Jan 3, 2015

Nubuwah Kedatangan Nabi Muhammad dalam Agama Hindu

Adhin Busro... Kita, apalagi sebagai muslim yang sudah paham maka kedatangan Nabi Muhammad saw dalam agama kristen sudah tidak perlu dibahas lagi. Jika anda adalah ahli Qur'an, maksudnya adalah orang yang sudah membaca Al Qur'an beserta sejarah/ Asbabun nuzulnya maka akan faham mengapa pendeta/ ahli kitab menyembunyikan hal ini. Namanya disembunyikan pasti ada baunya juga, pasti ketemu juga walau tidak keseluruhan. Namun hal itu sudah cukup membuktikan kebenarannya.



Nah apakah kedatangan Nabi Muhammad saw juga diprediksikan oleh agama lain? Misalnya Budha, Hindu, Zoroaster dan berbagai agama lainnya. Maka berdasarkan referensi dari Dr. Zakir Naik, sebagian besar (baca= seluruhnya) agama samawi atau agama langit mengkhabarkan Nabi Terakhir untuk semesta alam yakni Nabi Muhammad saw. Asalkan penganut agama tersebut mau mencari kebenaran dalam kitab sucinya sendiri.

Saya sedikit banyak sudah membaca kitab agama Hindhu. demikian pula teman Hindu yang baik-baik. Memang begitu, hampir semua kawan Hindu saya baik-baik orangnya. Konsep tauhidnya sangat mirip dengan Islam, misalnya Tuhan itu hanya 1, Tuhan tidak bisa digambar oleh apapun baik oleh tinta maupun imaginasi pikiran. Mereka percaya bahwa Tuhan tidak bisa digambarkan, namun kenyataannya dalam Hindhu terdapat banyak gambar dan patung dewa dan dewi. Maaf, ini khan jadi lucu??



Demikian juga mereka percaya ada yang namanya utusan Tuhan untuk manusia. Pernah dengar utusan terakhir dari Tuhan yang bernama "Kalki Auvthar?". Kita akan membahasnya.

Mari kita membahas tentang pengkhabaran/ nubuwah Nabi terakhir yakni Nabi Muhammad saw dalam agama Hindu. Ada 2 macam kitab agama Hindu yakni Smriti dan Sruti. Sruti bermakna firman Tuhan, misalnya dalam kitab Weda dan Upanishad. Smriti adalah perkataan manusia meliputi Manusmriti, Ramayane, Mahabbarath, Epic dan Purana. 

Dalam kitab Purana, Nabi Muhammad saw disebut dengan "Malecha". Dalam sebuah kita Weda disebut dengan "Kuntap Sukta". Kuntap bermakna tersembunyi, yang membicarakan Nabi saw. Disebut juga akan menghadapi 60.090 musuh.

Dalam Righveda beliau disebut dengan "Ahm At" yang artinya seseorang yang terpuji. Kita apalagi sebagai muslim akan sangat paham tentang nama ini yang mengacu pada nama Nabi Muhammad saw. Sedangkan arti dari "Muhammad" saw adalah orang yang terpuji.

Beliau saw juga disebut dengan Narashansah. Nar berarti manusia, sedangkan Shansha berasal dari kata Prashansha yang artinya terpuji. Narashansah berarti manusia yang terpuji. Kalau mengacu kepada manusia yang terpuji, apalagi dalam bahasa arab akan menemukan hanya satu kata yakni "Muhammad" saw.

Lebih detail lagi dalam kitab Purana beliau saw disebut dengan "Kalki Auvthar". Disebutkan dalam kitab itu nama ayahnya adalah "Vishnu Yash". Vishnu berarti Tuhan, dan Yash berarti hamba. Visnhu Yash artinya adalah hamba Tuhan. Berarti nama ayah Kalki Auvthar adalah hamba Tuhan atau bahasa arabnya Abdullah. Kita sama-sama tahu nama ayah Nabi Muhammad saw adalah Abdullah.

Nama Ibu beliau saw dalam kitab tersebut adalah "Summati". Summati bermakna ketenangan (serenity), atau ketentraman (peacefull). Kalau beliau saw diturunkan di Inggris bisa jadi nama ibunya adalah Serenity. Tetapi kehendak Allah swt orang tua Nabi saw dari Arab, sehingga serenity dialihbahasakan menjadi "Aminaa". Kita tahu bahwa nama Ibu dari Nabi Muhammad saw adalah Aminah.

Dikhabarkan beliau saw akan lahir di "Sambala". Sambala adalah tempat ketenangan dan ketentraman. Sebuah tempat yang dijamin aman tentram. Tempat mana didunia ini yang dijamin keamanan dan ketentramannya oleh Allah swt? Tidak satupun kecuali Mekah.

Dikhabarkan pula beliau saw akan dilahirkan di rumah ketua suku Sambala, atau rumah ketua suku di Mekah. Anda tahu ketua suku di mekah? Kalau muslim pasti tahu bahwa beliau lahir di sebuah suku terbesar yakni suku Quraisy.

Dikhabarkan dalam kitab tersebut bahwa beliau saw akan lahir pada bulan ketiga tahun bulan. Anda tahu apa bulan ketiga dalam penanggalan hijriyah (penanggalan berdasarkan revolusi bulan)? Yakni bulan Rabiul Awal. Kalau mau bukti silahkan kunjungi wikipedia disini. Nabi Muhammad saw lahir dibulan Rabiul Awal tanggal 12.

Dalam kitab Hindu beliau (Kalkhi Auvthar) akan diutus untuk seluruh ummat manusia. Seperti kita tahu bahwa Nabi Muhammad diutus untuk seluruh alam. Dikhabarkan pula beliau akan menerima wahyu pertama disebuah Gua, yakni Gua Hira.

Kemudian diceritakan pula beliau saw akan mengalami sebuah fase migrasi. Dalam Islam disebut hijrah, dari Mekah ke Madinah dan kembali lagi ke Mekah. Dikhabarkan dalam kitab Hindu tersebut beliau saw mempunyai 4 sahabat. Dalam Islam kita mengenal khulafaur rasyidin, atau 4 sahabat Nabi saw, yakni Abu Bakar ra, Umar bin Khatab ra, Ustman Bin Affan ra dan Ali Bin Abi Thalib ra.

Dikhabarkan pula beliau akan dibantu oleh malaikat Allah. Dan dalam peperangan badar jelas sekali tentang firman Allah swt bahwa beliau dibantu oleh ribuan malaikat. Ada 5 ribu bantuan dari malaikat yang masing-masing ada tanda-tanda tertentu. Silahkan bisa dilihat pembahasannya di Wikipedia disini.

Jika anda seorang Hindu yang membaca artikel saya ini Insya Allah bukan kebetulan. Dan jika anda percaya kepada Hindu serta kitab sucinya maka anda juga harus percaya kepada kedatangan "Auvthar" terakhir. Sebagai penganut yang baik cari tahu, siapa Auvthar tersebut, Insya Allah anda akan menemukannya pada diri nabi terakhir yakni Nabi Muhammad saw.

Memang dalam Hinduism "Kalki Auvthar" adalah sosok yang ditunggu-tunggu, namun tidak berarti selamanya ditunggu. Ketika mengenali siapa "Kalki Auvthar" tersebut maka anda harus beriman kepadanya. Anda harus mengenali ciri-cirinya. Kalau kemudian "Kalki Auvthar" tersebut sudah hadir, namun anda tidak mengenalnya karena satu dan lain hal, maka jangan salahkan kitab suci anda. Karena kitab suci anda sendiri sudah memberikan ciri-cirinya. Pun anda tidak boleh menyalahkan ketika sudah kiamat dan berada dinegeri akherat kemudian ditanya oleh malaikat, lalu anda mengatakan "Tidak mengenalnya". Padahal sudah jelas disebutkan ciri-cirinya dalam kitab suci Hindu itu sendiri.

Jika anda tidak sepakat dengan persamaan-persamaan serta ciri-ciri yang sudah saya paparkan silahkan buktikan kepada saya siapa orang tersebut selain Nabi Muhammad saw. Kita sudah membaca, "Vishnu Yash, Summati, Sambala dan lain sebagainya" itulah tanda yang diberikan oleh kitab suci Anda sendiri. Katakan kepada saya adakah orang lain selain Nabi Muhammad saw. Kalau anda tidak mampu menjawabnya, cobalah malam ini merenung, karena bisa jadi apa yang saya katakan adalah benar. Kalau anda sudah menyimpulkan "benar" maka anda harus mengakuinya.

Sebagian Pandit Hindu memang tidak mengatakan bahwa yang dimaksud oleh kitab suci adalah Nabi Muhammad saw. Ini hal yang lumrah, dimana-mana hampir sama. Kenapa? Karena takut kehilangan pengikut. Pada jaman Nabi Muhammad saw juga ada contohnya, yakni Abu Jahal dan Abu Lahab. Tetapi khan kita mempunyai akal dan hati untuk memahami. Jika niatan kita mencari kebenaran dan hidayah Tuhan, Insya Allah apa yang akan anda putuskan akan mendapatkan cahaya bimbingan.

Dalam sebuah kesempatan Dr. Zakir Naik pernah dialog dengan seorang Pandit Hindu papan atas yakni Sri Sri Ravi Sankar. Dikatakan bahwa, "Beliau tidak menyangkal, beliau setuju". Beliau sepakat dengan konsep Islam yakni konsep tauhid, Tuhan tidak mempunyai gambar, percaya dengan Nabi Muhammad saw. Namun apa yang terjadi? Karena beliau takut kehilangan pamor dan pengikutnya maka dia menyembunyikan kebenaran. Persis dengan apa yang dilakukan oleh sebagian ahli kitab (Yahudi dan Nasrani).

Silahkan anda kroscek apa yang saya sampaikan dalam kitab suci anda sendiri. Lalu berpikirlah dengan jernih. Jika hati anda mengangguk, bahwa hanya ada 1 Tuhan, bahwasanya Tuhan tidak mempunyai gambar, dan bahwasanya Nabi terakhir adalah Nabi Muhammad saw, maka saatnya ucapkan kepercayaan dan keyakinan bahwa "Tidak ada Tuhan selain Allah swt, dan Nabi Muhammad saw adalah Nabi dan utusan_Nya". Jika anda percaya hal yang barusan saya sampaikan maka anda adalah seorang muslim.

Lalu silahkan ucapkan dalam bahasa arabnya, "Ashadu Allaailaaha Illallaah, wa ashadu anna Muhammadar rosuulullah". Dan kami ucapkan selamat, karena anda sudah menapaki jalan yang lurus.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment