Sep 3, 2015

Antara NU, Mumammadiyah, Salafi dan Wahabi, Siapa Yang Benar?

Ini khan blog ane, ya nggak? Tempat dimana saya bisa nulis sekaligus share pengalaman, ilmu dan sesuatu yang mudah2an bermanfaat. Sekaligus media dimana saya suka curhat sendiri. hehe.. Habis mau curhat dimana lagi? Curhat ama ente nggak mau.. :). Kali ini ane mau curhat tentang NU, Muhammadiyah, Salafi dan Wahabi, siapa yang benar? Siapa hayoooo

Secara ane khan juga baca medsos, baca blog, web dsb yang mewakili baik NU, Muhammadiyah, Salafi, Wahabi dsb. Sehingga paling tidak bisa menarik benang merah yang keciiiilll banget ukuranya. Benang merahnya apa? Benang merahnya adalah semua merasa menjadi subyek yang paling benar, namun dizalimi.

Ini benang merah yang saya tarik lho? Mungkin saja bisa salah. Bahkan sangat bisa salah. Oleh karenanya maafin ya?

NU merasa dizalimi oleh wahabi salafi. Dianggap sesat dan bid'ah. Yang terakhir merasa dizalimi karena dianggap tempat bersemayamnya syiah dan liberal. Namun diluar itu NU pasti akan memberikan dalil2 bahwa mereka ahli sunnah wal jamaah yang paling benar.

Salafi wahabi juga gitu. Yakni merasa dizalimi padahal sudah berdakwah atau mendakwahi kawan2 NU. Pun dengan Muhammadiyah. Mereka memberikan peringatan dibalut kasih sayang bahwa apa yang sebagian kawan2 NU lakukan itu salah. Mereka tidak ingin kawan2 NU terjebak subhat, bid'ah dan sesat. Namun apa yang didapatkan? Perlawanan

Ane udah nulis di wall facebook pribadi saya. Bagi yang belum ngeadd jangan lupa di add ya?

..................................................................................

"Merupakan sebuah pengkhianatan terhadap ummat kita hari ini, bahwa kita menenggelamkan mereka ke dalam lautan perdebatan seputar masalah-masalah cabang/ tidak pokok. Di waktu yang sama kita melupakan berbagai problematika umat, penderitaan mereka, serta musibah-musibah mereka yang mungkin saja kitalah menjadi sebabnya, juga bagian dari sebab terjadinya itu semua."

Diatas apa yang saya baca dari share twitt Ustad Yusuf Mansur, yang sebenarnya merupakan keprihatinan kami juga melihat kondisi umat yang terus menerus harus menerima musibah demi musibah. Keengganan nyata didalam menerima perbedaan furu'iyah untuk kemudian bersatu padu demi maslahat yang jauuuh lebih besar, barangkali menjadi wasilah diobrak-abriknya bendera kebanggaan dan kemuliaan agama.

Bukan kemenangan yang didapatkan ketika memperlebar jurang perbedaan, namun malah menjadi santapan empuk bagi kaum kuffar didalam menghinakan umat sehina-hinanya.

.....................................................................................

Gimana menurut teman-teman?

Yang saya lihat sebagian besar dimana-mana begitu. Atau tidak jauh2 dari itu tu tuu.

Lalu siapa yang benar?

Nggak tahu ane, asli saya tidak tahu siapa yang paling benar. Orang saya sendiri aja masih awam dan perlu banyak belajar. Cuman yang saya lihat, kok umat Islam itu susaaaaah banget ademnya ya? Susaaaah banget bersatunya. Tanya kenapa?

Ngelus dada deh pokoknya. Trenyuuuh..

Sampai nggak bisa diungkapin dengan kata-kata. Terpana melihat apa yang terjadi saat ini berbalut tanya. Apakah ini natural atau sebuah design yang sengaja diciptakan oleh sebuah kekuatan? Apakah ini alamiah atau memang sengaja diciptakan suasana kebencian dan kecurigaan antara umat muslim? Siapa pelaku design ini?

Ah nggak tahu saya, asli nggak tahu.

+ Yahudi kali?
-  Nggak tahu, bener2 nggak tahu

Yang ane tahu saat ini saya merasa trenyuh melihat kenyataan ini. Itu saja yang ane rasain.

+ Kasih solusi dong, jangan trenyah trenyuh doang
-  Memang bisanya baru trenyuh doang, untuk solusi ane nggak tahu kecuali doa aja

Doa mudah2an umat islam benar2 bersatu sehingga kemuliaannnya mulai nampak. Doa supaya masing2 sedikiiit aja meminggirkan hawa nafsunya kemudian melupakan perbedaan dan mencari persamaan. Doa mudah-mudahan Allah swt memberikan pertolongan.

Udah itu aja yang bisa ane lakuin, secara ane orang awam. Tapi ya itu tadi, trenyuuuuh banget. Sakitnya tuh didengkul

+ Capek deh, trenyah trenyuh melulu
-  Iya nih trenyuuh banget

+ Suruh kawan2 pembaca blog buat ngeshare artikelnya dong?
-  Oh iya benar. Kwan2 silahkan copas artikel ini gpp kok. Siapa tahu bisa menjadi wasilah membuka kesadaran bagi kawan2 lain yang suka memperdebatkan tanpa ujung perbedaan tentang furu'iyah. Amin



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment