Mar 8, 2015

Matamu Buta....!!!

Sudah baca gonjang ganjing negeri? Dengan adanya kekacauan politik negeri ini kemudian memisahkan rakyat menjadi beberapa golongan. Golongan pertama adalah mereka yang pro A sebagai wakil pemerintah, kemudian golongan ke 2 adalah mereka yang pro B yang menjadi oposisi. Ada lagi yang netral alias tidak memihak.

Terlepas dari siapa yang salah yang jelas ada kekacauan politik yang parah diikuti dengan kekacauan ekonomi dan sosial yang memilukan. Semuanya serba naik, dari BBM, Gas, Listrik, Tiket kereta, sembako dan banyak kenaikan harga dimana jelas sekali mencekik rakyat kecil. Belum lagi moral anak negeri yang semakin membuat kita geleng-geleng dengkul... Geleng kepala maksudnya :)

Kemudian beberapa golongan sadar bahwa ternyata mereka melakukan kesalahan fatal karena dulunya memihak partai yang katanya membela rakyat kecil, namun kenyataannya sampai artikel ini ditulis masih jauh panggang dari api.

Apapun alasannya kenyataan lah yang membuktikan. Kita semua tentu berharap agar ini hanyalah proses menuju perbaikan. Kita semua berdoa semoga ada keberkahan dan kemajuan.

Kita flash back ke masa lalu bukan untuk mengungkit namun sebagai pembelajaran supaya tidak terjeblos pada lubang yang sama dua kali. Allah swt berfirman dalam Al Qur'an yang maknanya adalah larangan untuk menjadikan orang kafir sebagai teman dekat, pelindung dan pemimpin. Silahkan dicari ayatnya saya lupa, :) . Kita semua tahulah bahwa ada pemimpin non muslim didalam pemerintahan terlepas apapun alasannya.

Artinya sebenarnya sederhana saja. Jangan memilih beliau dan pilihlah orang yang seiman walaupun dimata anda buruk. Mengapa? Karena kita tidak hendak melihat secara personal namun hendak tunduk kepada perintah Tuhan. Sederhana khan?

Terima dulu saja deh,,, Jangan membantah dulu. Kecuali memang ilmu kita sudah sundul langit. Terima dulu dan renungkanlah. Pasti ada hikmah mengapa Allah swt melarang kita mengambil orang kafir sebagai pemimpin dan penolong. Pasti itu...

Lalu ketika kemudian anda keras kepala dengan berbagai hujjah dan memilih pemimpin diluar muslim, maka terima saja konsekwensinya, jangan protes. Apakah dengan kebodohan inilah yang menjadi wasilah kacaunya negeri ini? Bisa jadi iya, tetap Allah swt yang Maha Mengetahui.

Jadi fokusnya bukan kepada apa yang nampak oleh mata, telinga kemudian menjadi presepsi dan prasangka kita. Yang jadi fokus apa sih perintah Allah. Kalau kemudian Allah mengatakan A maka kita semua wajib melakukan A. Makin simpel sebenarnya.

Karena kita fokus kepada persepsi dan prasangka itulah kemudian menyebabkan hati kita gelap dan tidak mampu melihat kebenaran. Prasangka lebih dibesarkan daripada Tuhan Yang Maha Besar. Inilah yang dinamakan kesesatan karena ikut apa kata DIRI/ Nafsu dari pada apa perintah Tuhan Seluruh Alam.

Simak firman Allah dalam gambar dibawah ini


Saya ada puisi bagus nih, saya kasih judul BUTA MATAMU... !!! Kesannya galak ya? Ya nggak apa-apa biar konsen bacanya,

Buta Matamu...

Orang buta itu bukan matanya yang tidak bisa melihat, tetapi hatinya yang buta
Bukan hidup yang gelap, tetapi hatinya yang gulita
Bukan karena tersesat, tetapi hatinya yang tidak ada cahaya


Keburukan nampak sebagai kebenaran
Karena mereka buta dari Cahaya Tuhan


Kesesatan diikuti dengan membabi buta
Karena kebenaran dinilai dari persepsi dan prasangka
Sebab itu mudah tertipu citra


Kebenaran memang tersamarkan oleh tipu daya
Keburukan menyelimuti gelap gulita
Tetapi mudah terlihat oleh hati yang bercahaya


Wahai kawan relakan nafsumu tunduk
Kepada Tuhan kita tawaduk
Agar cahaya hidayah mampu merasuk


N/B: Bagaimana belajar mencahayakan hati/ jiwa/ nafs? Saya ada pembelajaran magis7 yang membahas keajaiban rasa sejati. Kalau berkenan kunjungi webnya disini



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment