May 10, 2015

Ternyata Uang Sudah Menjadi tuhan

Percaya nggak kalau kita (saya dan anda) sudah keterlaluan menempatkan uang. Maksud saya adalah terlalu tinggi tempatnya dihati kita bahkan lebih tinggi dari apapun. Nggak percaya? Teruskan membaca sampai tuntas..

 Image result for uang

Ada uang kita tertawa, nggak ada uang kita merana
Ada uang hati tenang, nggak ada uang hati cemas tak tenteram

Tul nggak?
Bener nggak?

Itu adalah penyakit saya dan anda
Kata Sang Guru itu SALAH, emangnya uang itu tuhan?

Mungkin ada yang protes, "Enggak segitunya Bang?". Ya syukur kalau begitu, artinya anda sudah menempatkan uang pada tempatnya, yakni hanya wasilah tidak kurang dan tidak lebih. Namun ternyata banyak yang mengatakan bahwa mereka sudah menempatkan uang pada tempatnya, namun ternyata belum terbukti dengan sebuah ujian.

Misalnya begini. Anda banyak uang ditabungan? Coba deh sedekahkan semuanya, termasuk aset-aset anda sehingga saldo nyaris habis. Apakah anda berani? Ternyata hanya segelintir yang berani, dan segelintir orang tersebutpun menghabiskan saldo karena sebuah alasan.

Ada sebuah kisah nyata, benar-benar nyata.. Dulu Zul adalah orang kaya, mobilnya banyak demikian juga tabungannya sangat melimpah. Pada kondisi itu ia santai-santai saja. Tenang dan enjoy this life. Kadang-kadang ia menasehati orang lain, "Jangan menuhankan uang, nggak boleh itu" Gitu katanya..

Lalu pada sebuah momentum, takdir memaksa Zul supaya kehilangan pekerjaan dan juga hampir semua kekayaannya. Nyaris nggak ada sisa. Kata-kata nasehat dahulu kala yakni supaya tidak menuhankan uang mulai goyah. Mengapa demikian? Karena faktanya ia cemas dan khawatir ketika tidak ada uang, padahal dapur harus tetap ngebul, anak harus bayar sekolah dan cicilan juga harus dilunasi. Seharusnya khan santai dan tenang2 saja. Memang nggak ada uang, tetapi khan ada Allah?

Nah pada kondisi itulah baru kemudian Zul mengerti dan memahami bahwa ujian hidup itu menentukan kebenaran iman seseorang. Apakah ia memang benar-benar menuhankan uang atau bertuhan Allah swt. Faktanya Zul masih harus banyak belajar bagaimana seharusnya bertuhan Allah swt. Mari sama-sama mendoakan semuga Zul (siapapun yang saya maksudkan) bisa mendapatkan sebuah pencerahan dan petunjuk Tuhan Semesta Alam.

Satu lagi kisah fiksi (analogi) supaya anda mengetahui apakah kita bertuhan uang atau Allah swt. Kemudian akibat ketika dalam hati kita ada kemunafikan.

Alkisah si Bedul sedang diinterogasi malaikat dalam kubur. Bedul tenang bener, karena tahu apa yang bakalan ditanyakan sang malaikat. Bahkan bedul sudah hapal diluar kepala karena sewaktu didunia mengetahuinya.

"Marrobbuka, siapa tuhanmu?" Tanya Malaikat dengan lemah lembut.
"UANG" Gitu jawab Bedul tercekat karena jawabannya kok beda? Apa yang dimulut berbeda dengan apa yang dihati. Ternyata yang dihatilah yang menang.

"MARROBBUKAAAAAA" Tanya malaikat marah dan menakutkan.
"UAAANNGGG" Lagi-lagi Bedul dengan ketakutan setengah mati menjawab dengan jawaban yang salah. Padahal ia ingin menjawab dengan jawaban yang benar namun lidahnya kelu.

JLUEGAAARRRRR... Lalu kepala bedul dihantam dengan GADA dari neraka, diiringi dengan teriakan si Bedul yang menyayat hati.

Apa yang bisa kita renungkan? Apakah sobat bisa mengambil hikmah dari kisah diatas? Wallahu A'lam

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Magis7, rahasia manajemen hati dan jiwa untuk menghadirkan wasilah keajaiban (magic). 



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment