Jul 2, 2015

Bersegera (Berlari) Menuju Ampunan dan Surganya Allah swt

Untuk masalah rezeki kita disuruh JALAN. Dan berjalanlah dimuka bumi, niscaya kita mendapati rezeki Allah itu luas. Jalaaaan aja... Ntar dapet, asli bin beneran! Simak petikan firman Allah swt berikut ini,

"Dan bertebaranlah kalian di muka bumi, carilah karunia Allah serta ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.." ( QS Al-Jumu'ah:10)

Bertebaran analoginya adalah jalan saja, nanti kita juga akan mendapatkan rezekinya Allah swt. Bahkan menurut Ustadz Yusuf Mansur kita cukup jalan dan perhatikan. "Perhatikanlah..."

Misalnya setiap pagi jalaaaaan aja kepasar sambil memperhatikan. Gituu aja terus sampai beberapa minggu, niscaya kita akan mendapatkan bank data. Bank data tersebut kita perhatikan lagi sampai pada akhirnya kita bisa menjadi pemasok barang-barang yang ada di pasar tersebut. Mudah khan?? 

Kalau mau lebih tinggi levelnya yakni ketenangan hidup, maka kita harus JALAN LEBIH CEPAT yakni untuk berdzikir kepada Allah swt dan meninggalkan perniagaan (jual beli) sehingga hati tenang. Level ini biasanya diinginkan oleh orang yang sudah berjalan dimuka bumi kemudian mudah mendapatkan sebagian dari rezeki_Nya lalu menginginkan lebih. Ternyata yang diinginkan adalah ketenangan hidup, karena percuma punya uang banyak tapi hidupnya nggak tenang.

Ada banyak kisah yang saya ketengahkan di panduan rahasia kunci sukses, bagaimana banyaknya harta benda dunia namun hati kering kerontang dari kebahagiaan tetap tidak akan menjamin ketenangan hidup. Banyak yang berhijrah, bahkan menzerokan dirinya ke titik nol bahkan minus demi mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. From Hero to Zero..

Hal ini dijelaskan pada QS Al Jumuah ayat 9, yang dimulai dari "Fas'au ilaa dzikrillaahi......"

Ternyata setelah tenang hatinya ia menginginkan lebih dari sekedar tenang. Biasanya kita menginginkan lebih dekat dengan Tuhan YME dan memperoleh ampunan dan surga_Nya. Kalau mau lebih tinggi lagi levelnya yakni ampunan dan surga Allah swt yang seluas langit dan bumi, maka kita harus JALAN LEBIH CEPAT LAGI, bersegera atau setengah berlari. Bahasa Al Qur'annya adalah "Wasaari'uu ilaa maghfirotim mirrobbikum wa jannah...."

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (QS Ali Imran: 133)

Kemudian manusia ingin lebih lagi, yakni lebih tinggi dari sekedar ampunan dan surganya Allah swt. Manusia ingin mendapatkan Ridho Allah swt. Kalau mau level tertinggi yakni mendapatkan ridho Allah swt maka harus LARI cepet-cepetan. Siapa cepat dia dapat..
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

Jalan: Wamsuu....
Jalan cepat: Fas'au....
Jalan lebih cepat: Wasaari'uu.....
Lari: Fafirru.....

Oleh karenanya jangan kebalik. Masalah dunia cepet-cepatan masalah kebahagiaan abadi dan ridho Allah swt malah lambat-lambatan cenderung males. Sekali lagi untuk level yang lebih tinggi kudu cepet-cepetan selayaknya lomba, yaitu berlomba-lomba dalam amal ibadah dan kebaikan.

Kalau masalah dunia cepet-cepetan mungkin saja dapat namun pasti akan mengalami kering kebahagiaan. Celakanya banyak yang cepet-cepetan namun dunia gak dapat, apalagi akherat. Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan atau 7 P :) namun tetap saja kurang dan kurang terus.

Btw, Itu semua ada dalam Al Qur'an lho? Kalau gak percaya tanya aja sama Ustadz sobat semua. "Emang Mas ini ustadz?"

Oh iya lupa.. Bukan Mas hihihi... :). Permisiiiii


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment