Sep 16, 2015

Ujian Kehidupan adalah Tes Bagi Keimanan, Apakah Anda Lulus?

Apakah kita mengira dan berprasangka bahwa setelah mengatakan kita beriman lalu aman? Nggak begitu sob.. Ketika kita berikrar beriman atau yakin kepada Allah maka kemudian akan ada ujian keyakinan tersebut. Dan ujian itu banyak macam dan ragamnya, tidak sekedar perintah secara ritual belaka.


Ada ujian kemiskinan, ujian kesulitan, kegagalan, kehilangan, kesedihan dsb. Setelah diuji dengan kejadian nyata maka nyata pula keimanannya. Apakah jujur dan benar atau dusta.

Kalau jujur dan benar maka apapun ujiannya maka sandarannya hanya kepada Allah. Tidak bergeming meskipun keadaan tidak seperti yang kita inginkan. Misalnya sudah doa lunas hutang malah hutangnya nambah. Walau kondisi seperti itu ia tetap yakin dan yakin bahwa pertolongan Allah akan ada saatnya datang.

Yang diuji tidak cuma saya dan anda namun semuanya termasuk orang2 terdahulu. Mereka semuanya diuji sehingga nyata mana yang benar keimanannya dan mana yang dusta alias bohong. Misalnya karena kondisi tidak seperti yang kita inginkan lalu goyah. Contoh nyari pinjaman dari rentenir, nyari dukun, orang pintar, dsb.

Kadangkala banyak diantara kita yang goyah lalu berganti tuhan. Misalnya bertuhan dengan uang, kekuasaan dsb. Apakah mereka mengira dengan itu semua akan mengekalkannya? Atau apakah mereka menyangka Allah tidak akan segera menurunkan bala dan bencana sebagai bagian dari azab dunia sebelum azab akherat? Buruk sekali prasangka seperti itu.

Barang siapa yang tidak begeming dan tetap yakin kepada pertolongan_Nya, maka akan ada momentum pertolongan_Nya datang. Ini adalah kepastian yang tidak bisa ditawar2 lagi. Asalkan itu tadi tidak pernah bergeming sedikitpun. Hanya Allah sandaran hidupnya sekarang dan selamanya.

Allah akan datang.. Yakiiiin akan datang dan memberikan pertolongan. Maka saat itulah kita terpana bahwa pertolongan Allah seringkali tidak disangka-sangka.

Apakah dengan Allah menurunkan pertolongan_Nya, atau memerintahkan malaikat untuk membantu kita menandakan bahwa Allah swt butuh atas kita? Tidak sama sekali. Semuanya untuk diri kita sendiri. Untuk kebahagiaan dan kesuksesan kita sendiri. Karena Allah Maha Kaya dari seluruh alam. Semuanya bergantung kepada_Nya, dan DIA tidak bergantung kepada apapun jua.

Jika kita yakin dan beriman kepada Allah swt, maka pasti dan yakiiin bahwa kita akan diberikan sesuatu balasan yang jauh lebih baik dari apa yang sudah kita lakukan. Ini lebih pasti dari hukum gratfitasi..

Oleh karenanya bagi yang sedang menerima ujian kehidupan bertahanlah sejenak. Bersabarlah dan tetap bersandar kepada Allah swt meskipun kondisi semakin lama semakin buruk. Hakikatnya tidak buruk namun kita yang belum faham. Semua adalah pembelajaran dari Tuhan Semesta Alam, sebelum pertolongan datang.

Semuanya adalah tes atau ujian sebelum dinyatakan lulus dengan predikat "hamba yang lulus"

Artikel ini terinspirasi dari QS Al Ankabuut ayat 2 sampai 7

Allah swt berfirman,

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput (dari azab) Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu. Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang. Dan Dialah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan. (QS Al Ankabuut: 2-7)

Wallahu A'lam

NB

Pembahasan2 model ginian ada dalam panduan 360 hari menarik rezeki dan kesuksesan di rahasia kunci sukses. Insya Allah semua berdasarkan pengalaman nyata dari penulis. Kalau mau belajar klik disini dan order


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment