Aug 19, 2015

Teman Sejati, Teman dalam Suka dan Duka

Mau cerita nih, dan cerita ini nyata dengan editan seperlunya. Memang hampir semua kisah yang ada dalam blog sederhana ini Insya Allah nyata, kemudian saya ambil pelajarannya agar supaya bisa menjadi cerminan dan pelajaran bagi sobat lainnya. Kisah kali ini temanya tentang teman sejati.

Alkisah Pak Tohir dalam masalah besar, yakni masalah keuangan. Padahal dahulu ia termasuk orang terkaya di kampungnya, namun selepas resign dari pekerjaannya di pelayaran kemudian ia mendadak kekurangan.

Sebenarnya tidak kekurangan, namun karena kebutuhan mendadak dan dalam jumlah besar menyebabkan tabungannya habis. Padahal beberapa tahun yang lalu ia sempat menghutangi kawan2 dekatnya dimana jumlahnya nggak tanggung2, yaitu total mendekati 1 milyard.

Beliau meminjami beberapa temannya yang memang lagi membutuhkan uang untuk modal usaha dll. Karena Tohir sedang dalam keadaan sangat butuh maka satu persatu ditagihnya hutang tersebut. Tahukah sobat bahwa tidak ada sepeserpun uang yang didapatkan? Alasannya macem2
  • Uang habis untuk modal usaha
  • Usahanya bangkrut
  • Uangnya kepake buat beli mobil
  • Bulan depan bayarnya, namun setelah datang waktunya tetap saja mangkir

Dan seabreg alasan lainnya yang membuat Tohir geleng2 kepala. Dahulu waktu butuh menghiba2, sekarang giliran dia butuh semua mengacuhkan muka. Padahal mereka semua adalah sohib dekat. Kacau deh.

Istri Pak Tohir sampai gedeg banget bahkan sampai nangis2 nagih hutang, tetap saja nggak ada hasil.

"Aduuh maaas, dahulu kita anggap sohib bahkan saudara, sekarang ketika ditagih galaknya melebihi aparat. Dulu waktu bapak masih jaya, tiap minggu adaaa aja yang datang dan silaturahim, sekarang mah boro-boro". Gitu kata Istri beliau

..................................................................

Ada lagi satu kisah dari Mas Boed. Ia sedang dalam tugas sosial yakni menyelenggarakan sebuah acara. Istilahnya EO atau semacamnya. Kebetulan acara akbar tersebut dilaksanakan dilingkungannya, dimana menghadirkan tokoh-tokoh terkenal dan sudah berskala nasional.

Acara ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, hampir 50 juta. Nah mendekati hari H, tiket belum juga habis terjual, yang mana membuatnya pusing tujuh keliling. Kalau nombok maka ia dan panitia yang akan menanggungnya. Oleh karena itu Mas Boed mencoba keliling lingkungan sekitar, khususnya kawan2 dekatnya, supaya mau hadir dengan harga tiket khusus diskon 50%.

Namun apa yang terjadi? Hanya segelintir teman2nya yang mau mengerti keadaan Mas Boed dan membeli tiket tersebut sementara sebagian besar tidak mau. Karena maunya gratis. Mas Boed cuma bisa geleng2 kepala. Meskipun sudah didiskon 50%, dan ia menawarkan kepada sohib2nya tetap saja jarang banget yang mau beli.

Itung2 meringankan bebannya. Toh harga tiket cuma senilai puluhan ribu saja, namun hasilnya mengecewakan. Padahal setiap ada sohibnya yang sedang membutuhkan bantuannya, Mas Boed tidak segan2 membantunya dalam jumlah yang besar, sampai jutaan rela ia keluarkan.

Meskipun kondisinya sedang tidak butuh tetap saja Mas Boed mau membantunya. Namun giliran ia butuh namun tanggapan sohib2nya malah mengecewakan

...........................................................

Hidup penuh dengan suka duka dan teman yang menyertainya. Teman dalam suka itu sangat biasa. Teman dalam duka, itu baru luar biasa. Disaat kita senang, ribuan orang mengaku kawan, disaat kita goncang nyaris semua lari menghilang.

Oleh karenanya, jika sobat sedang duka itu malah bagus, nanti akan tersortir mana2 teman sejati dan mana2 yang bukan. Sedangkan manifestasi duka itu macem2 tidak harus dalam bentuk uang. Yang pasti sedang dalam kondisi yang membutuhkan support, bantuan dan penguatan dari sahabat dan kawan. 

Kawan sejati rela mengesampingkan keinginan demi melihat senyum kebahagiaan kita tersungging meskipun dalam duka. Sedangkan teman ilusi hanya menuntut kepentingan dirinya sendiri.

Sahabat sejati menjadi pelita dalam gelap gulita. Sahabat sejati dibawa mati, karena merekalah yang tulus mencintai.

N/B: Seperti biasa ngiklan nih?

Ini dia yang saya yakin anda cari selama ini, yakni membuka tabir rahasia kehidupan dalam 2 panduan yang luar biasa,


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment