Sep 30, 2015

Indonesia Hancur Dicekik Sistem Kapitalis

Bangsa kita sekarang sedang tertatih-tatih untuk bangun dari keterpurukan. Sayangnya sudah hampir mustahil bisa bangun kemudian berdiri tegak karena segala sendi sudah dilemahkan oleh virus mematikan. Virus itu bernama Sistem Kapitalis. Hanya sebuah sistem namun mampu menghancurkan banyak negara.

Sistem Ekonomi Kapitalis adalah momok bagi semua negara khususnya negara berkembang macam Indonesia. Jika sistem ini sudah masuk, maka akan susah untuk menghentikan efek negatif yang timbul. Sistem inilah dajjal digital yang sudah mulai merusak tatanan sebuah negara.

Tahukah sobat makna KAPITALIS? Mereka adalah golongan pemilik modal. Jumlah mereka hanya dibawah 5% sahaja, namun sudah sukses menguasai perekonomian dunia. Konon sistem ekonomi kapitalis klasik diperkenalkan oleh Adam Smith orang Skotland, kemudian dipopulerkan oleh orang Yahudi keturunan Rabbi yakni Karl Marx dengan Sistem Kapitalis Modern dengan caranya sendiri. Cara Marx didalam memoles ekonomi kapitalis inilah sebenarnya cikal bakal dari sistem Sosialisme dan Komunisme.

"Bukankah Marx adalah tokoh inti komunisme?"

Ya benar sekali. Dialah dalang dibalik komunisme setelah menganggap sistem kapitalis tidak menjanjikan kesejahteraan bersama. Namun dalam buku Das Kapital Marx tetap disebut dengan penggagas sistem Kapitalis Modern. Kemudian setelah mengamati sistem kapitalis klasik model Adam Smith yang hanya memicu kesenjangan sosial yang tajam maka lahirlah sistem komunisme. Gitu kurang lebih...

Jika Kapitalis artinya orang yang punya uang, maka sebut saja Kangmas Jos Soros. Sekali jentik jari dia bisa menghancurkan perekonomian sebuah negara maju sekalipun, apalagi negara berkembang macam Indonesia. Cukup dengan mempermainkan mata uang Dollar maka tamatlah riwayat sebuah negara.

Sistem ekonomi Kapitalis merupakan serangkaian sistem dimana ujung-unjungnya semakin memperkaya sang Kapital. Mungkin selama ini sobat tidak sadar bahwa hampir seluruh sendi ekonomi sudah lama mengaplikasikan sistem kapitalis. Hal ini menyebabkan rakyat hanya menjadi buruh/ kuli/ budak dinegeri sendiri. Sekaya apapun orang Indonesia sejatinya ia tetaplah budak bagi kapitalis dimana kekayaannya tidak ada seujung kuku jari.

Karena sistem itu mengerucut kepada sang Kapital maka suka tidak suka, mau tidak mau kita semua akan sepakat bahwa sudah tak terhitung lagi jumlah uang yang dinikmati oleh segelintir kapitalis. Celakanya sang kapitalis itu adalah asing. Lalu berapa jumlah uang yang dinikmati asing? Uncountable... Buanyak tidak terhitung lebih dari seribu duaribu trilyun.

Mungkin bisa dikatakan sunnatullah... Pasti ada saatnya sistem kapitalis ini tumbang. Dan kejadian itu kayaknya tidak akan lama lagi. Hal ini terjadi disebabkan ada kesenjangan yang luar biasa dalam antara si kaya dan si miskin. Kesenjangan ini menimbulkan kecemburuan luar biasa sehingga menjadi pemicu tumbuh suburnya Sosialisme dan Komunisme yang menghendaki sama rasa, sama rata.

Simbol2 sosialisme dan komunisme akhir2 ini mulai marak dimana-mana. Ini barangkali awal dari perkenalan yang mematikan. Karena sosialis dan komunis akan menggandeng orang2 yang teraniaya dari golongan buruh dan petani untuk kemudian melenyapkan antek2 kapitalis dan penentang komunis. Jika kita berkaca pada sejarah maka antek2 kapitalis adalah para Jenderal, dan penentang komunis adalah tokoh agama. Ngerii...

Jika terjadi pelenyapan sistem kapitalis mau tidak mau akan diiringi dengan pelenyapan antek kapitalis dan penentang komunis. Inilah tragedi berdarah-darah yang sangat tidak kita inginkan bersama-sama terulang kembali. Rakyat membunuh rakyat demi tegaknya bendera komunisme dan lenyapnya kapitalisme.

 Image result for kekejaman pki

Celakanya lenyapnya kapitalisme sebenarnya tidak benar2 lenyap, karena tokoh dibalik kapitalisme masih lenggang kangkung. Ia cuma cari mangsa didaerah atau negara lain saja. Yang rugi serugi-ruginya adalah rakyat, sementara para kapital mencari korban lainnya sambil membawa harta rampasan.

Jadi prediksi beberapa pengamat ekonomi bahwa bangsa tercinta ini sedang dalam proses penghancuran ada benarnya. Hancur perlahan-lahan namun pasti. Mati perlahan-lahan dalam kehancuran.

Terus bagaimana caranya agar supaya negara ini tidak hancur? Kayaknya sudah nggak ada cara lagi. Kita kudu memulai dari awal membangun kembali puing2 yang berserakan dengan kebersamaan.

Kita berdoa, semoga pemerintah diberikan kesehatan sehingga bisa mengelola rakyat dan bangsa besar ini dengan sebaik-baiknya. Pun rakyat sendiri kudu mulai belajar menahan diri agar tidak mudah terprofokasi.

Bersambung..!

NB

Bergabunglah dengan pergerakan membeli kembali Indonesia dengan sistem ekonomi kerakyatan sebagai tandingan sistem kapitalis dan komunis. Jangan sampai setelah tamat rowayat kapitalisme lalu bangkit komunisme. Jadilah bagian dari penyeimbang bangkitnya sistem yang menjadi wasilah perang saudara di masa lalu.

Paytren adalah sebuah bisnis, sebuah kendaraan ekonomi menuju 10 juta komunitas untuk membeli kembali Indonesia. Bergabunglah dengan jamaah paytren yang akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi besar dimasa depan. Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment