Jun 3, 2015

Bersatu Dalam Ikatan Iman, Maka Kembalilah Kejayaan Islam

Kalau kita banyak melihat alam, ada banyak perumpamaan sarat hikmah untuk kita. Di Al Qur'an pun ada beberapa perumpamaan mulai dari nyamuk, lebah, kilat, dan lain sebagainya. Namun kitanya yang malas melakukan tafakur semesta alam, padahal dengannya bisa saja kita dapat sebuah pemahaman dan penglihatan mata hati dimana tidak semua orang bisa melihatnya.

Kali ini saya tidak hendak bicara perumpamaan namun analogi "lidi". Ada banyak lidi, jumlahnya tak terhitung karena saking banyaknya. Lidi itu kurus-kurus dan terpencar-pencar ke segala penjuru dunia. Suatu hari datang anak kecil yang sedang bermain. Lalu ia mengambil puluhan lidi kurus dan mematah-matahkannya. Saat yang lain lewat sekelompok ayam yang menginjak lidi tersebut. Saking kurusnya banyak lidi yang patah.

Ini analogi ummat Islam. Sudah kurus (miskin dan lemah) egois lagi. Boro-boro mikirin orang lain, mikir isi perut sendiri saja susah setengah mati. Boro-boro mikirin ummat, mikir kebutuhan keluarga saja darah tingginya kumat. Gak percaya? Simak fakta berikut,
  • Sudah ratusan tahun saudara kita di palestina diinjak-injak, disiksa, di bom, dibunuh secara keji, namun kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tanah palestina tanah suci ummat Islam lho? Sadar?
  • Bangsa Rohingya, sudah bertahun-tahun dalam pembantaian. Ribuan orang dibunuh dan ratusan ribu lainnya melarikan diri. 
  • Lihatlah siapa dibalik porak porandanya timur tengah? Lihat mesir, suriah, irak, afganistan dan negara timur tengah lainnya. Hancur
  • Berapa banyak ummat islam di eropa yang dilarang beribadah sesuai dengan keyakinannya?
  • Sadarkah anda bahwa akhir-akhir ini ummat islam di Indonesia mulai mendapatkan tekanan massif? Larangan hijab, pengosongan kolom agama di KTP, larangan pengajian akbar, merajalelanya unsur babi di berbagai makanan, alkohol, doa sekolah yang dilarang dsb. 
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

Itulah, itulah...

Bersatu?? Impossible... Adanya ribut terus tiada mau mengalah.
  • Yang qunut nggak mau ngumpul sama yang tidak qunut dan sebaliknya
  • Yang bercelana cingkrang dan berjenggot dianggap teroris dan dijauhi
  • Yang sholawat tidak mau kumpul sama yang tidak sholawatan
  • Yang tahlil tidak mau kumpul sama yang tidak tahlil demikian pula sebaliknya

Entah mengapa seiring bertambahnya ilmu malah sebagiannya menjadi pintar mendalil. Ini bid'ah, ini tidak bid'ah. Ini kafir ini tidak kafir. Ini boleh ini tidak boleh. Celakanya mereka mendalil untuk orang lain dan gemar menyalahkan. Padahal seharusnya ilmu tersebut untuk mendalil dirinya sendiri yang faktanya masih banyak kekurangan dan dosa.

Itulah mengapa harga diri anda diinjak-injak tanpa ada kekuatan untuk melawan. Kemuliaan anda dilempar dalam tong sampah tanpa bisa ditahan. Hina... Bahkan nyawa bapak kita dibelahan bumi yang lain, nyawa ibu kita dan anak-anak kita dicabik-cabik, lebih rendah dari binatang. Dan ini berlangsung sudah puluhan bahkan ratusan tahun. Ngenes...!

Adakah cara untuk mengurai ketidak mungkinan? Adakah cara supaya bersatu? Hanya satu cara, ikatlah lidi kurus dalam sebuah ikatan iman, niscaya akan kembali harga diri, izzah dan kemuliaan. Nggak usah jauh-jauh dulu, cobalah dalam lingkup keluarga dan tetangga. Hiduplah berdampingan, bersatu dalam ikatan persaudaraan. Nggak usah memperdalam apalagi memperkeruh perbedaan penafsiran. Tahan sumbu redam perpecahan.

Sholatlah dimasjid dengan niat memperbaiki ibadah diri. Jangan lah enggan sholat dimasjid karena disana berkumpul jamaah cingkrang. Bukan untuk mereka kita ibadah tetapi untuk Allah. Banyakin taubat, karena nyatanya kita banyak merasa benar, banyak dosa dan maksiat. KITA yang harus diperbaiki bukan mereka.

Jangan dulu khawatirkan ibadah sesama, khawatirlah amal ibadah kita tidak diterima. Jangan memberikan kaca pada orang lain, berikanlah kepada diri yang penuh dosa. Jika semua melakukan demikian, Insya Allah Impossible is Nothing, Our Pride Will Come Back...!

Yuk bersatulah dalam ikatan iman, maka Insya Allah akan kembali kejayaan Islam seperti dahulu. Kembalikan saja semua perbedaan kepada Allah swt dan Rosulnya. Kembalikan kepada Al Qur'an dan Hadist. Jika banyak perbedaan mulailah dengan niatan mencari kebenaran. Kita tidak akan bisa memastikan kebenaran mutlak. Karena kebenaran mutlak hanya milik Allah semata.

Wallahu A'lam

N/B: Kami mengajak antum semua untuk berlatih bersatu dan berjamaah dalam 1 atap. Bersatu dalam akidah, ibadah, ekonomi, bisnis dan semua sendi keadilan dan kebersamaan. Bergabunglah dalam jamaah Paytren, Insya Allah sukses bisnisnya berkah hidupnya. Amin. Apa itu paytren? Punya siapa? Gimana ceritanya dengan paytren adalah wasilah berjamaah? Ini mungkin kebingungan anda, oleh karena itu baca sumber resmi/ utama yakni www.paytren.co.id.

Saya mempunyai sebuah web support abtreni untuk daftar paytren, silahkan bagi yang berkenan. Insya Allah saya sudah dan akan terus mendesign panduan sebaik-baiknya sehingga memudahkan anda bisnis paytren bersama kami. Yang mau baca-baca dulu silahkan klik disini.

Presented by ABTreni.

http://abtreni.com/?id=adhinbusro




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment