Jul 1, 2015

Saatnya Muslim Bersatu

Tahukah anda bahwa ummat ini sudah terlalu banyak dan keseringan berantem dan berdebat tanpa ada juntrungannya. Malah efek dari perdebatan karena perbedaan penafsiran membuat ummat ini menjadi lemah dan bertambah lemah. Ini adalah fakta yang banyak dijumpai dilapangan

> Berdebat tanpa henti masalah khilafiah
> Berantem karena beda mazhab
> Dilarang beribadah meminta dunia
> Berdebat terus mengenai konsep berjamaah/ persatuan islam wal muslimin tanpa ada tindakan kongkret


Mengapa kita tidak mencoba untuk meluaskan hati seluas samudera sehingga bisa berhenti dari perdebatan seperti diatas? Mengapa demikian? Karena ada masalah yang jauh lebih besar mengancam ummat Islam dari luar, yaitu rongrongan kaum kuffar.

Yang pake Qunut silahkan, yang nggak pake qunut ya silahkan. Tetap kita bersaudara dalam satu akidah. Yang mazhab Syafi'i itu baik, yang mazhab Hambali juga bagus. Tetap harus saling sapa dan saling rangkul.

Yang suka berdoa meminta dunia juga boleh. Khan memang ada amalan dan doa meminta dunia tho? Ada sholat dhuha, ada tahajud, ada sholat hajat, ada sedekah, ada doa melunasi hutang dsb. Secara masyarakat kita memang lagi banyak masalah, oleh karenanya berharap supaya Allah swt mengangkat masalahnya itu malah baik sekali. Daripada meminta tolong sama batu akik atau dukun? Ya nggak?. Untuk urusan ikhlas nggak ikhlas biar Malaikat yang mencatatnya. Kita jangan beralih profesi dengan menilai niat orang lain.

 Image result for perang badar

Dan masalah perdebatan tentang sistem berjamaah juga jangan hanya menjadi teori semata namun nggak ada action. Entah sudah berapa banyak seminar, workshop, miting, pertemuan dan lain sebagainya yang membahas persatuan muslim, namun apa hasilnya? Apa wadahnya? Kayaknya nggak ada hasil yang kongkret kecuali cuman berdebat dan berdebat.

Jika sobat berkenan ada wadah persatuan rakyat dalam payung paytren. Yakni menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan cara berjamaah. Kalau berkenan silahkan gabung dan hentikan cuman berteori, kalau belum berkenan ya tidak apa-apa. Nanti kalau ada wadah persatuan yang lain kita tetap wajib berbaiat.

Sobat......

Kita cenderung suka ribut untuk hal-hal kecil dan sepele namun melupakan sesuatu yang besar, yakni izzah islam wal muslimin. Oleh karena kita suka ribut maka yang ada ummat ini hanya jadi bahan injakan kaki-kaki kaum kuffar. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Paling-paling cuman mengutuk, mendoakan dan secuil bantuan buat ummat muslim dibelahan bumi lainnya yang terdzolimi.

Kita mau lebih, oleh karenanya hentikan pertikaian dari dalam. Kita membutuhkan kekuatan yakni kekuatan berjamaah/ bersatu dengan menghilangkan segala sekat penghalang, kemudian mengembalikan segala perbedaan hanya kepada Allah dan Rosul_Nya. Mau????



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment