May 1, 2015

From Hero to Zero

Sudah pernah mendengar pepatah atau kata motivasi form zero to hero? Pastinya sudah. Maknanya adalah dari bukan siapa-siapa menjadi sukses luar biasa. Pepatah ini sudah biasa alias sudah sering kita dengar sehingga menjadi BASI.. Tahukah anda ada pepatah/ hikmah baru yakni "FROM HERO TO ZERO?". Maknanya adalah dari orang yang sukses dan kaya lalu mengkondisikan dirinya sendiri kepada titik nol kembali. Dan ini dilakukannya secara sadar. Naahhh....


Mengapa bisa demikian? Tentu ada yang melatar belakanginya. Ada alasan yang sangat masuk akal sehingga seseorang menjerembabkan dirinya sendiri dengan sengaja kepada titik zero atau nol. Alasannya apa? Nanti dibahas.

Tahukah anda bahwa mengkondisikan diri kepada titik nol adalah cara yang efektif untuk meraih,
  • Kebahagiaan
  • Kebermaknaan
  • Kemuliaan
  • dan pada akhirnya kekayaan akan diraihnya kembali, yakni kekayaan yang sebenar-benarnya.

Coba bayangkan, berapa banyak orang yang sudah sukses dan kaya luar biasa, namun kurang 1 hal. Celakanya 1 hal tersebut adalah sesuatu yang sangat krusial. Apa itu? Kebahagiaan.

Yah, orang yang kaya tidak semua bahagia. Bahkan sebagian besar dari mereka kering dari kebahagiaan. Jangan salah lho? Mereka sudah memiliki semuanya namun hatinya kering.

Oleh karena itu mereka kemudian ditakdirkan untuk menerapkan kembali prinsip "FROM HERO TO ZERO".

Nah jika anda merasa sudah punya semuanya namun kering dari kebahagiaan maka bahasan ini wajib anda baca. Apalagi bagi mereka yang sudah berusaha dengan keras namun tidak mendapatkan yang namanya kekayaan plus kebahagiaan. Dua-duanya tidak dapat. Faktanya sebagian orang seperti ini yakni tidak kaya tidak juga bahagia.

Saya mengenal banyak orang yang sukses luar biasa, jabatannya banyak yang direktur dengan gaya hidup yang wah. faktanya mereka tidak bahagia. Lalu dengan gilanya mereka membuang semua kekayaannya dan memulai hidupnya dari titik nol. Diantaranya,
  • Bapak Hari Prabowo, (Direktur Operasional Paytren). Dahulunya beliau orang yang sukses dengan jabatan yang tinggi. Sejak kenal UYM beliau tinggalkan semua kemewahan dunia, lalu memullai lagi dari titik NOL
  • Bapak Dedi Nurdiawan, (Direktur Wisata Hati Business School). Mantan Direktur yang meninggalkan semua kemewahan dunia dan memulai dari titik nol. 3 tahun proses perjalanan beliau mengharu biru sampai akhirnya mempunyai perusahaan sendiri.
  • Bapak Haji Sulaimansyah, mantan pejabat pelayaran dengan gaji diatas 80 juta perbulan. Beliau rela meninggalkan segala kemewahan dunia dan memulai lagi dari titik nol.
  • dll

Itulah sekelumit kisah yang saya dengar. Mohon maaf jika ada salah info.

Pun dengan kami sendiri. Semoga tidak ujub atau riyak. Dahulunya kami bisa dibilang hidup cukup mewah untuk ukuran lingkungan kami. Sayangnya kami tidak merasa BAHAGIA.

Pergi pagi pulang petang seakan-akan dunia begitu mengendalikan. Jangankan bermanfaat untuk sesama dan semesata alam, yang ada hanyalah dunia dan dunia. Uang dan uang. Jika anda membaca artikel ini ketahuilah bahwa, kami saat ini masih berada di titik nol. Semua kemewahan sudah kami buang. Dunia, harta benda dan lain sebagainya sudah kami injak-injak.

Apakah kami tidak makan? Faktanya sudah setahun lebih kami masih bisa makan. Memang ada proses yang mengharu biru tetapi proses tersebut menjadikan hidup lebih bermakna sangat dalam.

Kami meyakini inilah cara yang paling memberikan jaminan untuk KEBAHAGIAAN. Nantinya juga kekayaan dunia akan didapatkan lagi dalam waktu yang cepat. Bukan dunia mengendalikan kita, namun kitalah yang akan mengendalikan dunia. Ini sesuatu banget2.

Syaratnya sederhana, BERANI apa ENGGAK menerapkannya, itu saja.


Bagaimana kisah detailnya? Bagaimana caranya? Saya sudah menyempurnakan makalah from Hero to Zero, dan akan kami kirimkan ke alamat email anda setelah beberapa minggu menjadi member. Kalau mau belajar silahkan jadi member rahasia kunci sukses dulu, caranya klik disini, kemudian klik tab ORDER.



Artikel Terkait



1 comment:

  1. Enter your comment...bisnis pusing

    ReplyDelete