Jul 6, 2015

Rahasia Malam Lailatul Qodar yang Terlupakan

Ada sebuah kisah analogi nih? Kisah dimana ketika kita ditawari kerja 1 hari saja dengan bayaran 100 juta namun pada kenyataannya banyak yang menolak. Mengapa demikian? Kok bisa begitu sih? Gila kali itu orang? Udah, baca dulu kisah analoginya,

Alkisah si Bejo seorang pegawai biasa yang bekerja siang dan malam dengan haji yang pas-pasan sedang ngobrol dengan bosnya,

"Jo, aku mau kamu kerja tapi nggak ane bayar ya?" Kata Bosnya Bejo
"Yeee, nehii nehiii acaaa acaaa.. Nggak mau lah bos" Kata Bejo dengan logat India

"Kenapa nggak mau Jo?" Kata Bos nya
"Sori Bos, bukan maksud nggak bersukur, tetapi ane sudah lelah banget Bos. Kerja pagi pulang petang namun penghasilannya pas-pasan banget" Jawab Bejo

"Maka itu Jo, saya mau memberikan penawaran ini untuk kamu. Khusus lho?" Kata Bos
"Idiiih.. Kerja nggak dibayar? Makasih deh.." Jawab Bejo

"Tunggu dulu, kamu saya gaji sehari 100.000 dihari biasa khan? Sekarang kamu kerja dulu selama 10 hari sebaik-baiknya. Ntar yang ane gaji cuman 1 diantara 10 hari dengan bayaran 100 juta atau malah bisa lebih tergantung kerjamu. Itu kalau ente mau, kalo gak juga gak apa-apa" Kata Bosnya Bejo

"Bener nih Bos? Cius miyapa? Jangan bikin jantung ane deg-degan nih? 100 juta? Mau Banget" Jawab Bejo

Kisah ini selesai ya? Hehehe... Endingnya Bejo bener-bener dapet 100 juta, dan jadilah ia orang yang kaya raya. Maknanya apa? Maknanya adalah otak Bejo masih waras, karena tergiur dengan 100 juta itu tadi. Masalahnya sekarang ini sudah banyak otak-otak yang nggak waras. Otak-otak manusia lho, bukan makanan.. Hehe

Mengapa nggak waras? Karena nggak mau nerima penawaran mirip seperti diatas bahkan jauh lebih menggiurkan. Mereka yang nggak waras banyak sekali yang melewatkan penawaran seperti kisah analogi diatas, bahkan mengacuhkan.

Maksudnya apa sih?

Begini... Faktanya 10 hari terakhir dimana malam seribu Bulan, malam Lailatul Qodar hadir, tetapi jamaah sholat Tarawih malah mengalami kemajuan. Makin maju kedepan shaff nya. Tanya kenapa?

 Image result for malam lailatul qadar

Mungkin banyak diantara kita yang nggak percaya, dan menganggap tawaran itu hanyalah bohong semata. Berarti tingkat kepercayaan (iman) kita patut dipertanyakan dong? Mungkin... hehehe

Ini serius lho? Coba takar sendiri kadar dan kualitas iman dalam dada masing-masing, jangan sampai terlambat. Karena kalau terlambat berarti tamat riwayat kita.

Kalau ada iman dalam dada kita otomatis kita akan menyambut malam lailatul qodar dengan gembira ria. Wow, ibadah 1 malam saja senilai dengan ibadah seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Ini khan kueren buanget. Ya nggak?

Tetapi ya itu tadi. Ada Rahasia Malam Lailatul Qodar yang Terlupakan. Rahasia penawaran ini sudah kita lupakan, atau diacuhkan, karena mungkin saja nggak ada iman dalam dada kita. Atau mungkin ada cuman tinggal sedikit atau secuil. Atau iman dalam dada kita malah lebih kecil lagi kali ya? Karena kalaupun ada iman dalam dada walau sedikit tetap saja akan menyambut Lailatul Qodar dengan girang bukan kepalang. 100 juta gitu lho?

Maksud saya adalah: Ternyata kita perlu kroscek lagi iman dalam dada kita. Ini sangat penting sekali karena iman itu adalah barang yang sangat berharga. Dengan iman kita selamat, tanpa iman kita tamat.

Oleh karena itu mari sama-sama muhasabah diri sendiri, sinambi terus belajar. Jangan sampai kita gadaikan hidup yang singkat ini, apalagi dengan iman yang penuh kepalsuan. Bilangnya iman (yakin) namun pada kenyataannya cuman berdusta. Ini khan ngeri banget banget...!!.

Kalau ternyata iman yang kita katakan adalah dusta, maka kitanya harus bin wajib untuk lebih banyak melakukan tafakur diri lagi. Akui kelemahan iman kita kemudian niatkan untuk belajar dan terus belajar sehingga Insya Allah akan meraih iman yang natural. Iman yang alami dan bertenaga.

Yuk, kalau ngaku manusia yang beriman, mari kita sambut malam lailatul qodar dengan cara beribadah dan beramal jauh lebih banyak pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Mudah-mudahan kita menemukan malam lailatul qadar ini, dimana saat itu ibadah dan amal kita sedang kenceng-kencengnya. Sehingga bukan cuman 100 juta yang kita dapat, namun 1 milyard, 1 trilyun atau bahkan pahala yang tak terhingga. Amin



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment