Sep 13, 2015

Begini Cara Menyikapi Kehilangan Barang yang Kita Cintai

Ada sebuah artikel menarik judulnya Ternyata Kita Tidak Butuh Uang, Tetapi Butuh Allah, silahkan baca dulu disini ya? Naah ane mau nambahin artikel singkat tapi dalam plus sedikit nylekit :). Gpp sekali-kali kesentil khan bagus demi perbaikan ke depan. Artikel singkat kali ini membahas tentang kehilangan.

Benarkah kita sudah kehilangan sesuatu milik kita ketika sesuatu itu memang benar-benar hilang? Nah ini yang akan kita bahas.

Kehilangan barang yang menurut kita berharga memang memicu kejengkelan dan kemarahan, misalnya

> Ditipu rekan bisnis sehingga uang jutaan raib
> Kehilangan motor yang diparkir depan rumah
> Kehilangan dompet, atau HP atau yang lainnya
> Kehilangan cinta dari tunangan kita oleh sahabat sendiri.. Wiiiihhh :(

Bahkan kehilangan sendal pun marahnya sampe seminggu, ya nggak? bener nggak?. Klo bener berarti sama kayak ane... hehe :) "Awas ya, klo ketahuan gue injek-injek". Gitu bilangnya.

Keakuan atau egosentris manusia apalagi jaman sekarang emang luar biasa. Padahal hakikatnya, tidak ada hak milik manusia di dunia ini. Tidak ada keakuan manusia alias zero, karena yang ada adalah AKU nya Tuhan Sang Pencipta.

Btw, benarkah kita benar-benar kehilangan milik kita? Baca apa kata UYM dibawah ini,

Setelah membaca artikel singkat ini, kemudian mencoba belajar memahaminya, lalu coba diterapkan. Yakni ketika kita kehilangan sesuatu nggak usah marah-marah. Toh memang kita tidak ada hak milik di dunia ini. Tidak ada saham yang kita berikan sekecil apapun dalam penciptaan langit dan bumi.

Kalau begitu cara menyikapi kehilangan barang yang kita cintai adalah bersyukur. Ketika kehilangan syukurin aja. Ucapkan Alhamdulillah... Bisakah? Kalau berat belajar aja pelan-pelan. Orang saya juga sedang belajar kok.

Ini terkait dengan manajemen hati, manajemen jiwa atau manajemen nafs. Kalau kita sukses mendesign jiwa menjadi lebih tenang, lebih santun dan lebih baik Insya Allah manifestasi surga juga akan dinampakkan didunia ini sebelum dinampakkan dengan jelas di akherat kelak.

Nah tentang manajemen jiwa ada di panduan magis7. Mau belajar? Klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment