Jul 23, 2015

Kisah Mimpi, Masuk Neraka Meskipun Banyak Amal Ibadahnya

Sahabat Adhin Busro, ada Seorang teman, anggap saja begitu baru saja cerita kepada saya. Ia bercerita mimpinya yang aneh dan menyeramkan. Kedepan kita fokus bukan kepada mimpi, namun lebih kepada hikmah yang hendak saya sampaikan. Sepakat ya?

Sebelum saya cerita ada tebak-tebakan nih,
Kenapa jenazah dibungkus kain putih?
Ayo siapa yang tahu? Kalau belum tahu jawabannya mari kita lanjut saja :)

.........................................................................

Jadi sahabat saya bermimpi anggap saja namanya Bejo, begini mimpinya..

Pada suatu ketika di alam remang-remang, Bejo hendak melaksanakan sholat jum'at. Dengan baju gamis panjang, sorban serta kopiah putih si Bejo berjalan dengan bangganya menuju rumah Allah swt. Sesampai di Masjid Bejo duduk sampai saatnya sholat jumat berjamaah dimulai.

"Allaaaaaaahu eikbarrr" Begitu kurang lebih takbir bejo yang dibuat benar-benar khusuk. Pun dengan berdirinya dengan kepala agak meleng/ miring ke kiri menandakan begitu khusuknya ia sholat.

Ketika rukuk, mendadak bejo badan bejo gemetar. Kemudian seakan-akan ada yang menarik ubun-ubunnya. Lalu dengan mudahnya ubun-ubun Bejo ditarik, "Wuuuusssshhhhh"

Sesaat kemudian bejo rebah ke lantai Masjid. Anehnya tidak ada yang menghiraukan Bejo jatuh. Baru setelah sholat selesai banyak jamaah yang mengerumuninya.

Bejo melihat tubuhnya sendiri rebah, berarti Bejo telah meninggal? Begitulah kurang lebih

"Haaah saya meninggal" Gitu kata tubuh rohani Bejo

"Aaah gak pa-pa, amal ibadah aku khan banyak sampai menggunung, nyantai aja" Gitu bejo membatin

Bejo senyum-senyum saja ketika mendengar bisikan-bisikan malaikat disekitarnya yang ngobrol bahwa bejo adalah orang yang baik.

"Yang meninggal ini namanya bejo, ia orang yang baik dan taat beribadah" Kata Malaikat pertama
"Iya dia memang baik, selamat deh" Kata malaikat lainnya

Namun tiba-tiba sekali lagi ada yang menarik ubun-ubun dari arwahnya bejo dengan keras, dan membawanya kepada lorong yang gelap gulita. Lorong itu panjang dan seperti tak bertepi.

 Image result for lorong kematian

Bejo kaget sekaligus takut, apalagi ketika mendengar suara halus namun menggelegar.

"ORang ini akan masuk nerakaaaaaa.... Dia masuk neraka karena gila dunia dan riyaaaaa"

Bukan main takutnya bejo. Ia kaget dan sebenarnya mengakui bahwa amal dan ibadahnya selama ini ada penyakit riyak/pamer dalam dadanya. Fokusnya sebenarnya bukan ibadah namun cuman sebatas keduniaan saja. Bejo gila pujian namun nggak sadar.

"JangaaaAAAANNNNNNN, lepaskan akuuuUUUUU" Bejo berteriak ketakutan

Bejo terus ditarik dan dibawa dengan kencang dalam lorong gelap tersebut dimana ternyata bermuara pada sebuah laut. Yakni lautan api yang mengerikan. Sesaat sebelum bejo dilempar dalam api tersebut, terlebih dahulu ada sebuah tangan yang berhasil memegang kakinya.

 Image result for lautan neraka

Hampir-hampir bejo hilang akal dan meyakini akan masuk kedalam api. Ia sangat gembira ketika ada sebuah tangan yang menangkap kakinya sehingga Bejo tidak jatuh kedalam lautan api tersebut. Lalu tangan itu menarik kaki bejo dan menyusuri lorong yang tadi terlewati. Teruuuus ditarik sampai akhirnya matanya terbuka.

Bejo sadar kembali dari kematiannya. Anehnya tidak ada orang yang mengerubunginya lagi. Malahan orang-orang dimasjid itu sedang sholat sendiri-sendiri seperti tidak menghiraukan si Bejo yang baru sadar.

Lalu Bejo menangis meneteskan air mata kemudian melakukan sholat 2 rakaat. "Terimakasih Tuhan, makasih... Hamba masih diberikan kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki amal ibadah"

Selepas itu terlihat dari luar masjid ada sekelompok orang yang datang dipimpin oleh seseorang tua yang bersurban dan seorang anak muda. Namun baju dan surbannya nampak sederhana dan sedikit kumal bahkan ada sedikit sobek dibajunya. Semua jamaah masjid menyalaminya dengan takzim, kecuali bejo yang hanya bisa menatap dan melongo.

Wajah orang tua itu begitu teduh, sementara wajah pemuda begitu nampak ramah. Sangaaat teduh dan senyumnya yang mendamaikan jiwa. Kemudian orang tua itu mendekati bejo diikuti seorang pemuda ramah sambil mengatakan 3 kata saja.

"Assalamualaikum, selamat ya?" Kata laki-laki bersurban kumal tersebut

Kemudian sosok tersebut berdiri paling depan, nampaknya ia akan mengimami sholat. Si pemuda berada dalam shaff persis disamping Bejo.

Kemudian sholat dimulai, yang diiringi kekhusukan mendalam. Serasa hilang dunia dan seisinya dimana yang tersisa hanya ke Besar an Allah swt saja. Serasa damai, indah dan membahagiakan merasuk dalam jiwa Bejo

............................................................................

Begitulah kurang lebih mimpi teman saya, diceritakan kembali dengan sedikit edit, karena memang ada ibroh atau pelajaran penting didalamnya. Kok jalan ceritanya nggak jelas? Ya iyalah namanya juga mimpi. Lalu ada ibroh Apakah? Yakni Riyak atau pamer dalam beribadah dimana akan menghanguskan amal.

Hati-hati lho? Khususnya diri saya sendiri. Karena seringkali penyakit
  • Cinta dunia berlebihan
  • Riya/ pamer

Begitu menggerogoti jiwa dan menghanguskan amal, namun SAYANGNYA kita tidak MENYADARI. Ini perlu saya tekankan karena memang kita seringkali nggak nyadar. Dikira amal ibadah setinggi gunung, dan mendapatkan jaminan surga, nyatanya tidak demikian.

Hati-hati

Masih ada waktu sob.... Masih ada waktu buat memperbaiki niat dan meluruskannya. Jangan sampai ubun-ubun kita ditarik dan tidak akan bisa kembali lagi ke alam dunia untuk memperbaiki niat. Jangan sampai penyesalan itu terjadi.

Mudah-mudahan Allah swt menerima amal kita semua, amin

........................................................................................

Oh ya tadi ada tebak-tebakan, udah ketemu belum jawabannya?

Kenapa jenazah dibungkus kain putih?
Jawabannya adalah
Karena kalau dibungkus kain hijau dikira lemper
Hehehe... :)

Terakhir tonton video ini, itupun kalau sobat berani :)




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment