Mar 12, 2015

Paytren Mengajak Ummat Untuk Bersatu

Sebuah peluang bisnis yang Insya Allah Syar'i, dan misinya mulia. Dreamnya sudah ada, yakni
  • Membeli hotel, pesawat, perusahaan dsb
  • Mengakusisi BCA, Mandiri, BII dan bank2 yang menggunakan sistem kapitalis atau menguntungkan segelintir orang
  • Membeli aset-aset yang dikuasai oleh asing
  • Membeli kembali indonesia

Tentunya dream diatas hanya bisa kecapai kalau komunitas bisnis ini sudah mencapai puluhan juta member. Bisnis apa namanya? Bisnis PayTren Ustadz Yusuf Mansur.

Kita ambil analogi sederhana. Seandainya mitra paytren sudah puluhan juta, lalu 10 juta diantaranya menyimpan uang dibank BCA misalnya. Kemudian Ustadz Yusuf Mansur meminta jamaah paytren menarik semua saldo BCA untuk dipindahkan ke Bank Paytren, kira-kira kelabakan nggak BCA? Pasti..

Kemungkinan besar manajemen BCA mengajak negosiasi UYM untuk mencari solusi terbaik. Tidak mungkin bank mempersilahkan begitu saja, ini namanya bunuh diri. Bukankah uang bank berasal dari nasabah? Bisa-bisa kolaps tuh BCA.

Naah, dalam negosiasi inilah kita mengandalkan UYM untuk memihak jamaahnya dalam mitra paytren. Misalnya begini sebagaimana dalam sebuah motivasi bisnis yang beliau sampaikan.

"Baik, saya tidak akan menarik dana dari jamaah paytren untuk dipindahkan ke Bank Paytren, tapi tolong paytren dikasih saham". Kurang lebih begitu kata Ustadz. Apakah dikasih? Kemungkinan besar dikasih, kecuali mereka menginginkan perusahaan kolaps.

Ketika saham di BCA semakin besar maka suatu ketika sistem kapitalis diganti dengan sistem yang menguntungkan nasabah, yakni sistem yang syar'i. Jadilah namanya diganti misalnya Paytren BCA. Keren ya?

Setelah BCA bisa dengan mudah merembet ke Bank lainnya. Semua mitra paytren di Bank Mandiri, BII dsb harus memindahkan semua saldo ke Bank Paytren. Maka pihak Bank yang mau nego, sahamnya dibagi dengan paytren. Yang gak mau nego ya sudah, mereka akan kehilangan jutaan nasabahnya.

Kemudian lanjut kebidang yang lain, sehingga aset2 bangsa yang dikuasai asing bisa diambil kembali.

Syaratnya apa? Ummat ini wajib bersatu, tidak hanya dalam hal ritual semata namun dalam hal ekonomi, bisnis dan kemaslahatan ummat.

Image result for persatuan umat islam

Nah saya ada artikel lainnya yang ada kaitannya dengan hal ini. Bisnis disatu sisi, dan dakwah disisi lain. Silahkan klik disini untuk lanjutan artikelnya.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment