Aug 17, 2015

Hakikat dan Makna Bebas Merdeka

Banyak yang menyangka dirinya sudah bebas merdeka, padahal hakikatnya malah terjajah dan terpenjara. Mengapa demikian? Karena difinisi bebas merdeka tentu menjadi meluas sesuai dengan cara pandang masing-masing. Sedangkan cara pandang manusia itu sangat bisa salah.

Image result for makna merdeka

Misalnya
  • Dengan jabatan tinggi, misalnya manager sebuah perusahaan bonafid, seseorang akan menyangka sudah bebas merdeka. Dengan penghasilan yang besar ia bisa memiliki apa saja, padahal ada sesuatu yang memenjarakan. Apa itu? Sistem. Pergi pagi pulang malam, dan tidak ada kebebasan menentukan waktunya sendiri. Apalagi mereka yang terikat sistem namun penghasilannya masih pas-pasan :)
  • Seseorang yang bebas waktu, karena memiliki usaha yang bisa berjalan sendiri tanpa kehadiran sang owner. Penghasilan milyaran mudah didapatkan yang menjadi wasilah ia bisa memiliki semuanya, dan menikmati semua tanpa kecuali. Mereka menyangka sudah bebas merdeka namun hakikatnya mereka diperbudak hawa nafsu. Nah lo...!
  • Orang yang hidup pas-pasan cenderung kekurangan, namun merasa merdeka karena bebas beribadah.Ia acuh kepada orang lain bahkan tetangganya yang kelaparan karena asyik ibadah sendirian. Mereka merasa sudah bebas merdeka padahal hakikatnya ia dipenjara oleh paradigmanya sendiri yang merasa benar.
  • Apalagi mereka yang merasa bebas ketika bebas menzalimi orang lain, bebas merendahkan orang lain, bebas mempermainkan apapun sekehendak hati. Ini namanya kebebasan yang kebablasan

Ah kalau dibahas detail perasaan semua serba salah ya? Ya nggak gitu-gitu juga sih. Hanya pengin menulis tentang makna merdeka yang sesungguhnya dimana aplikasinya hanya untuk diri saya sendiri. Jika sobat sepakat dengan penjelasan saya, ya syukur. Nggak sepakat ya boleh2 saja..

Mungkin gini... Saya ulangi dengan bahasa yang mudah2an gampang diterima dan dicerna,

Merdeka itu bebas. Jika masih terikat berarti belum benar2 merdeka. Ya nggak? Manusia itu memang mahluk yang seharusnya bebas merdeka. Jika hidupnya monoton sebab terikat aturan/ sistem buatan manusia artinya ia masih terjajah.

Tetapi kebebasan itu bukan bebas yang kebablasan. Merdeka itu kebebasan yang terikat. Nah lo bingung khan?

Kebebasan yang kebablasan itu adalah mengikuti hawa nafsu, sedangkan hawa nafsu adalah kendaraan bagi syetan. Ia menyangka bebas merdeka, namun sebenarnya sudah terbelenggu nafsunya sendiri.

Merdeka yang sebenarnya adalah ketika manusia mampu mengurai lilitan hawa nafsu untuk rela terikat dengan aturan Tuhan Sang Pencipta. Why? Karena ketika manusia terbukti rela terikat aturan Tuhan, maka ia termasuk hamba yang akan dibebaskan.

Kapan? Sekarang, nanti dan kelak pada hari pembebasan (yaumil akhir)

+ Ngomong apa sih?
- Au, ane juga bingung

+ Nggak mudeng saya
-  Apalagi ane.. hehehe

+ Terus intinya apa?
-  Intinya ane ngantuk dan mau tidur.. xixixixi

Oh iya, sebelum ane tidur nitip pesen sedikit doang. Karena hari ini tanggal 17 Agutus 2015, Selamat hari kemerdekaan RI yang ke 70. Mari kita sambut hari kemerdekaan ini dengan melakukan muhasabah diri, apakah kita sudah benar-benar merdeka.

+ Enggak lomba-lomba aja
-  Boleh3, tapi kudu ngelakuin muhasabah juga

+ Tadi katanya suruh muhasabah doang?
-  Au ah, sehubungan udah jam 1.30 dinihari, met istirahat ya? Oh iya sebelum istirahat lagi2 ijinkan saya buat ngiklan.

Ini dia yang saya yakin anda cari selama ini, yakni membuka tabir rahasia kehidupan dalam 2 panduan yang luar biasa,


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment