Aug 20, 2015

Cara Menyampaikan Kebenaran dengan Hikmah dan Kebijaksanan

Saya rekomend sobat ngikutin FB ane, karena banyak hikmah disana Insya Allah. Silahkan klik linknya disini dan add pertemanan. Insya Allah segera saya accept. Nah, kali ini saya mau share secuil hikmah tentang bagaimana menyampaikan kebenaran. Ini sepele namun menjadi sangat penting terkait dengan hubungan antar manusia.

Image result for berkomunikasi islami

Beberapa waktu yang lalu saya dicurhati oleh seorang Ustadz, yang mana beliau tersinggung dengan ucapan salah satu kawan saya. Padahal apa yang disampaikan oleh kawan saya ini bisa jadi kebenaran.

"Mas, mohon kasih tahu si fulan. Tolong kalau ngomong, cara ngomongnya sedikit dikendalikan. Buat saya mungkin bisa memahami, namun bisa jadi tidak demikian dengan orang lain"

Bagitulah kata Ustadz Rohim kepada ane yang disampaikan dengan bahasa yang bijak. Aslinya beliau agak tersinggung dengan ucapan kawan saya yang terkesan menceramahi seorang Ustadz. Padahal memang kawan saya ini sebenarnya keilmuan agamanya kurang, apalagi tentang praktek ritualnya.

Karena Ustadz makanya menyampaikan keluhan kepada ane dengan bahasa yang halus, Sebenarnya kalau bahasa ane gini,

"Mas, tolong kasih tahu si fulan kalau ngomong mulutnya dijaga. Jangan asal njeplak. Bagi ane udah biasa, tapi bagi orang lain sangat bisa jadi menyinggung perasaan"

Jadi begitulah... Kemampuan berbicara santun memang sangat diperlukan. Ketika mengkritik seseorang, namun bahasanya bijak dan santun kemungkinan besar tidak akan menyinggung atau bahkan diterima dengan baik. Akan tetapi menyampaikan kebenaran dengan bahasa yang salah, malah bisa menyinggung perasaan orang lain. Hati2 lho?

Mungkin saja apa yang kita sampaikan mengandung kebenaran. Namun jika cara penyampaiannya ngotot dan merasa benar sendiri sementara yang lainnya salah, tetap saja tidak enak didengar. Kalau auranya sudah sumbang begitu jangan harap dilayani, apalagi ditaati. Ya nggak sih?

Maka benar sekali firman Allah swt dalam QS An Nahl ayat 125 sbb,

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS An Nahl: 125)

Lalu bagaimana cara berbicara yang bijak dan penuh kebijaksanaan itu? Kalau ini ane tidak tahu.. hehehe. Yang penting banyak belajar, dan tentu saja banyak jam terbang.

Dan yang lebih penting lagi apa yang disampaikan seyogyanya sesuatu yang pernah terjadi dalam hidupnya dimana ia belajar dari kehidupan tersebut dan mengambil ibroh atau pelajaran. Nah pelajaran tersebut bisa dishare kepada orang lain yang memang membutuhkan. Kalau nggak butuh ya jangan dishare, ntar terkesan menceramahi.

N/B

Btw mau ngiklan lagi nih, Insya Allah sangat bermanfaat. Ini dia yang saya yakin anda cari selama ini, yakni membuka tabir rahasia kehidupan dalam 2 panduan yang luar biasa,dimana semua berdasarkan pengalaman hidup yang penuh ibroh atau pelajaran berharga,


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment