Mar 25, 2015

Salah Fatal LOA atau Hukum Tarik Menarik

Tahukah anda apa itu LOA atau hukum tarik menarik? LOA singkatan dari the Law of Attraction yakni hukum penarikan. Dalam hal ini ada 2 parameter penting yang terlibat yakni alam semesta serta hukum2nya dan pikiran manusia sebagai pemancar. Artinya pikiran manusia memancarkan keinginan sementara alam semesta memberikan keinginan tersebut kepada manusia tersebut.

 Image result for the law of attraction

Apa yang diinginkan manusia? Tentu saja segala macam dan jenis kesenangan dan kenikmatan hidup, misalnya kekayaan atau berlimpah uang dan harta benda, kesehatan, relasi, jodoh/ cinta dan lain sebagainya.

Yang perlu digaris bawahi disini adalah meminta kepada SEMESTA. Jadi menganggap semesta dan hukum-hukumnya itu layaknya mahluk yang hidup dan bisa memberi apapun keinginan. Anda bisa membayangkan sebagaimana lampu Aladin yang ketika digosok lalu keluar jinnya seraya mengatakan, "permintaanmu adalah tugasku" Bisa mbayangin ya?

Jadi LOA hakikatnya adalah penyembahan bentuk baru. Ini jika fokus kita adalah alam semesta yang mempunyai kekuatan bisa memberikan segala hajat. Padahal alam semesta itu layaknya rumput yang tumbuh dilapangan. Rumput itu hanya tumbuh mengikuti sistem yang mengikatnya. Demikian alam semesta hanya mengikuti sistem yang memang sudah melekat serta mengikat kuat.

Seolah-olah alam semesta itu dipaksa mengikuti sistem yang sudah di design dari sononya. Nah dari sononya itu apa? Siapa yang memaksa alam semesta supaya ikut irama Penciptanya? Inilah seharusnya yang dipikirkan oleh followers LOA. Dialah Tuhan Pencipta Hukum Alam Semesta sekaligus Pencipta Alam semesta itu sendiri,

Maka perhatikan ini,
  • Bukan memancarkan keinginan kepada alam semesta namun kepada Pencipta Semesta. Jadi bukan "Mintalah kepada LOA, tetapi mintalah kepada_Ku (Tuhan).
  • Bukan visualisasi dengan jelas dalam benak kemudian yakin semesta memberi, tetapi rasakanlah dengan hati yang yakin bahwa Tuhan Maha Pemberi.
  • Bukan berbahagia karena semesta akan memberi segala keinginan, namun bahagia dan bersyukurlah karena Tuhan sudah dan akan memberi apa yang kita butuhkan, melalui sebuah kepantasan.

Dan Rabbmu Berfirman “Berdoalah Kepada-KU,niscaya AKU perkenankan bagimu.Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-KU akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.”(QS. Ghafir : 60).

Ini tentang fokus utama dan pertama, proses dan ending sementara yang lain hanya media/ wasilah. Dan fokus utama ada dalam kalimat tauhid. Mengapa perlu media? Karena kita hidup di alam syahadah/ dunia. Kecuali sebagian kejadian/ mukjizat Tuhan Semesta Alam yang tidak memerlukan media.. Kalau mau melihat segala keinginan langsung "cling" dan ada dihadapan kita syaratnya mati dulu dan wajib masuk surga.

Jika kita TIDAK melibatkan keseluruhan proses kepada TAUHID, hakikatnya adalah kesombongan. Artinya mereka yang menyandarkan dan mengandalkan sinyal pikiran, visualisasi, semesta dsb masuk dalam kategori ini. Apa resultnya ketika membuang peran Tuhan dalam mewujudkan keinginan? "NERAKA JAHANAM". Yakni segala manifestasi dari kesusahan, kegagalan, kesedihan, penderitaan dsb. Itulah mengapa para followers LOA stress. Percayalah dalam hati mereka ada kegalauan tingkat tinggi meskipun secara zhahir berlimpah harta benda.

Supaya tidak bercampur-campur, sementara buang dulu konsep LOA. Ketika iman sudah mencengkeram dalam dada, barulah kita coba buka konsep LOA. Insya Allah kita akan menyadari bahwa ada atau tidak adanya LOA tetaplah Tuhan Maha Kuasa mengabulkan segala keinginan (baca=doa) kita. Wallahu A'lam

Artikel ini dipersembahkan oleh
  • Rahasia Kunci Sukses, rahasia sukses dengan LoG (Law of God) atau aturan Tuhan Pencipta Alam Semesta. Klik disini untuk penjelasan detail.


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment