Jun 20, 2015

Kisah Sedekah Ekstrim, Sedekah Jor-Joran Bagian 1

Kali ini saya ingin share kepada sobat tentang Kisah Sedekah Ekstrim, Sedekah Jor-Joran Bagian 1. Kisah yang semoga bisa dijadikan wasilah pembelajaran bagi kita semua. Namanya juga belajar, jadi tidak ujug-ujug berani mengeluarkan sedekah ekstrim atau jor-joran. Pelan-pelan dulu, nanti ada saatnya sobat berani melakukannya. Makanya blog ini salah satunya dimaksudkan untuk mengawal riyadhoh anda sekaligus terus memberikan keyakinan kepada anda bahwa apa yang kita lakukan PASTI tidak sia-sia.

Jika anda berkenan saya kawal secara kontinue silahkan ikuti panduan saya dalam rahasia kunci sukses. Disana ada pembelajaran, pengalaman, kisah-kisah, panduan dan lain sebagainya yang Insya Allah sensasional. Sobat tentu bosan dengan kehidupan yang gitu-gitu aja. Monoton.

Nah, dalam panduan rahasia kunci sukses kami hendak memberikan aura dan warna yang berbeda. Misalnya tentang sedekah ekstrim. Mungkin saja pada awalnya sobat tidak berani melakukannya, namun seiring proses dan disebabkan wasilah kawalan dari saya Insya Allah pada sebuah momentum sobat akan berani melakukannya.

 http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

Ada banyak panduan yang saya berikan secara bertahap sampai 360an hari dalam bentuk makalah singkat 30an halaman pdf, diluar dari panduan wajib. Minggu ini dan minggu depan temanya berbeda dan kesemuanya Insya Allah didasarkan kepada pengalaman dan pengamatan secara nyata, bukan sekadar teori.Yang mau belajar silahkan daftar dengan cara klik disini.

Bagaimana kisah sedekah ekstrim atau sedekah jor-joran bagian 1? Berikut kisah singkatnya

Anggap saja namanya Pak Nur. Beliau adalah orang yang levelnya diatas kita-kita. Pendidikannya saja sudah S3, sementara kita S3 nya adalah SD, SMP dan SMA. Masalah pekerjaan beliau sudah malang melintang baik didalam negeri maupun diluar negeri. Masalah duit sudah bukan lagi sebuah masalah. Mau apa saja bisa. Namun beliau merasa kurang satu hal. Apakah itu? Yakni KEBAHAGIAAN.

Lalu biidznillah dengan wasilah doanya beliau kenal dengan seorang Ustadz kondang dan kemudian menjadi muridnya. Apa kata Ustadz? "Kalau ente pengin bahagia dengan hidup dan dunia anda, maka nol kan lagi kehidupan ente". Kurang lebih begitu nasehatnya.

Apa yang dilakukan kemudian oleh Pak Nur adalah kenekatan. Selon kata orang jakarta. Tak disangka ia sami'na waato'na dan melaksanakan apa yang Ustadz wejangkan. Beliau menyedekahkan satu-satunya rumah yang ditempati dengan nilai sekitar 2 milyard kurang lebih. Termasuk dengan kendaraan dan isi-isinya. Ini khan nekad namanya, dimana kita kemungkinan besar tdk berani melakukannya.

Lalu Pak Nur setelah menyedekahkan rumahnya kemudian ngontrak. Beliau melakukan perjalanan hidupnya mulai dari nol lagi. Sebuah kehidupan yang mengharu biru dan sensasional. Bagi sobat yang belum menjalankan pasti nggak faham makna sensasional tersebut. Karena apa? Karena belum merasakan secara langsung.

Kehidupan dari nol atau zero tersebut memang disengajakan untuk melatih rasa harap, feel, connecting kita kepada Sang Pencipta. Jika keadaan kita sudah zero dipastikan doa kita lebih bertenaga. Powernya jauh lebih dahsyat pun dengan rasa harap dan cemasnya. Doa seperti inilah yang cepat sekali menembus pintu langit.

Saya dapat kelanjutan kisah ini dari salah satu sohib saya sekaligus guru saya, anggap saja Pak Mulia. Beliau bercerita bahwa beberapa minggu lalu bertemu dengan Pak Nur yang hendak pindah dari kotrakannya.

"Mau pindah kemana Pak Nur" Tanya Pak Mulia
"Mau pindah rumah Mas, Alhamdulillah baru saja beli" Jawab Pak Nur.

"Subhanallah, beli dimana?" Tanya Pak Mulia
"Di perumahan elit sebelah" Jawab Pak Nur

Dan tahukah sobat berapa harga rumah tersebut? Harganya 3.5 milyard cash. Tidak hanya itu, namun Pak Nur juga baru saja membeli 2 ruko dempet senilai milyaran rupiah. Amazing

Berapa lama perjalanan hidup Pak Nur dari titik nol kemudian melenting kembali? Jaraknya 2 sampai 3 tahun. Nah dalam masa penantian itulah hidupnya begitu senasional dan mengharu biru sebelum dilentingkan.

Dan satu hal yang sangat Pak Nur syukuri. Apa itu? Ia mendapatkan kebahagiaan yang selama ini dicari. Bukan kebahagiaan karena mendapatkan dunia, namun kebahagiaan karena kenal dekat dengan pemilik dunia yaitu Tuhan Sang Pencipta.

Itulah kisah singkat sedekah ekstrim, sedekah jor-joran bagian pertama. Paling tidak sekali lagi buat pembelajaran saya pribadi dan kita semua, bahwa apa yang kita keluarkan pasti akan kembali lagi dalam jumlah yang berlipat ganda.

Presented: Rahasia Kunci Sukses



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment