Apr 15, 2015

Makna dan Hakikat Niat

A: "Katanya niat saja sudah dicatat sebagai 1 kebaikan ya?"
B: "Iya benar"

A: "Kalau begitu saya niat sedekah ah... Niat selalu sholat tepat waktu, baca Qur'an. Juga niat bantu orang lain"
B: "Bagus buanget itu. Tetapi niat adalah gambaran dalam hati, bukan semata apa yang diucapkan di mulut saja"

Sobat tahukah apa niat itu? Jangan-jangan selama ini kita salah memahami makna dan hakikat niat? Saya selama ini sering merhatiin lho? Bahwa ternyata ada kesalahpahaman tentang niat.
 

Niat... Bukan semata-mata apa yang ada dipikiran, namun hologram perbuatan dalam hati. Niat sebenarnya sudah dilakukan sampai 100% selesai, namun dalam dimensi hati. Kemudian benar-benar di eksekusi dalam dimensi dunia, namun dihambat prosesnya oleh hawa nafsu dan Syetan yang menggoda.

Sampai disini paham ya?

Jadi niat adalah awal sampai akhir yang digambarkan manifestasinya sepersekian detik dalam hati. Misalnya anda niat mau sholat, maka gambaran sholat dalam hati sudah selesai anda lakukan. Lalu dalam dimensi dunia anda berwudhu dan hendak berangkat ke masjid. Namun pas mau berangkat ke masjid pas ada tamu dari jauh. Naah ini dia kadangkala penghambat niat. Kalau menerima tamu itu baik-baik saja, namun kalau hendak sholat jamaah dimasjid pas kebetulan ada acara TV kesukaan anda lalu anda tidak jadi berjamaah, maka inilah yang dinamakan godaan niat.

Artinya apa? Artinya anda sudah mendapatkan 1 pahala karena niat. Dibuktikan dengan menyiapkan wudhu dengan sebaik-baiknya. Lalu yang 1 tersebut akan digandakan menjadi 10 kebaikan jika anda jadi pergi ke masjid dan menunaikan sholat berjamaah. Lain hal jika anda tidak jadi berjamaah karena niat anda dibelokkan syetan dengan cara membisiki supaya nonton TV dulu. Hal ini menyebabkan 10 kebaikan yang seharusnya anda dapatkan akan menguap habis tak tersisa.

Nah... Lanjut. Bagaimana aplikasi niat dalam menghadapi dinamika kehidupan?

Jika kita meramu niat dengan lurus dan benar dalam baskom hati, kemudian melibatkan Tuhan dalam proses eksekusi Insya Allah akan mendapatkan kemenangan yang sejati. Oleh karena itu ikuti petunjuk dan aturan_Nya niscaya kita diberikan kemampuan untuk dapat mendobrak dinding dan halangan menuju kepada apa yang diniatkan dalam dada.

Apa petunjuk dan aturan Allah swt? Ia ada dalam Al Qur'an dan Sunnah Rosulullah saw. Itulah sebenar-benar petunjuk, oleh karena itu taatilah dan ikutilah supaya kita mendapatkan keberuntungan. Oleh karena itu mau tidak mau kita harus belajar dan membaca/ iqro'. Bisa membaca Qur'an atau menghadiri berbagai pengajian. Setuju?

Misalnya begini.. Anda mau hidup kaya, maka niatkan dengan baik supaya bisa kaya raya dan bermakna. Lalu ikutilah aturan Allah swt didalam mencari kekayaan, misalnya dengan bekerja maksimal, jujur, itqon atau tekun, sabar, pasrah dan tawakal. Akselerasikan niat anda dengan banyak2 sedekah, dhuha dan tahajud. Begitu.. Niscaya anda akan mendapatkan apa yang anda niatkan. lain hal kalau anda tergiur godaan nafsu yang ditunggangi syetan dipertengahan jalan, maka kemungkinan niat dan impian anda tidak akan menjadi nyata, atau lama sekali proses pengkabulannya. Misalnya, "Wah ini ada peluang rezeki besar nih, nggak pa-pa deh walaupun ada unsur suap menyuap". Naaah anda ketipu sama syetan.

Oleh karena itu, Mari sama-sama belajar memperbaiki dan memurnikan niat niscaya Tuhan YME akan memperbaiki dan menyempurnakan hasil. Tetap sabar dan tawakal didalam proses eksekusi, niscaya Tuhan YME akan membimbing dan memudahkan jalan kemuliaan yang abadi. Amin

Wallahu A'lam

N/B: Mau belajar memanajemen niat? Yuk belajar panduannya dalam magis7, klik disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment