Apr 29, 2015

Bukan Tuhan dalam Kendali Manusia, Tetapi Tuhan Yang Mengendalikan Segalanya

Sebuah kisah nyata yang disampaikan oleh seorang mantan Biksu yang sudah menjadi muallaf. Kisah ini saya edit yah? Karena saya hanya mendengar dari ybs kemudian saya tuangkan kembali dalam sebuah tulisan. Takut ada yang salah.

Alkisah ada seorang murid sekolah yang selalu saja telat datang, anggaplah namanya Budi. Disekolah tersebut sekolah dimulai pada pukul 12.00 siang, dan sang anak selalu datang jam 12.30.

Meskipun sudah dinasehati berulang kali namun Budi kecil sepertinya tidak bergeming. Ia selalu telat dan telat lagi. Hal ini menyebabkan Budi sering dapat hukuman dari sekolahnya. Bahkan tangannya sampai lecet dan merah2 karena seringkali ia dihukum untuk membersihkan kamar mandi dan atau membawa bawaan yang berat.

Cerita ini sampai kepada seorang Biksu yang tinggal didekat dengan sekolah. Maka ketika sang anak pulang sekolah dicegatlah ia oleh Bikus tersebut.

Biksu: "Nak kenapa kamu selalu datang telat?"

Budi: "Saya ibadah dulu Biksu?"

Biksu: "Bukankah ibadahnya bisa ditunda dulu setelah pulang sekolah? Tidak baik telat terus lho? Nanti nggak pintar2"
Budi: "Tidak bisa Biksu, ibadah kami tidak bisa ditunda"

Biksu: "Mengapa? Khan bisa ibadah pagi, sore, malam atau kapan saja terserah kita?"
Budi: "Tidak bisa Biksu, itu kalau agama lain. Tetapi agama kami tidak boleh"

Biksu: "Mengapa bisa begitu?"
Budi: "Ibadah dalam agama kami sudah ditentukan waktunya, jadi tidak boleh seenaknya. 5 kali sehari kami diwajibkan ibadah dan itu harus dilakukan kecuali kita mau dapat dosa yang besar"

Biksu: "Terus.."
Budi: "Kalau agama lain Ibadah bisa semaunya sendiri, mungkin Tuhan ada dalam kendali mereka. Tetapi dalam agama kami Tuhan lah yang mengendalikan kita"

Duggggggg... Kata2 barusan begitu mengena dalam hati sang Biksu. Benar sekali bahwa Tuhan mengendalikan manusia bahkan alam semesta. mana mungkin Tuhan menjadi lemah dengan mengikuti apa kata manusia?

Setelah mencari tahu ternyata sang anak beragama Islam, dan ibadah yang dilakukannya adalah Sholat wajib 5 kali sehari. Kemudian setelah mantap akhirnya sang Biksu bersyahadat dan masuk Islam.

Pelajaran....

Mungkin saja dalam agama lain ibadah itu bisa kapan saja. Bisa pagi, siang, sore atau malam hari. Atau kalau datang ke tempat ibadah untuk sembahyang setiap hari minggu, senin atau kapanpun maka itu baik sekali. Tetapi kalau tidak datangpun tidak menanggung dosa.

Mungkin saja tuhan dalam agama lain dalam kendali manusia. Tetapi tidak dengan Islam, karena Tuhan Maha Kuasa, dan Mengendalikan alam semesta termasuk manusia.

Sholat adalah ibadah yang wajib dan sudah ditentukan waktunya, suka atau tidak suka. Barang siapa yang melalaikannya maka cukuplah menanggung dosa, apalagi yang meninggalkannya. Karena apa? Karena manusia ada dalam kendali Tuhan Semesta Alam, tidak peduli suka hati atau terpaksa. Karena Tuhan Maha Kuasa..

Presented by
  • Rahasia Kunci Sukses.. Rahasia menemukan keimanan yang natural. Klik disini untuk detail


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment