Feb 21, 2015

Beratnya Istikomah dalam Tauhid

Siapa Tuhan anda? Maka kebanyakan manusia akan menjawab Tuhan Langit dan Bumi. Orang Islam biasa menyebut dengan Allah swt. Jadi secara hakikat banyak manusia yang mengatakan bahwa "Tuhan kami adalah Allah". Apakah berhenti sampai disini? Ternyata tidak.....

Kemudian Istikomah....

Naaaahhh, istikomah ini yang berat. Asli tidak ringan didalam maintain tauhid. Akan ada banyak ujian didalamnya dan jika lulus maka Insya Allah kemenangan akan didapatkan. Namun ya itu tadi, tidak mudah untuk istikomah.

Misalnya sbb
  • Kalau lagi banyak hutang pusing nggak?
  • Kalau hari ini uang habis, maka untuk kebutuhan esok hari bingung nggak?
  • Kalau bisnis rugi dan gulung tikar panik nggak?

Pointnya adalah tidak mudah dalam istikomah. Saya bicara hal ini dalam konteks praktek, bukan teori. Kalau teori mah mudah sekali menasehati atau menulis, namun dalam pembuktian inilah yang susah. Di fase inilah biasanya kita di goncangkan dengan goncangan yang dahsyat.

"Ya Robb, kapan sih pertolongan_Mu datang? Kami sudah sangat maksimal didalam mememnuhi segala perintah_Mu. Beribadah kepada_Mu. Dhuha dan tahajud sudah 12 rakaat. Sedekah sudah habis-habisan dan nyaris tidak menyisakan untuk kami. Tapi kapan kemudahan itu datang?"

Nah disinilah kita digocangkan dengan dahsyat. Disaat kita sangat butuh pertolongan Allah swt, disaat penungguan itulah seakan-akan pertolongan itu tidak jua datang. Padahal Allah swt sendiri berfirman bahwa pertolongannya itu dekat. Lalu kapankah yang dimaksud dekat itu?

Sekali lagi inilah ujian keistikomahan..

Padahal kalau kita yakin bahwa Allah akan menjamin rezeki semua manusia apalagi mereka yang istikomah dalam ucapan tauhid maka rasa takut ini tidak akan ada lagi. Tetapi itulah manusia dan disinilah sebenarnya ujian yang sesungguhnya. Karena manusia itu tidak mempunyai ilmu masa depan, oleh sebab itulah mereka takut.

Kita sedang belajar. Dan belajar butuh yang namanya amal. Teruslah belajar Insya Allah ke istikomahan kita didalam ber Tuhan lama-lama akan baik.

Padahal istikomah itu tadi adalah sebuah syarat bagi pertolongan Tuhan. Yakni disaat sepertinya semua serba buntu namun kita tetap yakin bahwa Allah swt akan menolong kita, maka Janji_Nya inilah yang terjadi.

Janji apa? Yakni akan didatangkan bantuan berupa para malaikat Allah, lalu akan dibukakanlah pintu kesulitan yang selama ini serasa mustahil terurai. Ujungnya adalah surga, yakni berbagai kemenangan, kebahagiaan, kekayaan, kesuksesan dan kemuliaan hidup lainnya.

Sekali lagi aturan ini berlaku hanya untuk mereka yang istikomah

Allah swt berfirman,

"Sesungguhnya orang yang mengatakan, 'Tuhan kami adalah Allah', kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Merekalah orang-orang yang mewarisi surga, kekal didalamnya sebagai balasan apa yang sudah dilakukan." (QS Al- Ahqof: 13-14)

Presented by
Rahasia kunci sukses. Rahasia meraih istikomah. Klik disini untuk detail



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment