Sep 20, 2015

Rumus Kaya dan Bahagia? Kayakan dan Bahagiakan Orang Lain

Egois dan mau mementingkan dirinya sendiri. Pelit tidak mau membantu orang lain. Senang melihat orang lain susah, dan dengki melihat orang lain senang. Suka membuka aib dan keburukan orang lain, khususnya dibelakang. Suka mengeluh, komplain dan mudah putus asa. Semua itu bukanlah kita

Sombong ketika diberikan kekayaan, zalim ketika diberikan kekuasaan kemudian merendahkan sesama. Itu juga bukan kita. Lalu siapakah kita? Simak ulasan yang juga sudah saya share di FB pribadi. Yang belum add segera dd pertemanan

 Image result for khalifah

.......................................................................

Ketika kita merasa bahagia melihat kebahagiaan orang lain, kemudian ikut bersedih melihat kesedihan orang lain, lalu ikut berempati dan berbagi, maka kayaknya andalah orangnya.

Seandainya dunia dalam genggaman tangan niscaya akan diberikan kepada orang yang meminta. Karena dalam kalbunya hanya ada satu pertanyaan, bagaimana caranya supaya membuat orang lain tersenyum bahagia.

Wajahnya teduh memancarkan ketulusan. Senyum tersungging jauh dari kemarahan dan kemunafikan. Tangan selalu terbuka jauh dari keserakahan.

Dalam hening malam ia selalu mengangkat kedua tangan, "Tuhan, bimbing kami untuk menjadi manfaat sesama dan semesta alam"

Itulah tanda-tanda... Bahwa Tuhan memilihnya, untuk menjadi khalifah dimuka bumi yang sudah penuh dengan kezaliman. Itulah isyarat, bahwa pedang sang raja akan berpindah tangan.

Pedang dan cahaya keadilan, yang akan menerangi bumi yang hampir hampir hilang dalam kegelapan. Itulah cahaya kebenaran yang akan menyinari bumi terang benderang.

Siapa dia? Ternyata andalah orangnya. Amiin...

...............................................................................

Ketika kita ingn bermanfaat kepada orang lain, maka lakukan sekarang. Ketika kita ingin membantu orang lain, just do it.

Mungkin saja kita sendiri masih kekurangan namun itu bukan alasan. Lakukan apa yang bisa kita lakukan. Insya Allah seiring waktu Tuhan akan mencukupkan dan mengayakan.

Ini rumus, ini formula didalam menjadi wasilah hidup kita yang dilimpahi karunia dan kebahagiaan sejati. Kalau mau bahagia maka bahagiakan orang lain. Its soo simple

> Ingin kaya, kayakan orang lain
> Ingin bahagia, bahagiakan orang lain
> Ingin dibantu, bantulah orang lain

Then how??

Lakukan sekarang..

NB

Manage jiwa anda menjadi jiwa yang tenang. Kesampingkan keakuan/ egosentris maka Insya Allah ke Aku an Tuhan akan memberikan limpahan kebahagiaan dan karunia tiada batas. Pelajari bagaimana melakukan manajemen jiwa, caranya ikuti panduan saya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment