. Misalnya bermimpi hidup sukses, kaya, berkelas dan bermakna maka lanjutkan. Pastikan cita2 besar tersebut bermuatan DOA.

Tentang hal ini sudah sangat sering saya bahas, yakni bagaimana caranya mendapatkan keinginan yang dibingkai dalam DOA. 

Kali ini saya tidak hendak membahas ini. Namun kembali ke pembahasan awal bahwa manusia semuanya tidak terkecuali defaultnya memiliki keinginan untuk merasakan kenikmatan dan kebahagiaan. Lepaskan saja keinginan itu, namun kudu diingat, gunakan akal dan hati.

http://magis7.com/?id=bisnis

Ketika kita melepaskan keinginan itu dengan dimanage oleh akal dan hati Insya Allah pada prosesnya akan menemukan IMAN. Dan keinginan dalam bingkai iman inilah yang menjadi pengendali/ rem ketika NAFSU mulai liar.

Ada 2 keinginan manusia, sebagai sebuah software default yakni

> Ingin kebahagiaan
> Menghindari penderitaan

Sedangkan manifestasi kebahagiaan dunia itu macem-macem. Dan muaranya sebenarnya adalah keinginan untuk merasa bahagia dengan kebahagiaan abadi. Disinilah tujuan surga diciptakan.

Lalu manusia ingin menghindari penderitaan. Takut jika hidupnya menderita. Kalau penderitaan dunia bentuknya juga macem-macem. Namun hakikatnya rasa takut menderita itu bagian dari rasa takut kepada neraka sebagai sumber penderitaan abadi.

Wallahu A'lam

NB

Pembahasan yang dalam seperti ini Insya Allah ada dalam panduan magis7. Jika mau belajar yuk belajar bareng saya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment