Jul 5, 2015

Dari Mana Manusia Berasal? Bag. 1

Pernahkah kita merenung, dari mana sebenarnya kita berasal? Kalau pertanyaan ini diberikan kepada ahli hikmah misalnya ulama maka tidak sulit menjawabnya. Namun bagaimana jika pertanyaan ini diberikan kepada orang awam kayak kita-kita? Bingung dan susah menjawabnya.

Image result for adhin busro dari mana untuk apa dan dimana

"Berasal dari alam Azali, kemudian Allah swt berkehendak menurunkan manusia ke bumi" Mungkin begitu jawaban Ulama atau Kyai.

Terus apakah kita hanya mengangguk-anggukkan kepala pertanda setuju? Apa malah pertanda makin bingung?. Zaman azali apaan, kok kita tidak ingat, karena tahu-tahu ada.

Kalau ada orang yang mengangguk-anggukkan kepala pertanda setuju, maka menurut saya ia adalah tipe orang yang mudah di doktrin. Dikit-dikit setuju karena yang ngomong Ustadz misalnya. Ia menyangka Ustadz pasti benar lalu menyetujui apapun ucapan mereka.

Tetapi orang yang akalnya hidup akan selalu bertanya-tanya, dari manakah kita berasal. Apakah cuman dari sperma yang bertemu ovum dalam ruang gelap gulita, lalu terjadilah design yang maha sempurna? Apakah begitu hebatnya ibu kita sehingga mampu mendesign technologi dalam jiwa dan raga manusia?

Bukan dan pasti bukan ibu atau ayah kita. Mereka cuma melakukan fitrah kecenderungan sebagai manusia normal. Urusan mendesign technologi maha canggih dalam rahim PASTI bukan andil dari ayah dan ibu kita. 100% kita yakin akan hal ini.

Kalau bukan ayah atau ibu kita lalu siapa? Nah pertanyaan-pertanyaan seperti ini seharusnya terus kita tanyakan jika kita memang orang yang punya akal.

Siapa juga yang mencenderungkan orang tua kita supaya menunaikan fitrahnya? Apakah sama Dzat Yang Menciptakan manusia dengan Dzat yang mencenderungkan jiwa laki-laki dan perempuan untuk bersetubuh? Ayo coba dijawab pertanyaan yang membingungkan ini...

Kemudian....

Kita merasa benar-benar ada. Sensasinya sangat jelas karena kita bisa merasakannya dengan nyata. Lalu sebelum ada kita berbentuk apa lalu berada dimana? Apakah tidak dalam bentuk apa-apa alias "tidak ada" lalu menjadi "ada"?

Maksud saya adalah sebelum adanya sperma dan ovum kemudian setelah adanya sperma dan ovum apakah sebenarnya kita sudah ada namun dalam bentuk yang lain (primitif)? Makin bingung khan?

Ada 2 jawaban dari pertanyaan diatas
  • Kita berasal dari tidak ada menjadi ada. Sim salabim kemudian "ada". 
  • Kita sebenarnya ada yang berasal dari dimensi yang lain, kemudian ada Yang Berkehendak mengadakan kita.

Jawaban pertama menurut anda bagaimana? Kalau menurut saya kayaknya aneh. Masak adanya kita sekarang ini berasal dari "tidak ada" lalu tiba-tiba/ ujug-ujug ada. Misalnya alam semesta ini, masak tiba-tiba ada tanpa ada Yang Mengendaki ada?

Jawaban yang kedua nampak lebih logis. Sebenarnya kita sudah ada, kemudian ada Yang Menghendaki kita berada dibumi. Jadi kita sebenarnya sudah ada sebelum dilahirkan oleh ibu kita, namun "adanya" dalam dimensi yang lain. Kelahiran hanyalah proses untuk menjadi wasilah "adanya" kita di dimensi bumi.

Kalau kita sebelumnya sudah ada dalam dimensi lain, lalu berada dimana dimensi tersebut? Kok kita nggak ingat? Makin bingung khan?

Semakin diingat-ingat semakin nggak akan ketemu dari mana kita berasal. Apakah kalau tidak ingat kemudian kita woles atau sabodo teing? Tentu saja tidak, karena kita ingin tahu hikmah adanya manusia di alam bumi.

Oleh karena itu geser pertanyaan kita. Adanya kita di bumi/ alam dunia pasti di Kehendaki oleh sebuah Kekuatan. Dan kekuatan itu begitu digdaya karena mampu menciptakan/ menghadirkan manusia seluruhnya pun dengan hewan, tumbuhan dan semua yang kita lihat. Setujukah?

Lalu Siapakah Kekuatan itu? Yakni Kekuatan yang Menghendaki demikian dan demikian? Jawabannya adalah, kita tidak akan mampu menjangkaunya sama sekali. Yang kita mampu sebut adalah,
  • DIA Yang Memiliki Kekuatan
    http://magis7.com/?id=bisnis
  • DIA Yang Memiliki Kehendak
  • DIA Yang Mencipta/ Mendesign
  • DIA Yang Memelihara ciptaan_Nya

"Ooh gampang, DIA adalah Tuhan atau Allah swt". Iya saya tahu, itu sudah ribuan kali kita dengar. Cuma saya mau mencoba menghidupkan akal anda bahwa ada Kekuatan Yang Mengendalikan langit dan bumi dan segala isinya.

Saya ingin kita semua memahami bukan cuma bisa menghapal. Paham ada Dzat Yang Berkehendak demikian dan demikian. Siapapun DIA yang pasti DIA Maha Berkehendak.

Artikel Dari Mana Manusia Berasal bagian 1 sampai pada sebuah kesimpulan yaitu, sebelum kita tahu dari mana kita berasal, terlebih dahulu kita harus tahu Siapa Yang Menghendaki kita ada di dunia/ bumi. Setelah kita memahami dan atau mengenal_Nya barulah kita bisa bertanya kepada_Nya, "dari dimensi apakah kita berasal?"

Artikel ini bersambung.. Insya Allah terkait dengan tema "DIA Ada"

Wallahu A'lam

N/B: Pembahasan kayak begini saya rangkum dalam panduan magis7. Sensasional banget2. Silahkan bagi yang berkenan bisa mengikuti panduannya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment