Jan 15, 2015

Rekayasa dan Makar Yahudi Terhadap Umat Islam

Rekayasa, makar, tipudaya dsb sudah biasa dilakukan oleh agen-agen rahasia, khususnya Yahudi.. Tidak cuma peristiwa WTC di AS, atau peristiwa Charlie Hebdo di Prancis, tetapi jangan salah di Negara kita malah gudangnya rekayasa. Oleh karena itu jangan ikut-ikutan memvonis sebuah kasus, takutnya salah.

Nah berikut ini penjelasan tentang rekayasa kasus Charlie Hebdo di Perancis, wallahu a'lam. Silahkan baca disini

Makanya Iqro' atau bacalah sumber kebenaran firman Tuhan dalam kitab suci. Disitu ada kebenaran mutlak 100%. Kemudian jadikan pegangan hidup selamanya. Apa-apa yang menyelisihinya ingkarilah, dan apa-apa yang membenarkannya ikutilah, mudah-mudahan kita terhindar dari penyesatan dan kesesatan. 

Apa kitab suci firman Tuhan yang shahih? Hanya Al Qur'an yang sudah terbukti keontetikannya. Tidak pernah mengalami perubahan sekecil apapun.

Masalahnya kita ini sudah dijauhkan dan menjauhkan Al Qur'an. Jadinya tidak mampu membedakan mana makar/ rekayasa dan mana yang betulan. Kita sudah disetting supaya jauh dari Qur'an. Siapa yang mensetting? Lagi-lagi ulah yahudi yang sukses menjajah kita dengan berbagai media yang mereka punya. TV, internet, koran, radio dsb adalah beberapa media gowsul fikri atau perang pemikiran. 

Nggak percaya? Sekarang coba cek diri anda sendiri, dengan menjawab pertanyaan dibawah ini,
  • Apa wasiat Nabi Ibrahim as kepada anak cucunya?
  • Bagaimana sifat Ahli Kitab Yahudi?
  • Seperti apa bentuk pembangkangan Yahudi?
  • Apa contoh-contoh makar yang Yahudi lakukan?
  • Mukjizat apa yang dipertontonkan kepada Yahudi supaya mereka mau beriman?
  • Siapa nama Nabi-Nabi yang dibunuh oleh Yahudi?

Silahkan coba jawab pertanyaan diatas. Kalau bisa Alhamdulillah, kalau belum berarti kita masih harus belajar Al Qur'an. Bacalah niscaya anda akan mendapatkan pengetahuan, pemahaman dan pelajaran yang sangat berharga.

"Emang bener Mas, kalau Yahudi dan Nasrani suka bikin makar terhadap umat Islam?"

Bener sekali. Buktinya jelas, anda bisa baca di berbagai media. Makanya baca Qur'an sehingga anda paling tidak bisa menilai, ini tipu daya, itu bukan dsb. Baca khususnya QS Al Baqarah dan QS Ali Imran.

"Males bacanya Mas, coz pusing mikirin utang?"

Nah lo... Ini bukti kalau kita-kita ini jarang membaca Qur'an. Padahal kalau kita membaca dan memahami Qur'an maka hutang sebesar apapun akan terbayarkan. Tinggal aplikasikan apa-apa yang ada dalam Qur'an misalnya tentang hutang, rezeki dsb.

"Nggak ada gurunya Mas, takut tersesat".

Oleh sebab itu carilah guru. Sambil menunggu adanya guru bisa membaca dan baca juga terjemahannya. Khan ada ayat-ayat yang muhkamat, yakni ayat-ayat yang jelas arti dan maknanya. Kalau nunggu guru kapan belajarnya?

"Emangnya kalau baca Qur'an bisa bikin kaya, lunas hutang, hidup bahagia dsb Mas?"

Bisa, bisa dan bisa, Insya Allah. Baca dan tadabbur atau mencoba memahami maksudnya. Kemudian komitmen untuk aplikasi didunia nyata. Misalnya kalau ada ayat sedekah yang melipatgandakan rezeki, maka lakukanlah dengan sebuah bukti yakni sedekah.

Izzah atau kebanggaan ummat Islam ada dalam Qur'an dan Sunnah lho? Kalau ummat jauh dari keduanya maka jauhlah dari kemuliaan itu. Jika kita mulai saat ini mencoba dekat dengan Al Qur'an dan Sunnah niscaya kemuliaan dan kejayaan itu akan kita raih kembali.

Kita tidak membahas tentang perang senjata kemudian menang. Kita bisa cek dalam lingkungan kehidupan kita sendiri. Kalau hidup anda sudah bahagia lahir dan bathin artinya anda bisa dikatakan sudah dekat dengan keduanya. Namun kalau hidup anda kacau bisa dimaknai anda sudah jauh dari Al Qur'an dan sunnah. Ini skala kecil. Skala besarnya adalah kemuliaan dan kejayaan ummat Islam di seluruh penjuru dunia. Dan kejayaan serta kemuliaan itu harus dimulai dari sekarang... Caranya baca Al Qur'an dan sunnah kemudian aplikasikan. Banyak membaca, banyak belajar, ikut majelis dan pengajian dsb, Insya Allah iman kita akan bertambah. Amin



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment