Sep 4, 2015

Ibadah Tidak Boleh Berharap Dunia?

Ibadah kok mengharap dunia, kemudian kalau ibadah harus ikhlas dll adalah sebuah tema yang terus saja menuai pro dan kontra. Ada lagi misalnya tentang tema, "ustadz kok menjual agama", agama kok dibawa ke ranah politik dll demikian juga. Ada yang pro dan ada pula yang kontra. Anda masuk yang mana?

Kalau saya pribadi silahkan saja yang pro dan silahkan saja yang kontra, nggak ada masalah. Yang masalah adalah berantem gara-gara pro dan kontra, ini khan jadi kacau, ya nggak?

+ Beramal kok minta dunia, nggak boleh itu.. Ibadah itu harus ikhlas jangan ada pamrih, lillahi ta'ala aja
- Caranya gimana bang?

+ Ibadah itu harus mencari ridho Allah swt.
-  Ooo gitu ya? Sip3

+ Kalau sudah dapat ridho_Nya otomatis akan mendapatkan rahmat_Nya
- Hmmm benar3

+ Kalau sudah dapat rahmat_Nya, otomatis mendapatkan surga_Nya
- Siap3

+ Kalo ibadahnya sudah ikhlas kepada Allah, dunia mah ngikut
- Iya benar

Red= Bukannya mencari ridho Allah juga pamrih? Karena ada yg dicari. Nah ada tujuan dapat rahmat Tuhan juga pamrih. Padahal berharap surga yg penuh kenikmatan nyata2 pamrih.  Semua juga tahu ikhlasnya kepada Allah bukan kepada dukun

Gini gini gini...

Sebenarnya arti ikhlas itu apaan sih? Makna ikhlas itu apa? Apakah arti ikhlas itu nggak ngarep apa-apa alias kosong blong?

Mungkin gini. Makna ikhlas dalam beribadah menurut sebagian orang barangkali ketika beribadah tidak berharap apa-apa. Ibadah karena memang kewajiban manusia yakni untuk menyembah Allah swt. Jadi tidak ada urusan dengan pahala, ganjaran, surga ataupun neraka. Mau dimasukin neraka pun nggak ada masalah. Mungkin ini makna ikhlas menurut sebagian orang.

Ya nggak apa-apa sih. Asli nggak apa-apa, silahkan berkeyakinan apapun tidak ada masalah. Namun ada kenyataan yang harus kita semua terima, yakni tidak semua orang berkeyakinan seperti itu. Dan perbedaan ini kudu disikapi dengan baik.

Ane mau sharing nih..

Manusia khan punya nafsu atau keinginan atau kehendak. Itulah yang membedakan antara malaikat, syetan, hewan dan manusia. Manusia unik karena mempunyai kehendak bebas, dimana bingkainya nafsu. Kalau nggak ada nafsu manusia nggak akan punya keinginan.

Malaikat karena nggak ada nafsu, maka mereka nggak punya keinginan. Tidak makan, tidak minum, tidak berhubungan, tidak mau uang, tidak pengin kaya dan lain sebagainya. Standaaaarrrrddd aja sesuai dengan design awal. Jadi malaikat kerjanya ya gitu gituuuuu aja dalam bingkai design yang positif.

Kembali ke pembahasan ikhlas. Kalau ikhlas maknanya adalah tidak ada keinginan didalam ibadah artinya sang manusia hendak menjadi malaikat, padahal nggak mungkin banget. Contoh kecil aja, ketika sedang ibadah dari pagi sampai siang, kemudian menuju sore lalu perut keroncongan. Apakah nggak ada keinginan untuk isi perut tuh?

Intinya gini aja deh

Karena manusia punya keinginan maka otomatis ia pasti punya pamrih dimana ujung-ujungnya untuk memenuhi keinginannya. Kemudian manusia diberikan kehendak bebas yakni apakah mereka akan mengumbar keinginan/ hawa nafsu atau menahan dan mengendalikan. Itu saja sebenarnya

Jadi ketika manusia ibadah kemudian ada keinginan atau pamrih ya memang seharusnya begitu. Malah wajib begitu, karena manusia punya nafsu. Tinggal keinginan tersebut benar2 disandarkan kepada Allah atau tidak. Kalau disandarkan kepada Allah swt, maka mau tidak mau si manusia kudu pinter didalam mengendalikan hawa nafsu. Kecuali tidak mau tunduk kepada aturan Allah maka ia akan mengumbar hawa nafsunya.

Jika manusia menginginkan kenikmatan dan kebahagiaan dunia, maka itu menjadi sangat wajar sekali dan boleh2 saja. Namun raihlah dengan cara-cara Allah agar apa yang didapatkan benar2 mendapatkan keberkahan. Kemudian jangan sampai lupa tujuan jangka panjang, yakni kebahagiaan dan kenikmatan akherat yakni surga. Sebagaimana doa sapu jagad berikut ini,

"Robbana aatina fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqina 'adzaabannar" Amiin..

Aminin ya?

N/B

Ane punya pembelajaran manajemen hati/ jiwa/ nafsu nih. Asyik dan sensasional kemudian membuka pemahaman dan pencerahan, Insya Allah. Kalau mau klik aja linknya disini, lalu order. Klo nggak berkenan juga tidak apa-apa



Artikel Terkait



1 comment:

  1. saya bersendapat dengan bapak
    kunjungi balik pak
    http://kepada-allah.blogspot.co.id/

    ReplyDelete