Mar 6, 2015

Kapan DOA Kapan Ikhtiar?

Assalamualaikum Pak Adhin, Perkenalkan nama saya Fulan (Samaran). Saya sebuah karyawan di sebuah salah satu perusahaan Swasta Di Surabaya yang menginginkan perbaikan taraf hidup dan ingin mendapatkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Di email bapak, bapak mengatakan bahwa " Pendusta DOA adalah mereka yang malam hari berdoa sampai menangis, esok hari mendatangi kawan dan sahabat sambil memelas untuk pinjam uang guna mencicil hutang. Malam hari Tuhannya Allah swt, pagi harinya sudah ada tuhan-tuhan lain selain Allah. Kalau begitu mana mungkin datang pertolongan_Nya? "

Lalu bagaimanakah caranya pak? apakah kita harus terus menerus berdoa agar mendapat uang atau rezeki dari Allah? kalau kita tidak bergerak atau berusaha mana mungkin pak uang itu datang sendiri dari langit?? Mohon penjelasannay pak. Terima kasih. Wassalamualaikum


Jawab: Pertanyaan diatas adalah hasil perenungan setelah membaca artikel saya  tentang penyebab masalah hidup betah nempel bertahun-tahun. Yang belum baca silahkan baca disini

Pertanyaan seperti ini tidak cuma ditanyakan oleh Mas Fulan, namun oleh saya juga dan sebagian besar dari kita-kita. Artikel diatas saya upload juga linknya di Face book. Silahkan add FB saya disini. Kemudian ada pertanyaan dari sahabat sbb,


Kemudian diantara sekian komentar ada koment dari sahabat kita berikut ini,

Bicara soal sedekah sy pernah mengalami sekitar 6 bulan yg lalu...ini bukan tipu tipu...fakta waktu itu saya cari kerja kesana kesini dpt kerja tp tak dpt duit hanya cukup buat makan saja...selang 15 hari kemudian ada temanku sms minta belikan pulsa...waktu itu sy g punya duit sama sekali tp sy jwb begini...insyaAlloh besok mas kalo sudah ada duit...entah itu kebetulan atau apa aku jg g tau esoknya dpt duit....lgsg aku kirim pulsa 25rb ke dia...dan ndilalah kersane Gusti Alloh...lgsg sorenya aku di call sama temanku yg lain dia nawarin kerja yg gajinya lumayan cukup dah buat makan dan di simpan....esok paginya lgsg sy berangkat dan Alhamdulillah sampai skrg masih lancar....jika di bandingkan dg nilai 25rb sy kira yg skrg jika sy hitung rupiah sudah 30jtan bahkan lebih dan itu sama sekali tdk sebanding sama sekali dg uang 25rb uang yg sy berikan....itulah sekelumit cerita sy yg sy alami...


Lalu kemudian saya sedikit jawab. Edin Buzra Kisah Hiroshi Akihiko dan Hania Omar memberikan hikmah bahwa ibadah (sedekah) dulu, ikhtiar nomor sekian. Maksudnya adalah kejar kedekatan (connect) kita kepada Allah swt dulu, maka kemudian akan dibukakan pintu kemudahan untuk kita jalani. Allah dulu, maka ikhtiar akan ditunjukkan

Seperti chat dibawah ini,


Pada saat saya posting artikel pertama Alhamdulillah banyak respon baik by FB, komentar bahkan ada yang BB dan SMS saya. Ada yang setuju ada juga yang masih tanya-tanya dimana pertanyaannya "Kapan doa dan kapan ikhtiar?".

Jawabannya sebenarnya sudah dijawab oleh Mas Hiroshi Akihito, yakni ketika dia bersedekah kemudian kemudahan datang. Artinya apa? Artinya yang pertama adalah berdoa dahulu. Mendekat kepada Yang Memiliki rezeki terlebih dahulu, kemudian baru menjalani ikhtiar. Sedangkan ikhtiar ini hasil dari kita beribadah kepada_Nya.

Misalnya begini,
  • Habis sedekah pol-polan kemudian uangnya habis dan kesulitan untuk makan. Namun tetap saja masih bisa makan. Lalu datanglah orang yang menawarkan sebuah pekerjaan dengan hasil yang menggiurkan. Disinilah dimulainya ikhtiar.
  • Setelah rutin dhuha 8 rakaat selama 3 bulan Zul kemudian mendapatkan sebuah peluang usaha, yakni usaha kaos. Tidak terasa usahanya sudah berjalan 2 tahun dan memberikan penghasilan yang besar.
  • Setelah tahajud rutin beberapa bulan Ibu Budi yang sebelumnya tidak bekerja sama sekali dan berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga tiba-tiba mendapatkan penghasilan belasan juta rupiah. Ternyata secara tidak sengaja ia menjadi makelar penjualan rumah sahabatnya.
  • Bambang sekarang ini rutin berjamaah di masjid. Sudah berbulan-bulan ia selalu jamaah, dan selalu berdoa dalam setiap sholatnya agar diberikan sebuah usaha sampingan. Tidak lama kemudian ia kenal dengan seorang sahabat Ustadz YM. Maka Bambang join dengan sebuah bisnis UYM agar bisa belajar dan dekat dengan beliau. Namun tidak disangkanya hanya beberapa bulan menjalankan bisnis ini ia sudah menjadi leader yang terpercaya dan mendapatkan bonus jutaan perbulan secara rutin. Dan yang pasti ia bisa kenal dan ngobrol dengan UYM.

Benar bahwa harta itu jatuh dari langit. Bruuukk... Maksudnya segala macam rezeki itu datangnya dari Sang Pencipta. Namun karena kita hidup didunia turunnya harta memakai wasilah/ media. Kalau tidak memakai wasilah khan jadi mengerikan. Masak ada baskom terbang membawa ikan bandeng? Atau uang yang beterbangan diangkasa? :)

Pointnya adalah, DOA dulu. Nanti ikhtiar atau wasilahnya akan dipilihkan, mana-mana yang baik dan mana-mana yang tidak baik. Dekatilah Allah swt melalui ibadah-ibadah, niscaya kedepan intuisi anda akan tajam dan mudah sekali menemukan peluang. Bukan rezeki yang anda cari, namun rezeki itu akan mendatangi anda. Kadangkala saya sampai menulis, ikhtiar itu nomor 12. Karena memang ikhtiar itu akan ada ketika kita sudah dekat dengan Yang Membagi Rezeki.

Lain soal kalau kita menggunakan logika. Maka kita kerja mati-matian namun hasilnya tidak pernah memuaskan dan seringkali jauh dari keberkahan. Karena apa? Karena kalau kita mengedepankan akal seringkali Tuhan dilibatkan hanya ketika sudah mentok/ buntu.

Presented
  • Rahasia kunci sukses, rahasia sukses dengan doa. Klik disini untuk membaca rahasianya.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment