Sep 28, 2015

Gambar ini Menipumu, Teliti Sebelum Menyimpulkan Khabar Berita

Kita seringkali suka berprasangka negatif. Apalagi setelah melihat dengan panca indera sebuah pemandangan kemudian langsung atau buru2 memvonis. Ini bisa sangat berbahaya, karena apa yang anda lihat belum tentu sesuai dengan apa yang anda pikirkan. catat itu..

Tetapi renungkan dulu. Tahan dulu jangan buru2 memvonis. Ini juga terkait dengan berita di media baik internet maupun televisi yang menyebar laksana virus. Jangan buru2 percaya. Jangan buru2 membroadcast. Telitilah terlebih dahulu

Iya kalau benar, tetapi kalau salah gimana? Kalau berita itu hoax gimana? Khan kasihan yang menjadi korban. Ya nggak?

Apalagi ketika ada berita yang heboh. Kontroversial dsb. Berita macam ini akan mudah sekali menyebar. Padahal kebenarannya belum tentu pasti. Malah kebanyakan cuma hoax.

Bahkan dalam QS Al Hujurat ayat 6 disebutkan bahwa kita diminta hati2 ketika ada orang lain yang membawa sebuah berita. Periksalah dengan teliti agar kita tidak menimpakan suatu musibah kepada kaum yang lain tanpa mengetahui kebenarannya. Karena apa? Karena akan membuat kita menyesal nantinya.

Lihat QS Al Hujurat ayat 6 tersebut ya?

Nah kali ini saya akan pasang gambar ya? Sumbernya sebagian dari Brilio.net. Sekalian saja yang vulgar. Mhn maaf bagi yang kurang berkenan. Tujuan saya supaya kita semua bisa mengerem nafsu kita ketika menyebarkan sebuah berita.

Gambar. 1. Kapal yang kelihatan sedang berlayar di tengah laut ternyata hanya sebuah ujung menara yang tertutup kabut.



Gambar2. Satu gambar bisa dimanipulasi menyebabkan berbagai penafsiran



Gambar 3. Bayangan yang menipu. Padahal aslinya tidak demikian



Gambar 4. Kayak Hiu, padahal cuma bebek



Gambar 5. Pahanya seksi, padahal cuma Jari yang difoto dan di edit



Naaah sekarang ketahuan mana yang benar khan?. Makanya ketika ada khabar berita telitilah dulu sebelum menyimpulkan. Apalagi jaman sekarang banyak yang sekedar pencitraan. Pun dengan tujuan menghancurkan reputasi seseorang, golongan bahkan sampai negara.

Hati-hati... Okay?

NB

Belajar menata hati, memanajemen jiwa sehingga alam bawah sadar hanya menerima berita2 kebenaran. Inilah syarat bagi kemuliaan, kebahagiaan dan kesuksesan. Ikuti pembelajaran magis7, klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment