Sep 29, 2015

Lihat dan Amati Sendiri Takdir Hidup Anda yang Resultnya Pasti Amazing

Ane mau berkisah nih.. Kisah yang teramat sangat mengharukan, khususon bagi yang ngalamin yakni saya sendiri.. hehe. Kisah ini berawal dari niat resign atau mengundurkan diri dari tempat saya bekerja. Padahal gak main-main. Jabatan terakhir saya adalah Manager dengan gaji serta besar dan inventaris mobil lumayan mewah.

Dari bergelimang kemewahan kemudian memutuskan diri resign adalah tantangan yang nggak mudah. Asli tidak mudah, khususnya bagi saya sendiri. Kalau gak percaya coba aja resign.. :)

Saya resign dengan perasaan was-was, jangan2 usaha yang saya rintis nantinya bakalan bangkrut. Kalau bangkrut bisa kacau.. Namun perasaan was-was sedikit terobati dengan adanya buku tabungan yang jumlahnya "WOW", guede untuk ukuran ane.

Selepas resign saya mulai mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan usaha yang hendak saya jalankan. Apa lacur kemudian ada sesuatu yang membuat semuanya berantakan. Usahanya belum mulai namun duit tabungan sudah berkurang drastis tis tis. Dan pada akhirnya berada pada saldo NOL bahkan minus.. Hadeeeeh kalau ingat kejadian ini rasanya gimanaaaaa gitu.

Ternyata tidak berhenti sampai disitu. Uang tabungan sudah habis, kemudian mobil satu2nya milik ane kejual juga buat nutupin utang. Jadi tambah ngenes.. Benar2 from HERO to ZERO. Dari ketinggian lalu meluncur jatuh ke lembah paling dalam.

Kenapa aset2 saya habis? Kalau saya ceritakan tentu membuat anda menganggukkan kepala. Karena ada asbab yang sangat masuk akal. Namun saya tidak hendak membicarakan tentang asbab, karena sebab bisa beragam cara. Istilahnya suka-suka Allah saja didalam mencabut satu persatu nikmat yang sudah dititipkan_Nya. Gitu....

Lalu seiring waktu saya mendapatkan tawaran pekerjaan lagi dengan jabatan dan gaji yang hampir sama. Kalau tidak diniati dengan kuat untuk membuktikan bahwa rezeki Allah itu luas tentu saja sudah menerima tawaran tersebut. Faktanya tawaran menggiurkan itu saya tolak dan memilih menjadi pengangguran. Gila khan?

Lalu apa yang kemudian ane lakuin? Sekalian aja nyebur. Buanyak aset2, baik yang berada dalam rumah maupun aset lainnya malah saya sedekahkan. Sekalian saja ancurnya.. hehehe. Nggak kok, maksud saya semua yang membuat hati terpaut satu persatu saya buang. Tujuannya supaya hati ini cuma terpaut sama Allah swt saja, dan tidak memberikan ruang kepada tuhan2 lain selain Allah.



Jangan dikira apa yang saya lakukan itu mudah. Pasti ada tantangan tersendiri. Dan tantangan itu begitu sensasional. Satu persatu, secuil demi secuil akhirnya saya mengerti hikmah dibalik adanya ujian hidup. Sedikit demi sedikit pada akhirnya saya mulai paham bagaimana skenario Allah swt didalam membersihkan hamba-hamba_Nya yang berniat mensucikan diri. Kemudian mulai paham bagaimana cara2 Allah didalam memberikan pertolongan kepada hamba_Nya yang sabar dan ikhlas.

Kalau dihitung dengan grafik, maka pada awal saya resign grafiknya mempunyai nilai 100, barangkali begitu. Siapa sangka niat baik untuk berubah malah membuat grafiknya meluncur turun menuju nilai 90, 80, 70 kemudian langsung 20, 10 sampai pada titik 0. Saya fikir grafiknya akan naik ketika saya berada pada titik 0, sayangnya tidak. Dari 0 kemudian turun lagi menuju -1, -2, sampai minus 10, anggap saja begitu.

Naaah dari -10 inilah saya merasakan kenaikan grafik secara ekstrim. Saya sebut ekstrim karena grafik naik dengan sendirinya. Entah siapa yang menaikkan namun faktanya begitu. Yang saya lakukan cuma belajar dan terus belajar mendekatkan diri kepada_Nya, untuk kemudian bekerja/ ikhtiar semampu saya sebagaimana kewajiban seorang manusia.

Satu persatu orang dikenalkan. Satu persatu jalan rezeki dimunculkan. Satu persatu kejadian ditampakkan sebagai mata rantai impian dan cita2 besar saya supaya berguna dan bermakna bagi sesama dan semesta alam dalam artian seluas-luasnya. Ini amazing banget, asli sangat ajaib dan luar biasa.

Daaaaannn.. Inilah kelemahan saya. Apa itu? Kalau ngetik kemudian diturutin untuk berkisah, maka satu artikel akan menjadi puanjaaanngg. Padahal niat ane cuma mau ngeshare sekilas saja, apa daya sudah kepanjangan... Hehehe

Kesimpulannya gini aja deh. Yuk selalu belajar. Sekali lagi BELAJAR menyikapi hidup dan ujian ini dengan lebih baik lagi. Nggak usah terlalu berlebihan, apalagi banyak keluhan. Nggak ada gunanya, malah akan memperburuk keadaan, percayalah. Hadapi aja takdir hidup masing-masing dalam bingkai prasangka baik kepada Allah swt. Jadi bingkainya iman dalam kepasrahan. Belajar iman yang totalitas.

Karena nggak mungkin Allah swt berniat menganiaya hamba-hamba_Nya, malahan hendak mensucikan dan kemudian memasukkan ke dalam surga_Nya. Dan perlu diketahui bahwa manifestasi surga itu adalah surga dunia sebelum dinampakkan surga akherat. Salah satu surga dunia adalah dikabulkannya segala macam doa2 yang pernah kita lantunkan dengan cara yang sangat cantik dan amazing. Wow...

Kalau kemudian seorang manusia selalu saja ditimpa kesialan atau musibah, maka hakikatnya ulah manusia itu sendiri. Yang menganiaya hidup kita ya kita sendiri, namun sayangnya banyak yang nggak sadar. Oleh karenanya sekali niati untuk belajar dari hidup anda sendiri. Lihat dan amati rundown takdir anda sendiri ketika memutuskan untuk ikhlas dan berpasrah diri kepada Allah swt.

Asyik banget, dan sensasional banget2. Its amazing.. Ada proses yang mengharu biru penuh dinamika, namun endingnya membosankan.. hehehe. Nggak kok, endingnya pasti 100% happy, karena selalu saja happy ending itulah yang menurut sebagian orang waskita "membosankan".

Karena pertolongan dalam bentuk happy ending itu sudah merupakan janji Allah swt. Oleh sebab itu dont worry be happy. Tegarlah dan tangguhlah menghadapi ujian hidup sebelum sobat semua benar2 dilentingkan dalam ketinggian. Dan hal ini sekali lagi adalah kepastian bagi hamba-hamba yang ikhlas dan berpasrah diri kepada Allah swt.

Tuh khan... Makin kepanjangan. Ane udahin saja ya? Sebelum pamit saya berdoa semoga kawan2 semua menjadi pribadi yang mau belajar. Menjadi pribadi yang tangguh dan hebat ke depannya karena sudah sukses menjalani ujian kehidupan dengan iman total tanpa geser.  Karena hakikatnya inilah tauhid. Manteeeppp... :)

Wallahu A'lam

NB

Ada cara-cara tentunya supaya ketangguhan dan kehebatan itu melekat pada diri anda. Saya menyediakan panduan terkait dengan hal ini. Ikuti panduannya yah? Caranya klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment