Mar 4, 2015

Berjuanglah, Karena Allah Bersama Kita

Saya masih banyak menyaksikan betapa segolongan ummat Islam masih lemah dan mudah berputus asa karena beratnya ujian kehidupan. Saya sendiri juga masih lemah namun berjanji akan terus belajar menjadi kuat, karena memang muslim itu harus kuat.

Seharusnya sebagai muslim tidak ada rumusnya berputus asa, sebab seberat apapun tetap Innallaaha Ma'ana, Allah bersama kita. Adalah kebanggaan ketika Allah swt memberikan pembelajaran melalui kesulitan. Ada kesyahduan ketika Allah swt memberikan ujian. Ada suka duka, ada air mata ada harapan yang membuncah dalam dada.

Sobat...

Ingatlah ketika Nabi Ibrahim as berhadapan dengan Raja Namrudz, atau saat Nabi Musa as berhadapan dengan Firaun. Kenanglah kisah Nabi Muhammad saw dalam perang khandaq yang teramat berat. Ingatlah bahwa pertolongan Allah swt pasti datang, dan kemenangan pasti ada dalam genggaman.
Bangun dan bangkitlah. Meskipun tubuh basah oleh keringat, walaupun baju menjadi merah karena darah. Bangkitlah dengan sisa-sisa kekuatanmu, karena Allah swt yang akan menyempurnakan dan menyelesaikan tugas kita dengan sempurna.

Kita sedang berperang melawan hawa nafsu dan syetan. Maka berperanglah laksana ksatria. Pantang mundur pantang menyerah dan kalah. Majulah terus meskipun terhalang dinding kemustahilan. Yakinlah iman dalam dada yang akan mampu mendobrak segala rintangan yang ada. Apalagi Innallaaha Ma'ana, Allah bersama kita.

Kita belajar dari kisah Muhammad Al Fatih sang pembebas Konstantinopel. Betapa perjuangannya luar biasa. Maju terus pantang mundur, karena yakin berada dalam garis kebenaran. Beliau berjuang hendak merealisasikan salah satu hadist Rosulullah saw.

Perjuangan pembebasan Konstantinopel memakan waktu berhari-hari bahkan sebulan lebih. Perjuangan tersebut diisi dengan sholat malam dan puasa supaya keimanan tetap mengakar dalam dada. Perjuangan yang diisi dengan ibadah supaya keyakinan bahwa "Innallaaha Ma'ana" tetap tertanam, sehingga yakin akan datangnya kemenangan.

Hidup mulia dalam kemenangan, atau mati syahid membawa jiwa yang tenang. Allahu Akbar

Video trailler perjuangan pembebasan Konstantinopel.



Presented



Artikel Terkait



2 comments: