Sep 21, 2015

Penting Banget n Wajib Baca, Standard Kebenaran

Pernahkah sobat ngelihat dalam sebuah komunitas ada yang merasa benar, bahkan paling benar sendiri? Kemungkinan besar pernah. Lalu pernahkah sobat ngelihat ada orang yang merasa paham/ mazhabnya paling benar sendiri? Ah kalau yang ini nggak usah dikomen.. hehehe

Kali ini kita mau ngebahas tentang standard kebenaran. Apa sih standard kebenaran itu?

> Kalau kita mengatakan, "Harus begini dan begitu, kalau nggak maka salah dan dosa". Hakikatnya kebenaran hanya menurut persepsi pribadi, yang katanya didasarkan pada firman Tuhan. Padahal beda antara Tuhan berfirman dan manusia berkata. Beda jauuuh

> Kalau kita mengatakan, "Yang penting berbuat baik dan tidak mengganggu". Hakikatnya kebenaran didasarkan kepada perasaan. Padahal standard baik atau tidak baik berbeda-beda di masing2 tempat/ negara


> Kalau kita mengatakan, "Kalau melakukan ini itu maka bid'ah, sesat, musrik". Hakikatnya malah ini nyata2 kesombongan terselubung karena merasa paling benar. Sedangkan sombong sezarah aja sangat2 bahaya


> Kalau kebenaran didasarkan pada teori ilmiah, maka sebenarnya telah menuhankan akal. Ujungnya bisa2 sampai pada kecenderungan menjadi atheis


Terus standard kebenaran itu apa sih?

Apa gini aja ya..

"Kebenaran mutlak itu dari Tuhan Sang Pencipta". Udah gitu aja, titik. Sementara kebenaran perkataan manusia, meskipun berdasarkan/ diambil dari Firman Allah swt yang tertulis, tetap bukan kebenaran mutlak, melainkan persepsi/ penafsiran/ pemahaman. Dan penafsiran tersebut sudah pasti ada perbedaan antara satu dan yang lainnya. Karena apa? Karena isi kepala (kecerdasan) dan view setiap orang berbeda-beda.

Terus, bacalah...

Bacalah kebenaran Tuhan YME, melalui apa2 yang bisa di baca yaitu wahyu dalam kitab suci. Bacalah sebagai bagian dari belajar memahami kebenaran, tanpa tujuan membenarkan diri kemudian menyalahkan orang lain. Baca untuk tujuan memperbaiki diri, bukan memvonis orang lain.
Jangaan sampai kita merasa dalam kebenaran dan cahaya Tuhan, padahal aslinya dalam kegelapan yang disamarkan oleh Syetan.

Waduuh, bisa bahaya kalau kayak gitu.. :)

Buat ngebuktiin lihat, Gambar apa ini?





Gambar yang kedua, diatas ada berapa pilar?

Terserah ente, semua bener..

Atau bisa jadi semua salah alias tidak ada yang bener 100%. Nah lhooo? Makanya hati2, jangan merasa paling benar sendiri. Nggak ada penafsiran manusia yang 100% mutlak bernilai kebenaran. Nggak akan ada.

Wallahu A'lam

NB

Yuk belajar manajemen jiwa sehingga menjadi wasilah mencapai pencerahan/ kebijaksanaan dalam menilai segala sesuatu. Klo mau belajar silahkan klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment