Feb 19, 2015

Sebuah Kisah Keajaiban Hutang

Assalamualaikum pak adhin.amalan2 dan petunjuk bpk sdh sy jalani, walaupun blm maksimal tapi sy telah merasakan. Begini pak sy dpt surat dr bank yg isinya dlm tempo tgl 18 ini tidak menyelesaikan kewajiban bulanan rumah akan di lelang.hari senin sy dan istri ke bank utk membicarakan masalah ini. Ssy ceritakan smuanya, memang Allah maha bijaksana, jawaban yg ga masuk akal "ok masalah tunggakan diabaikan saja dl.yg penting anda niat mau bayar". Sy kaget dengar ucapannya.padahal sama sekali sy blm punya duit utk membayarnya. Alhamdulillah Allah maha bijaksana sudah memberi jalannya, inilah yg baru sy rasakan pak adhin.wassalam. (Email dari sahabat AA)

Jawab: Waalaikum salam, alhamdulillah.

Ini kaitannya dengan hutang. Yakni keajiban mencicil yang ternyata kita belum sanggup untuk membayarnya. Lalu tanpa diduga pihak bank memberikan kemudahan dengan mengatakan "Tidak usah dipikirkan yang penting anda mempunyai niat membayar". Begitu kurang lebih. Luar biasa...

Ini salah satu hal yang amazing menurut sahabat kita. Namun jika kita memahami, maka jawaban seperti ini mah biasa saja. Nggak seru. Tetapi tetap saja hal ini adalah keajaiban, karena nggak menduga sebelumnya.

Memangnya yang seru gimana? Gini...

Sebelumnya siapapun yang sedang berhutang anggap saja sudah taubat. Maksudnya siap menerima apapun konsekuensi dari Allah karena kita berhutang. Ujung-ujungnya khan hutang juga salah kita kok. Kebanyakan begitu.

"Waah gimana ini, bulan depan harus bayar hutang sebesar 5 juta. Padahal secara logika nggak akan mungkin bisa mengumpulkan uang segitu dalam 2 mingguan ini, kecuali gali lubang tutup empang" Gitu kata Pak Budi.

"Sedekah emas mama saja Pah" Kata Istrinya

"Lah, masak disedekahin bukan dijual aja buat nambah2 nyicil hutang?" Jawab Pak Budi

"Dijual juga tak cukup Pah. Sedekahin aja, biar Allah yang ganti". Gitu jawab Istrinya

Dan tahukah anda bahwa Pak Budi masih bisa mencicil hutangnya yang sebesar 5 jutaan perbulan. Ini nggak masuk akal namun begitulah yang terjadi. Dan jangan salah ini kisah nyata lho?

Atau anggap saja setelah sedekah emas namun belum juga Allah ganti berlipat ganda, kemudian ditagih dan diancam disita. Maka the winner akan mengatakan, "Sita ya sita aja, khan punya Allah juga". Gitu... Ini khan seru. Jadi taubatnya beneran bukan taubat sambal. Kalau taubat sambal mengatakan sudah taubat, namun tidak mau kehilangan sesuatu miliknya.

Sayangnya biasanya kita masih berada disini. Yakni taubat disatu sisi dan disisi lain tidak mau kehilangan sesuatu. Tidak mau berkorban. Tidak mau benar-benar ikhlas karena Allah. Maunya apa? Maunya mendapatkan sesuatu yang amazing namun tidak dibarengi perbuatan yang amazing.

Kalau disita gimana? Jangan kuatir, Ke depan Insya Allah, paling ngontrak.. :). Tetapi jangan berhenti sampai disini. Proses doa terus berjalan dan pasti berending bahagia. Hutang pasti lunas dengan cara yang Amazing..

Wallahu A'lam

Dipersembahkan oleh
  • Rahasia Kunci Sukses, rahasia melunasi hutang segunung. Klik disini untuk detail



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment