Jan 5, 2015

Sudah Berdoa Namun Tidak Kunjung Dikabulkan Bagian 3

Anda sudah membaca artikel sebelumnya? Kalau belum silahkan baca dulu disini. Kita akan membahas lebih dalam lagi mengapa doa kita serasa tak kunjung terkabulkan. Inilah prasangka kita kepada Allah swt, yakni menganggap DIA tidak Maha Kuasa Mengabulkan Doa. Kalau prasangka anda seperti ini ya selamanya tidak akan dikabulkan. Oleh karena itu yang sangat penting adalah cari iman (keyakinan) kemudian sempurnakan iman itu 100% full kepada Allah swt.

Tentu saja dalam hal ini anda tahu apa makna daripada DOA. Doa adalah permohonan kepada Allah swt yang berkaitan dengan keinginan kita. Misalnya ingin hutangnya lunas, maka ia berdoa kepada Allah swt supaya hutangnya segera lunas. Atau ingin menjadi orang yang sukses dan kaya, atau ingin memiliki keturunan dan lain sebagainya. Inilah sebagian dari hajat manusia disamping hajat-hajat yang lain.

Mengapa serasa doa tidak kunjung dikabulkan? Sekali lagi ini tentang prasangka anda kepada Allah swt. Anda merasa pinter, oleh karena itu mempertanyakan tentang hal ini. Maksudnya adalah anda merasa layak mendapatkan karunia yang besar, karena sudah berdoa. Padahal dalam banyak kasus kita tidak sedang berdoa kepada Allah. Nah lo????

Pembahasan ketiga ini masih ada kaitannya dengan pembahasan sebelumnya yakni belajar arti dari iman atau tauhid. Karena ini sangat penting untuk kita pahami bersama. Kalau iman ini sudah benar, maka pembelajaran hikmah kehidupan yang lain akan mudah diikuti.

"Ya Allah, mengapa saya sudah berdoa kepada_Mu namun belum juga Engkau kabulkan? Apa yang salah dengan kami?"

Salahnya besar bos... Apalagi dosanya, tambah besar lagi :). Mari kita buktikan.. Anda sudah berdoa kepada Allah swt dengan kalimat doa, baik sehabis sholat, sehabis dhuha, tahajud atau sesuka anda. Ini bagus sekali, dan tahukah anda doa kita semua langsung dijawab? Ternyata hanya sedikit yang tahu dan paham.

Sekarang coba dijawab..
  • Anda berdoa kepada siapa? silahkan dijawab..

Maka jawabannya akan seragam, yakni berdoa kepada Allah swt. Siapa Allah? DIA adalah Tuhan Langit dan Bumi dan segala isinya. Dialah Raja Diraja.. DIA Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dialah Yang memberi rezeki kepada Mahluk_Nya, DIA pula Yang melapangkan dan menyempitkan rezeki. Ini harus dibaca berulang-ulang supaya paham.

Satu lagi yang harus anda ulang-ulang supaya paham, "Tidak ada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi_Nya, Maha Suci Allah dari apa-apa yang manusia sifatkan"

Ketika anda berdoa lunas hutang misalnya, kemudian hutang anda malah semakin besar maka sesungguhnya itu semua bentuk jawaban doa anda selama ini.

"Ya Allah, kami sudah berdoa supaya hutang lunas, tetapi mengapa hutang malah tambah besar?". Nah lo, ini cacat iman. Anda ragu-ragu. Inilah kebanyakan kesalahan kita didalam berdoa namun tidak mau ngaku kalau salah. Kita ini memang sering kebangetan. Sudah bodoh, salah tapi nggak mau belajar dan nggak mau ngaku salah. Jadi seakan-akan kita mensifatkan Allah tidak Maha Kuasa. Ini khan kelewatan?

"Alhamdulillah ya Allah, hutang saya tambah besar. Tambahin lagi nggak apa-apa, mudah-mudahan bisa mengikis dosa-dosa kami. Lagian kami yakin kok, Engkau akan melunaskannya walau hutang kami sebesar gunung". Nah, ini baru iman yang keren.

"Astaghfirullah, hutang kok malah nambah banyak, 2 hari lagi penagih datang. pinjam kemana lagi ya? Mau nggak mau harus hutang ke rentenir, habis mau gimana lagi? Sudah doa namun nggak dijawab". Naaah ini lebih parah lagi. Ini namanya cacat tauhid. Cacat tauhid dengan menduakan Tuhan. Khan sudah doa, kenapa kemudian doanya beralih ke rentenir? Emangnya tuhannya beralih dan berubah menjadi rentenir? Paham nggak ini?

"Alhamdulillah hutang nambah banyak, ini juga kesalahan saya, ntar juga lunas. Kalau debt collector 2 hari lagi datang, ya datang aja. Mau menghina, marah, mengambil aset silahkan saja. Allah ngelihatin kok. Warhamni... Masak Allah swt nggak kasihan sama saya yang sedang belajar taubat?" Ini juga keren. Tauhidnya mantap. Tidak bergeming apapun yang terjadi tetap Tuhannya adalah Allah swt.

"Gimana doa saya untuk menjadi sukses dan kaya bisa dikabulkan, padahal untuk makan besok saya nggak ada duit? Apalagi lusa dan seterusnya. Sabar saja lah, mungkin takdir saya memang begini". Inilah kesalahan iman juga kesalahan tauhid. Memangnya yang membagi rezeki itu siapa? Memangnya yang kasih makan itu siapa? Duit? Khan bukan.. Lagian makna sabar bukan dengan cara mengelus dada seperti itu. Ngenes amat sih? Hehehe

"Alhamdulillah duit habis. Besok-besok mah terserah Allah saja". Nah ini baru iman dan tauhid yang keren dan mantap. Tetap bertahan dan ber Tuhan apapun yang terjadi.

Jadi ketika anda berdoa lalu kemudian banyak ujian yang harus anda hadapi dan jalani maka hadapilah. Itu bagian dari pengkabulan doa. Itulah pembelajaran Tuhan kepada kita. Pembelajaran apa?
  • Pembelajaran iman
  • Pembelajaran tauhid

Ketika tauhid sudah bener, dan juga ketika iman anda sudah mantap, barulah kemudian kegagalan dan kesulitan itu hadir lagi.. Hehehe.. Ya nggak apa-apa dong, terserah Allah. Yang jelas akan ada saatnya pertolongan itu datang. Yakni ketika kita sudah jelas dan nyata mampu membuktikan tauhid dan iman yang full hanya kepada Allah swt saja. Dan ingatlah bahwa "Pertolongan Allah itu dekat". Asli dekat sekali, asalkan kita memahami hikmah dibalik ujian dan cobaan.

Ada seorang sahabat yang bercerita kepada saya sebuah kisah yang mengagumkan. Kurang lebih si fulan pernah berdoa yang maknanya begini, "Ya Robb, tabungan sudah kami sedekahin, motor juga. Jadinya begini nih keadaan kami yang menurut orang lain ngenes. Semua kami lakukan karena percaya dan yakin kepada Engkau. Kami nggak tahu besok pegimana. Terserah Engkau saja, mau dibolak-balikin juga terserah Engkau. Kami sudah tidak punya apa-apa lagi, tetapi khan kami punya Engkau Yang Maha Segala-galanya". Dan tahukah anda saat ini yang bersangkutan sudah menjadi milioner. Beliau bahkan sedekah setiap hari senilai milyaran rupiah. Dan saya banyak belajar dari beliau. Subhanallah.

N/B: Pembahasan mengenai sudah berdoa namun serasa tidak kunjung dikabulkan Insya Allah akan saya sambung dalam artikel lainnya. Supaya tidak lupa ijinkan saya meremind anda tentang blog sederhana ini. caranya silahkan klik artikel disini dan isi nama serta email anda. Gratis. Jika ada iklan dan anda tidak berkenan ketika kami memberikan email pemberitahuan, maka abaikan saja.

Saya sudah menulis lanjutan artikel diatas. Silahkan klik disini untuk membaca artikelnya



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment