Jun 26, 2015

Berhutang Lalu Menjadi Lebay, Apakah Bisa Lunas?

Punya hutang sebenarnya bagus untuk kita, terlepas hutangnya karena kesalahan kita sendiri. Salah karena tergoda nafsu sendiri. Sudah salah kadangkala nggak mau ngaku salah. Ini khan parah.. hehehe. Bagus jika kita melihat dari perspektif yang lain yaitu ada apa dibalik hutang. Lain halnya jika yang dilihat secara penampakan lahiriah saja.

Parahnya bagaimana? Misalnya hutang buanyak karena ikut investasi bodong dengan tawaran yang menggiurkan. Cukup tanam uang maka profit mengalir deras tanpa kerja. Beberapa tahun belakangan hal kayak ginian marak banget. Rame..

Tantunya rame juga orang-orang yang kemudian tertipu lalu menyalahkan siapa saja yang bisa disalahkan. Orang yang ngajak lah, padahal yang ngajak temannya sendiri :). Perusahaan investasi bodong itu lah, mereka lah atau siapa saja disalahin. Memang benar, bisa jadi mereka salah, namun tahukah anda bahwa biang kesalahan adalah diri kita sendiri yang selalu ngikutin dan mengumbar hawa nafsu. Dalam hal ini nafsu ingin kaya mendadak..

Adanya hutang seringkali menciptakan orang-orang yang super lebay. Bukannya belajar dari pengalaman namun menjadi bertambah lebay kayak saya dahulu. Dulu saya juga terbelit hutang, lalu yang ada selalu saja pemandangan horor nan menakutkan. Celakanya pemandangan horor tersebut belum terjadi alias masih dalam alam pikiran.

Meskipun begitu apa yang dipikiranlah yang lebih dipercaya daripada realita.

...................................................................

Punya hutang apalagi menumpuk memang bikin hati suntuk, ngantuk jalan aja seradak seruduk. Berat memang, apalagi menjelang deadline.. Stress serasa mau ambruk.

Janganlah meminta dikasihani kesana-kemari, itu semua malah merendahkan harga diri. Kalau dikasih ya diterima, namun nggak dikasih jangan meminta. Paling tidak kita belajar tegar, dan tangguh terhadap beban dan ujian. Yang paling penting tidak bergeming karena belajar iman.

"Ntar klo di caci maki gimana?"
"Ntar klo dipenjara gimana?"
"Ntar klo ada kekerasan fisik gimana?"
"Ntar klo keluarga saya kelaparan gimana?"


Ah lebay...

.........................................................................

Tulisan diatas sudah saya tulis di FB, makanya bagi yang belum add silahkan add disini. Insya Allah banyak hikmah disana.

"Mas ada nggak cara melunasi hutang yang tercepat berdasarkan pengalaman anda?"

http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyuTentu saja ada, makanya saya membuat blog ini. Tetapi terlebih dahulu saya akan membenarkan mindset anda. Saya servis otak dan hati anda. Setelah servisnya sukses baru saya masukkan paradigma baru terkait dengan kehidupan dan hutang.

"Gimana caranya?"

Caranya gabung dengan member lainnya dalam panduan rahasia kunci sukses. Silahkan klik disini.

"Ooh bayar ya Mas, kirain gratis. Nggak ikhlas bantu orang berarti klo ujung-ujungnya duit?"

Ya terserah anda deh. Kalau mau gratisan baca-baca saja blog ini. Kalau mau yang advance harus jadi member saya dulu. Klo dibilang ujung-ujungnya duit ya monggo. Orang saya memang jualan kok. Namun bukan jualan pepesan kosong. Sebagian besar apa yang saya bocorkan disana diambil dari pengalaman, pengamatan dan kisah nyata. Mau sukses nggak? Kalau mau jangan maunya disubsidi terus.

"Tetap saja ujung-ujungnya duit khan?"

Kalau memang iya kenapa? Masalah? Kalau bicara jumlah uang saya jamin apa yang anda keluarkan terlalu kecil bagi manfaat yang bisa anda ambil. Asli ini. Lagian anda juga bisa pergi ke Gramedia atau toko buku lainnya, silahkan ambil buku panduan hidup sukses misalnya karangan Ustadz Yusuf Mansur yang berjudul "Semua Bisa Jadi Pengusaha. Khan tetap saja harus bayar meskipun yang bikin Ustadz.

Bedanya panduan rahasia kunci sukses dalam bentuk digital plus panduan 360 hari. Ada puluhan makalah singkat yang bisa anda ambil dan terapkan. Asli ini buagus untuk anda..

But, saya tetap memohon maaf jika cara saya salah. Maafin ya? :) Dan tentu saja sabar jika saat ini anda sedang ada hutang. Insya Allah sabar itu gratis.. hehehe



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment