Feb 8, 2015

20 Dosa dan Kebohongan Jokowi

Maaf saya tidak hendak menuduh siapapun, hanya bertanya-tanya why? Dahulu Pak Jokowi sampaikan masalah  banjir itu gampang solusinya, pun dengan macet. Tetapi dari awal beliau jadi Gub DKI kemudian jadi Presiden dan Pak Ahok sebagai gantinya. banjir dan macet malah semakin parah. Bahkan ada salah satu media Internasional yang menulis bahwa Jakarta adalah kota dengan lalulintas terburuk sedunia.

 

Kalau ditotal berarti tahun 2015 ini sudah menginjak atau jalan tahun ke 3. Sudah setengah jalan, namun progressnya sepertinya tidak jelas. Ini apa karena saya yang kurang info apa memang begini ya?

Silahkan diingat-ingat kembali
  1. Dulu kita sempat bangga dengan Pak Jokowi yang pro Esemka, tetapi berita sekarang ini bukan pro Esemka lagi tetapi Proton. Apa JKW menolak mobil murah karena memang akan menjadi saingannya Proton apa ya? Nggak tahu saya
  2. Dahulu kita terbuai dengan janji beliau. Katanya akan membuat monorail, namun sekarang proyeknya malah mangkrak
  3. Ada lagi tol laut, kemudian pulau di samudra, rumah deret, kampung apung dan entah apa lagi. Namun semua masih sebatas konsep bahkan sebagian besar mangkrak. Kalaupun ada paling cuma satu dua contoh saja. Apakah ini hanya digunakan sebagai alat pencitraan? Nggak tahu saya, tapi faktanya semua proyek hanya menggelegar di awal saja.
  4. Ada lagi satu contoh yang menggelegar. Apa itu? Pasar tanah abang. Alhamdulillah sudah tertata walaupun tetap saja Blog G sepi pengunjung. Diharapkan satu contoh bisa menular ke tempat yang lain, yakni memasukkan para pedagang kedalam pasar tradisional. Mana buktinya? Satu doang yang diblow up, yang lain kacau...
  5. Apa kabar pengerukan waduk pluit, ria-rio, kali ciliwung dan sebagainya? Lagi-lagi tenggelam dan hilang.
  6. Terus dulu suka sekali sidak, marah-marah lalu pecat. Jepret sana sini masuk koran dan menjadi headline. Apa kabar sekarang? Apakah sidak-sidak ini sukses? Kok sudah nggak ada kabar beritanya?
  7. Dulu suka sekali rotasi sana sini, ganti lurah, camat dan bupati. Ada lurah Kristen membawahi mayoritas muslim. Lalu pasanglah dengan sosok yang berwajah imut-imut. Tetap saja menimbulkan ketegangan. Lalu siapa yang salah? Pasti yang disalahkan warga. Hallooo??
  8. Apa kabar busway trans Jakarta? Apakah masih diperiksa dugaan korupsinya apa sudah tenggelam dengan hiruk pikuk politik saat ini?
  9. Dulu kita tergoda dengan slogan memanusiakan manusia, tetapi sekarang mana? Bukan memanusiakan manusia malah membinatangkan manusia, hehehe. Iya, karena selepas JKW penggusuran paksa terjadi lagi terlepas apapun alasannya
  10. Dulu kita sempat terbang melayang karena katanya penyelesaian macet jakarta itu mudah atau tidak susah-sauah amat. Apalagi jika JKW jadi presiden. Namun sekarang malah menjadi kota dengan lalulintas terburuk sedunia. Macet malah semakin parah
  11. Dulu kita sempat fly, karena janji-janji bebas banjir. Namun sekarang ini malah makin parah banjirnya. Pas masuk istana Gub bilang ada sabotase.. Kok malah nyalahin orang lain?
  12. Dulu katanya akan berjuang dan tegas untuk kontrak Freeport. Tetapi sekarang malah sudah diperpanjang kontraknya
  13. Dulu katanya Pro Rakyat dan tidak akan menaikkan BBM. Tetapi belum genap 3 bulan BBM sudah naik dan mencekik, lalu turun perlahan-lahan dan nyaris normal kembali. Tetapi khan harga sudah terlanjur naik?
  14. Dulu katanya Pro Rakyat, tetapi sekarang listrik Naik, Gas Naik, dan sebagian besar kebutuhan pokok naik sebagai imbas kenaikan BBM
  15. Dulu katanya pro rakyat, namun saat ini gencar sekali Meme atau pesan sindiran yang dialamatkan pada JKW. Saat ditanya dan nggak ada jawaban maka enteng saja jawabnya, "Bukan urusan saya". 
  16. Dulu suka jeprat jepret, masuk Got lalu difoto-foto dan masukin koran. Semua memuji beliau. Namun kini mana beritanya? Kok hilang? Apa cuma pencitraan apa ya?
  17. Dulu sepertinya sangat mendukung mayoritas didalam menjalankan agamanya. Tetapi sekarang marak berita Jilbab dilarang, alkohol dilegalkan, pengajian ditekan, ijin tabligh akbar dipersulit, liberal dikasih ruang, apa lagi??? Kesannya sangat terasa memojokkan Islam, orang bodoh juga tahu.
  18. Dulu wara-wiri sama KPK seakan-akan sangat mendukung pengentasan korupsi. Tetapi sekarang kok malah menekan? Apalagi partai pengusungnya PDIP yang santer mengkriminalkan KPK? Kenapa ya?
  19. Terlepas dari manapun desakan/ tekanan maka tetap saja beliau menunjuk Jaksa Agung dan atau pimpinan POLRI adalah orang yang bermasalah, bahkan salah satunya sudah menjadi tersangka. Dulu gitar saja dikembalikan ke KPK, tetapi sekarang? Kenapa bisa begini?
  20. Mengapa dulu akrab sama KPK tetapi sekarang malah partai pengusungnya dan teman-temannya mengkriminalkan semua pimpinan KPK? Kenapa?
  21. Silahkan anda tambahkan sendiri....

"Maafkan saya Pak Jokowi, bukan saya hendak membuka aib, namun hendak membuat Bapak eling, bahwa Bapak dipilih Rakyat untuk mengemban amanah rakyat dan Tuhan. Saya tetap mendoakan Bapak kok".

Mungkin saya yang salah persepsi, tetapi begitulah yang saya lihat. Saya sih berharap semoga apa yang saya tulis salah. Bahwa JKW atau Ahok itu sedang bekerja keras sampai sekarang memenuhi janji kampanyenya dahulu kala. Tetapi ini sudah jalan tahun ke 3 lho? Menurut saya belum ada progress yang jelas, malah adanya kemunduran demi kemunduran.

Yang persepsinya sama dengan saya ayo kita sama-sama gigit jari. Harapan kita yang menjulang tinggi kandas. Begitu mudahnya kita tergoda dengan pencitraan kemudian mencinta membabi buta. Sekarang terima saja getahnya. Mulailah untuk membuka wawasan, pikiran dan hati untuk menerima fakta. Tidak lagi mengikuti perasaan yang mudah sekali tertipu penampakan luar saja.

Kalau itu benar maka katakan benar, kalau itu salah maka katakan salah. jangan sampai perasaan dan hawa nafsu menjadikan salah jadi benar dan benar jadi salah.


Ya sudah, sekarang saatnya DOA, semoga apa yang buruk-buruk bisa berganti dengan yang baik-baik. Insya Allah yang berhati jahat dan zalim akan terbuka kedoknya pada saat yang tepat. Dan siapa-siapa yang benar akan terbuka seiring waktu.Semoga Pak Jokowi diberikan petunjuk dan kekuatan agar komitmen pada janjinya dan juga menegakkan kebenaran dalam bingkai kebenaran Ilahi. Amin

Wallahu A'lam



Artikel Terkait



4 comments:

  1. inspiratif banget, keren. Mari doakan indonsia

    ReplyDelete
  2. Mencoba memberi pendapat dari sisi yang berbeda, bukan berarti saya pro terhadap segala kebijakan Jokowi, hanya saja ada beberapa poin pada artikel tersebut menurut saya 'ngganjel'. Memang saya tidak tinggal di Jakarta, tapi sedikit banyak saya tau perkembangannya melalui media - media massa sekarang mulai dari saat Jokowi menjabat gubernur hingga kini menjabat sebagai presiden
    Maju salah mundur juga salah. Mungkin itu yang akan saya katakan mengenai Jokowi. Sejatinya, tidak hanya Jokowi tetapi juga banyak pemimpin di berbagai negara. Dalam mengelola suatu pemerintahan ada kepentingan - kepentingan yang menurut saya haruslah sebagian ada yang di prioritaskan.
    Masalah BBM. ironi memang, ketika BBM naik, maka harga-harga yang lain pun ikut naik. Yang perlu kita cari lagi, mengapa BBM ini naik? Ternyata, harga minyak dunia naik, oleh karena itu harga BBM yang dijjual dalam negeri pun juga harus ikut naik, kalau tidak siapa yang mau menutupi kekurangannya? Lagipula, ada juga yang namanya kebijakan pengalihan anggaran yang bisa di alihkan ke yang lebih penting, pendidikan.
    Masalah penggusuran dengan alasan apapun. Mengapa juga mereka digusur kalau tidak ada perkara? Tidak mungkin. Maka dari itu kita harus selidiki dulu apa perkaranya. Banyak kasus di media yang menyatakan bahwa penggusuran lantaran tak punya surat tanah. Si pemilik surat mmeminta tanahnya kembali, wajarkan? Dia ingin mengambil apa yang menjadi hak nya. bayangkan jika tanah tersebut tanah anda dan digunakan oleh orang lain seenaknya tanpa memberi anda uang sewa
    Masalah lurah kristen. Memangnya kenapa kalau lurah kristen menjabat di kawasan mayoritas muslim? lantas hal tersebut menjadi masalah? menimbulkan ketegangan? Apakah pernah orang kristen protes daerahnya dipimpin muslim? Saya tidak pernah mendengar kejadian begitu. Yang jadi permasalahan adalah warganya, mungkin kurang mengerti maksud dari Bhinneka tunggal ika pada lambang Garuda. Masyarakat seperti demikian perlu diberikan edukasi. Oleh karena itu pengalihan anggaran subsidi BBM lebih baik di alihkan pada pendidikan
    Terlalu panjang komentar saya jika dikupas satu persatu. Saya tidak membela siapapun, tapi saya yakin bahwa setiap keputusan dimaksudkan untuk yang terbaik. Percaya terlebih dahulu pada kepemimpinan Jokowi sebagaimana rakyat Indonesia memilih dia. Koreksi saya jika saya menulis sesuatu yang salah, maaf sebesar - besarnya jika ada yang tersinggung.
    Hidup Indonesia!!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tambahan yang bagis dan inspiratif. Makasih ya?

      Delete