Aug 7, 2015

Saatnya NU dan Muhammadiyah Wajib Bersatu

Kalau nurutin hawa nafsu adanya pengin perang melulu. Merasa dirinya benar kemudian menyalahkan golongan lain. Itu khan mereka diluar negeri sana. Kalau NU dan Muhammadiyah beda. Memang ada sedikit perbedaan penafsiran, ya nggak apa-apa namanya juga manusia. Masing2 beda pemikiran, kecerdasan dan daya tangkap. NU dan Muhammadiyah itu sama, yakni sama-sama ummatnya Nabi Muhammad saw.

Kata sebagian NU
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/
  • "Tapi khan mereka melarang Yasinan?"
  • "Mereka juga melarang tahlil, baca Qur'an untuk mayit, larang sukuran, maulidan dsb?"
  • "Mereka suka membid'ahkan"

Kata sebagian Muhammadiyah
  • "Tapi khan mereka qunut?"
  • "Tapi khan mereka suka sekali berbuat bid'ah"
  • "Tapi khan mereka menyembah kubur"

Terus yang salah siapa? Terus apakah mau berantem gara2 itu semua? Kalau mau berantem jangan kayak api dalam sekam dong? Sekalian aja bacok orang NU atau Muhammadiyah yang kita temuin, sehingga is death.

Nggak benar prasangka itu semua. Sekali lagi kita sama yakni sama-sama muslim. Kalau ada Muhammadiyah yang berbicara demikian itu maknanya mereka sayang sama NU, supaya jangan sampai terjerumus dalam kemusyrikan. Kalau ada NU yang bicara begitu maknanya mereka ingin menghidupkan sesuatu yang berbau kebaikan. Jadi niatnya kebaikan bukan berniat menyekutukan Allah swt.

Kalau masalah Bid'ah maka membaca Kitab Al Qur'an yang ada sekarang adalah bid'ah. Bukankah Rosulullah saw tidak melakukan yang namanya membukukan Al Qur'an? Kalau masalah tahlil maka isinya adalah sedekah, baca Qur'an, menjalin silaturahim dsb. Asalkan NU jangan sampai menyembah patung Budha atau dewa Hindhu, dan kayaknya mustahil deh

Semuanya baik... Marilah kita coba geser paradigma kita dengan berprasangka baik kepada sesama muslim apapun organisasi maupun mazhabnya.

Simak tuitan UYM (Ustad Yusuf Mansur) dibawah ini,

Saya prcaya, hbs ini, Muhammadiyah&NU bakal jd mesin yg saling bersatu. Bukan cuma bersatu di masing2 tubuh. Tp jg 2 lembaga, bs bersatu.

Ga kebayang. Jika NU&Muhammadiyah brsatu, maka prusahaan2 nasional, multinasional, bahkan internasional, bs dibeli warga NU&Muhammadiyah.

Namanya hidup berproses, ya nggak? Mungkin hari ini belum paham, siapa tahu tahun depan lebih paham daripada kita. Yang penting semua harus menghargai perbedaan dan bersatu atas nama akidah.

NU dan Muhammadiyah itu sama, yakni sama-sama sholat, sama-sama puasa. Ngapain saling lirik? Mendingan saling rangkul. Buka dada kita untuk belajar sedikit lebih arif.

Membayangkan NU dan Muhammadiyah mau bersatu saja sudah ngeri lho? Bayangkan saja ratusan juta orang bersatu padu, apa yang bisa dilakukan? Jika kita semua urunan 10.000/ bulan saja niscaya bisa diperuntukkan untuk membeli pabrik, pesawat, hotel, dan semuanya bisa kebeli

Bangsa ini akan maju jika muslim dan khususnya semua rakyat Indonesia mau bersatu padu. Ingat lawan kita adalah penjajah asing yang masuk ke bangsa ini melalui budaya, politik, sistem dsb. Ini yang harus kita lawan, bukan melawan sesama rakyat dan ummat.

Saya berdoa semoga persatuan itu memang nyata2 segera terwujud. Dan semuanya tentu saja atas Kehendak Allah swt. Oleh karenanya mari sinkronkan frekuensi ini, bukan demi siapa-siapa namun demi izzah dan kemuliaan kita sendiri.

Wallahu A'lam


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment