Feb 8, 2015

Apakah Atheis Yang Baik Akan Masuk Surga?

Kadangkala ada pertanyaan menggelayut dalam benak banyak orang, yakni pertanyaan "Apakah Atheis Yang Baik Akan Masuk Surga?". Atau lebih detailnya, "Apakah atheis, Kristen, Yahudi, dan orang selain Muslim namun akhlaknya baik akan masuk surga?". Apakah anda bisa menjawabnya? Kalau bisa barangkali saya boleh minta tolong untuk menambahkannya.

Saya akan mencoba menjawabnya...

Jika pembaca blog ini adalah dari berbagai kalangan kemudian saya menjelaskan dari perspektif Islam sangat mungkin mereka akan mengatakan, "Iya anda kan muslim, makanya jawabannya selalu saja berkaitan dengan aturan Muslim".

Benar sekali saudara.. Dalam Islam semua dosa akan diampuni kecuali dosa syirik. Yakni menduakan Tuhan Yang Maha Kuasa. Yakni ada tuhan-tuhan lain selain Allah, maka dosanya tidak terampuni dan mereka akan masuk neraka, apalagi yang tidak ber tuhan? Namun saya akan banyak membahasnya dari sudut pandang logika dan akal sehat. Saya tidak akan mendalil 1 ayatpun yang bisa jadi akan membuat anda lari.
  • Atheis tidak bertuhan maka masuk neraka
  • Yahudi menganggap Uzair adalah anak Tuhan, artinya syirik
  • Kristen menganggap dan meyakini Yesus adalah anak Tuhan dan tuhan itu sendiri, ini syirik
  • Dan semua agama serta keyakinan yang menganggap makhluk lain sebagai tuhan selain Allah maka syirik dan tidak akan diampuni

Hanya muslim saja yang menyembah 1 Tuhan, Allah swt.

Saya kasih analogi... Bagaimana jika pasangan (suami/ istri) anda selingkuh atau menduakan anda? Maka 100% akan mengatakan cerai, kecuali yang punya kepentingan tertentu.

Apakah anda rela diselingkuhi? Apakah anda rela diduakan padahal selama ini andalah yang berkorban untuk dia, andalah yang mengurus seluruh kebutuhan hidupnya lalu kemudian dikhianati?. Rela? kalau anda rela maka saya ikut mendoakan. Bagaimana tidak? Rela artinya ikhlas, menerima, bahagia dll. Ini doa.. Maka saya juga ikut mendoakan... Hehehe

Tidak saudara... Kita tidak akan rela dikhianati. DIA Sang Pencipta yang memberikan kita hidup, yang memberi makan, rezeki, pasangan, keturunan dan bahkan segala-gala kebutuhan kita hidup di dunia. Lalu mengapa kita enggan menyembah_Nya dan lebih suka menyembah selain_Nya? Mengapa coba?

  • Mengapa anda tidak percaya DIA Sang Pencipta? Ini untuk atheis
  • Mengapa anda memasukkan Tuhan Sang Pencipta dalam pikiran anda yang kecil dan terbatas? Artinya anda mencipta tuhan melalui otak anda. Ini untuk mereka yang berani mendefinisikan dan membayangkan tuhan dalam benaknya, baik Kristen maupun Yahudi dll

Tetapi khan banyak atheis yang baik dan suka menolong? Apalagi kawan Kristen, Yahudi, Hindu, Budha dan lain sebgainya. Mereka banyak yang baik.

Okelah anda benar, bahwa banyak dari mereka yang baik. Kalau perlu saya tambahkan, banyak muslim yang malah tidak baik. Tetapi tetap banyak juga yang baik. Kesimpulannya banyak manusia dipenjuru bumi dalam berbagai agama yang akhlaknya baik.

Bagaimana pendapat anda kalau anda mempunyai seorang pasangan baik Istri atau suami yang baik hatinya namun doyan selingkuh?

"Pah, makanan sudah siap dimeja makan. Makanan kesukaan Papa" Kata seorang Istri dalam SMS nya
"Makasih ya Mah, kamu memang Istri yang baik" Kata suaminya membalas SMS

"Iya dong, Mama gitu lho? Oh ya Pah, Mama mau keluar dulu ya?" Balas Istrinya
"Kemana Mah?" Tanya suami

"Ke Mas Bambang, tadi dia SMS katanya mau ngajak tidur bareng" Jawab Istrinya
"Maksud mama, mama mau selingkuh?" Tanya suami

"Iya Pah, malah sudah sering kok, kemarin sama Pak Budi kemarinnya sama yang lain lagi". Gitu jawab istrinya

Apakah dikarenakan istri anda baik lalu anda sebagai pasangannya akan menjawab begini, "Oke, ati-ati ya Ma, salam buat mereka semua" Apakah gitu?. Yang ada pasti darah kita akan mendidih. Tidak peduli sebaik apapun pasangan kita tetap kita tidak akan rela diduakan.

Kisah ini hanya analogi saja, bukan beneran. Supaya kita mudah memahami bahwa bertuhan selain Allah sama saja dengan menduakan_Nya atau syirik. Dan dosa syirik tidak akan diampuni. Siapa yang melakukan dosa syirik kemudian tidak bertaubat atau mati dalam keadaan syirik maka mereka akan masuk neraka dan kekal didalamnya.

Karena Tuhan Maha Baik, maka dosa syirikpun akan diampuni, asalkan sadar dan kemudian bertaubat sebelum ajal menjelang. Begitupun manusia yang tidak melakukan dosa syirik namun melakukan dosa lain yang besar, misalnya Zina. Maka jika bertaubat sebelum meninggal dunia akan diampuni. Namun jika kita melakukan dosa besar lalu meninggal dunia sebelum bertaubat maka anda akan mampir dulu ke neraka entah seberapa lamanya. Milyaran tahun mungkin?

Jika menganalogi lagi dengan pasangan suami istri, maka seburuk apapun pasangan kita, asalkan tidak selingkuh bisa jadi biduk rumah tangga akan tetap dipertahankan. Tetap kitanya seringkali merasa jengkel, marah, dongkol dan lain sebagainya, namun tidak menceraikannya. Mengapa? Karena ia tipe yang setia. Ini analogi dari dosa besar selain syirik

Kalau dosa syirik tidak akan diampuni sebaik apapun mereka.Semua amal baik mereka akan beterbangan layaknya debu sehingga habis tak tersisa. Karena apa? Karena mereka ber tuhan selain Tuhan Yang Maha Esa, atau bahkan tidak mengakui adanya Tuhan Sang Pencipta yang telah memberikan berbagai kebutuhan kita didunia.

Ada 2 tipe Atheis..
  • Mereka yang mengunakan akalnya dalam pencarian Tuhan, namun berkesimpulan bahwa tidak ada campur tangan Tuhan dalam alam semesta
  • Mereka yang menggunakan nafsu. Jadi buat apa ber Tuhan kalau harus menjalankan ini dan itu. Buat apa ber Tuhan kalau dilarang ini dan itu. Zina itu memberikan kenikmatan dan sensasi badaniah, dan dalam semua agama Zina dilarang. Mending tidak punya agama, biar tidak ada larangan dan bebas menuruti hawa nafsu

Tetapi percayalah bahwa semua manusia termasuk atheis sekalipun sudah tertanam program default yakni mahluk yang ber Tuhan. Dijamin ketika dalam kondisi terjepit atau buntu maka software itu akan muncul. Jika maju ke depan dimakan singa, jika mundur ke belakang jatuh ke jurang maka ia akan berkata, "Tuhan tolonglah aku". Padahal sebelumnya mulutnya berkata tidak ada Tuhan, namun hatinya akan jujur ketika kondisinya sangat ekstrim dan membahayakan.

Demikian juga Kristen, Hindu, Budha dan segala macam penganut agama. Ketika bahaya kematian sudah didepan mata dan seakan-akan sudah tidak bisa ditolak lagi maka menyerulah ia dengan ucapan tauhid itu tadi. Hilanglah sudah tuhan-tuhan lain selain Allah, bahkan mereka berjanji jika lolos dari bahaya tersebut, maka mereka akan menjadi hamba yang shaleh. Bagaimana jika lolos? Tiba-tiba mereka lupa dan kembali kepada keingkaran atau kekafirannya.

Ini jawaban pertanyaan diatas. Jawaban dari satu sisi dari sekian banyak jawaban yang bisa anda cari. Jawaban dari sisi lain Insya Allah akan coba saya share di artikel lainnya.

Wallahu A'lam



Artikel Terkait



19 comments:

  1. Apakah benar hanya muslim saja yang menyembah satu tuhan? Menurut definisi dari kamus besar bahasa Indonesia, Esa memiliki makna tunggal, satu. Sesuai dengan pancasila yang disusun oleh para founding fathers Indonesia, yaitu sila pertama, ketuhanan yang maha esa, menurut saya segala agama yang diakui di Indonesia memiliki tuhan yang cuma satu. Tidak hanya islam. Bukankah demikian?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan kalau menurut anda begitu..

      Delete
    2. Kalau menurut saya demikiam itu min. Kalau menurut admin sendiri bagaimana? Berarti kristen, katholik, hindu buddha dan kong hu cu memiliki tuhan lebih dari satu?

      Delete
    3. Terlepas dari ajaran awal yang murni (benar) kemudian seiring waktu mengalami distorsi, Menurut saya Kristen saat ini meyakini atau memiliki 3 tuhan, hindu, budha juga demikian yakni memiliki banyak dewa-dewa. Konghucu memanusiakan tuhan.

      Delete
    4. Sumber manakah yg anda rujuk hingga berkesimpulan demikian? Tak pernah ada org beragama kristen hindu maupun buddha yg bertuhan lebih dari 1.
      Selain itu, apa maksud dari memanusiakan tuhan?
      Terima kasih atas jawabannya, maaf jika sudah terlalu banyak tanya

      Delete
    5. Itulah yang saya pahami. Barangkali Mas/ Mbak anonim punya pendapat pribadi tidak ada masalah. Silahkan saja....

      Delete
    6. Hanya meluruskan saja, bahwa pemahaman anda menurut saya kurang tepat. Sebagai salah satu penganut agama yg anda sebutkan tadi, saya hanya bertuhan kepada 1 tuhan. Sama halnya dengan anda yg muslim. Mungkin memang tuhan saya memiliki byk nama, tapi bukankah tuhan seorang muslim juga punya banyak nama? 99 kalau tidak salah, ditambah Allah menjadi seratus. Atau apakah saya yg salah min?

      Delete
    7. Wah kayaknya Mas/Mbak anonim ngikutin blog saya nih. Jadi merasa tersanjung banget2. Hehehe. Salam persaudaraan ya?

      Kalau boleh tau apa agama Mas/Mbak? Kalau tidak boleh tahu juga tidak apa-apa. Saya tidak hendak memaksakan apapun kepada anda apalagi memaksakan agama. Tidak sama sekali.

      Keyakinan kami semua agama itu awalnya menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Pesan ke Esa an Tuhan itu dibawa oleh nabi-nabi kepada kaumnya masing-masing dari segala penjuru bumi. Di arab, di palestin, di Indhia, China, dan di belahan bumi yang berdiam sebuah kaum disitu. Setelah ke Esa an Tuhan mulai luntur lalu diturunkan kembali Nabi yang lain.

      Demkian juga agama abrahamaik diturunkan nabi-nabi secara estafet baik David, Solomon, Moses, Yesus (Esau) sampai kemudan Mohamet. Dan keyakinan kami Nabi Muhammad saw adalah nabi terakhir untuk semua manusia.

      Tuhan dalam Islam adalah Allah. 99 Nama Allah dalam Islam adalah asmaul husna atau nama-nama yang baik (Sifat) milik Allah swt. Misalnya Ar Rohman yang artinya Allah Yang Maha Pengasih, Ar Rohim yang artinya Allah Yang Maha Penyayang, Al Kholiq yang artinya Allah Yang Maha Pencipta dll. Apa ini berarti tuhanya banyak? Nggak dong. Tuhan kaum muslimin adalah Allah yang ahad (Esa), kepada_Nya kita bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu apapun yang bisa menyerupai_Nya.

      Kalau anda bilang 99 sebenarnya kurang tepat, karena jumlahnya tak terbatas. 99 itu yang mashur dan banyak difirmankan dalam Al Qur'an.

      Gitu...

      Delete
    8. Justru inilah indahnya keberagaman, dimana orang bisa saling bertukar pikiran. Salam saudara juga min haha
      Saya pun tidak hendak memaksakan agama saya kepada anda min, tapi saya cuma hendak memaksakan pemahaman anda agar berubah, bahwa saya tidak menduakan tuhan saya. Mungkin abang admin belum mengetahui, untuk itu saya memberikan penjelasan. Salam damai salam saudara walau beda pandangan haha
      Sangat mirip dan persis sifat2 tuhan yg islam miliki, saya kira setiap agama di Indonesia memiliki sifat ketuhanan yg sama. Saya pun memandangNya demikian

      Delete
    9. Wah bagus kalau begitu. Mari kita meng Esa kan Tuhan, Sang Pencipta Semesta Alam. Hanya DIA satu-satunya yang wajib disembah dengan tidak menyekutukan/ menduakan dengan apapun jua. Tidak dengan patung, gambar, juga imajinasi pikiran.

      Nah ini yang saya suka, damai walau beda pemikiran dan pandangan. Trmksh sudah mengikuti blog sederhana ini. Salam untuk anda dan keluarga

      Delete
    10. Jika saya ingin berdiskusi tentang agama, ketuhanan, serta segala yg berhubungan dgn hal tersebut dgn anda, apakah forumnya disini bang admin? Jarang saya temui orang lain yg dapat terbuka jika berdiskusi masalah itu
      Masih banyak persoalan2 yg saya ingin tau pendapat serta pandangan anda

      Delete
    11. Boleh disini atau inbox di FB https://www.facebook.com/profile.php?id=100004027167258

      Insya Allah boleh diskusi apapun

      Delete
  2. Jika memang tuhan di agama lain selain islam pun cuma satu, apakah mereka akan masuk neraka juga? Saya ambil contoh agama hindu. Agama hindu juga hanya bertuhan kepada satu tuhan, yang di Bali disebut sang hyang widhi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah siapa saja yang dihatinya ada iman kepada Tuhan YME akan masuk surga, apapun kepercayaannya. Dan iman itu pada suatu saat akan mengantarkannya kepada Islam

      Delete
  3. Saya punya banyak temen non muslim bahkan sering berbincang dengan orang yg Atheis. Tapi disini saya tidak akan membahas Atheis. Yang saya ingin tanyakan adalah tentang orang yg Non Muslim dari sejak mereka lahir.
    Jadi begini, mungkin bapak bisa berkata dan memiliki sudut pandang seperti ini karena BERUNTUNGNYA bapak lahir dari rahim seorang muslim. Maka dari sejak bapak lahir bapak diprogram utk mengikuti dcerita2 sejarah islam, cara menyembah Tuhan, siapa Tuhan kita, bisa disimpulkan bahwa Basic bapak memang sudah Islam semenjak bapak lahir dan besar sehingga bisa berpikiran seperti ini. Istilahnya bapak disuapi oleh org tua bapak.
    Nah bagaimana dengan org Non muslim yang memang sejak lahir sudah diberi dan disuapi tentang agama mereka masing2 oleh org tuanya? Sehingga mereka besar dengan pemikiran bahwa Tuhan mereka adalah Tuhan yang dikenalkan pada mereka sejak mereka lahir. (Ex: Yesus), maka merekapun tumbuh besar dan mempercayai apa yang diberi oleh org tua mereka. Dan karena setiap agama juga secara universal mengajarkan hal yg baik, itu seperti memenjara mereka pada agama mereka dan membuat mereka tidak mau mengenal bahkan menyentuh agama lain. Jadi diotak mereka udah terprogram bahwa memang agama mereka yg benar.
    Contohnya kalo misalkan bapak dilahirkan dari rahim seorang budha/kristen lalu bapak tumbuh besar dengan cerita dari masing2 agama bapak lalu ada org islam yang berbicara panjang lebar tentang agama mereka dan menganggap dirinya benar. Apa bapak yakin bahwa saat itu bapak akan percaya akan apa yang mereka katakan? Seperti yg bapak katakan diatas bahwa Tuhan itu hanya Allah. Bagaimana dengan mereka yang memang sudah percaya bahwa Tuhan mereka adalah yg dikenalkan pada mereka sejak kecil dan tugas mereka skg adalah menyebarkan kebaikan selama mereka hidup. (dan bapak bilang mereka bakal tetep masuk neraka meskipun berbuat baik)
    Nah loh, mereka kan nggak tau, pak. Basic mereka bukan islam, merekapun nggak minta dilahirkan sebagai org non-muslim. Jadi, apa menurut bapak itu adil? Jika adil saya minta penjelasannya.

    PS: disini saya seorang muslim, tidak bermaksud menjelek-jelekan/meragukan agama sendiri. Saya masih pelajar, saya hanya sering bertanya-tanya tentang masalah ini dan tidak pernah mendapat jawaban yg saya inginkan. Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba cek jawabannya disini http://www.adhinbusro.com/2015/02/fitrah-perjalanan-mencari-islam.html

      Delete
  4. Assalamualaikum wr.wb saya mau bertanya kepada anda? orang non muslim selalu baik dan membantu orang yang tidak mampu dan berbagi kepada anak yatim apakah agama non muslim masuk surga tolong jawab thanks

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum wr.wb saya mau bertanya kepada anda? orang non muslim selalu baik dan membantu orang yang tidak mampu dan berbagi kepada anak yatim apakah agama non muslim masuk surga tolong jawab thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak muslim yang baik, demikian pula kristen, atheis dan lain sebagainya. Apakah mereka masuk surga? Jawabannya ada dalam artikel diatas Mas Ji. Wallahu A'lam

      Delete