Jan 25, 2015

Menjadi Kaya Itu Mudah, Begini Caranya...!!

Dulu saya pernah bekerja sebagai pedagang asongan. Lama saya berkecimpung didunia ngasong yang menyebabkan kelelahan jiwa raga. Ketika menjadi pedagang asongan saya selalu bermimpi menjadi orang yang kaya raya. banyak duit, punya rumah besar dan mewah dan segala macam harta benda. Nyatanya selama bertahun-tahun tetap saja ngasong.


Kemudian ada secercah harapan, yakni ketika saya bekerja menjadi sales. Lalu berturut turut menjadi marketing di beberapa perusahaan sampai kemudian seiring waktu mendapatkan kenaikan karier dan penghasilan. Seiring kenaikan karier maka otomatis penghasilan saya naik signifikan, plus inventaris mobil yang termasuk mewah.

Kemudian saya merasa bosan jadi buruh meskipun jabatannya sudah level managerial. Lalu seiring waktu saya mencoba merintis usaha sampingan. Entah sudah berapa bidang yang coba saya tekuni namun sebagian besar usaha saya selalu mengalami kebangkrutan. Bisnis baju, makanan, minuman, pulsa, ppob, MLM, mini market, studio foto, herbal dan beberapa lainnya. Kalau tidak salah sudah 12 kali saya gagal merintis sebuah bisnis.

Sebenarnya bukan gagal namun lebih kepada tidak ada waktu. Bagaimana tidak? Pagi sampai sore kerja kantoran, lalu malamnya ngecek bisnis yang saya rintis. Cek dan ricek karyawan yang saat itu berjumlah total ada 7 orang kalau tidak salah. Setiap hari saya harus lembur sampai jam 2 pagi, kemudian jam 4 pagi sudah bangun untuk mempersiapkan bisnis, mencari bahan baku, dan aktifitas lainnya. Tidur hanya 2 sampai 3 jam sehari sungguh membuat kami sangat kelelahan.

Kerugian usaha saya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sedih sih, tetapi live must go on. Walau rugi banyak tetap saja semangat tidak pernah padam. Justru disinilah ternyata saya melakukan sebuah kesalahan. Kesalahan yang saya pahami ketika banyak merenungkan kehidupan.

Setelah evaluasi saya simpulkan bahwa bisnis tidak bisa jalan dikarenakan fokus saya terbelah. Oleh karena itu kemudian saya nekad mengambil resiko besar dengan resign dari pekerjaan. Namun niat saya resign sebenarnya untuk membuktikan bahwa rezeki Tuhan ada dimana-mana. Inilah niat utama saya berhenti bekerja pada orang lain disamping alasan lainnya.

Lalu mulailah hidup saya yang saat itu bisa dibilang masih luntang lantung mencari ide bisnis dengan niat yang baru. Hidup tanpa ngoyo mengejar materi dunia. Mencoba mencari letak kebahagiaan berada. Karena sejujurnya meskipun ada saat dimana kami bergelimang harta benda, nyatanya keberkahan itu tidak ada.

Saya relatif merasa aman. Kenapa? karena saat itu tabungan saya masih banyak dan cukup untuk hidup beberapa tahun tanpa bekerja. Tetapi takdir berkata lain, tabungan saya ternyata harus habis karena satu dan lain hal. Ada kejadian yang tidak bisa tidak mengharuskan isi tabungan saya terkuras. Sehingga ada momentum dimana hari ini makan namun esok hari tidak tahu harus makan apa.

Nah niat membuktikan bahwa rezeki sudah diatur Allah ternyata menemukan jalannya. Saya sempat goncang dengan keadaan ini. Alhamdulillah kemudian bertemu dengan orang-orang yang sama-sama meyakini bahwa rezeki Allah yang mengaturnya. Bedanya adalah saya sedang ingin membuktikan janji Allah agar iman dalam dada bisa naik signifikan, sementara kawan/ komunitas baru saya kebanyakan sudah membuktikan bahwa, "Allah tidak pernah menyalahi janji".

Saya belajar buanyak dari sahabat saya tersebut, khususnya kepada guru saya Ustadz Yusuf Mansur. Ternyata selama ini saya salah. Asli selama ini saya sudah melakukan kesalahan fatal, dan saya yakin sebagian besar dari anda juga sudah melakukan kesalahan tersebut. Ia adalah dosa tauhid kata Ustadz Yusuf Mansur.

Point yang saya dapatkan dari pembelajaran hidup sekarang ini adalah bahwa menjadi kaya itu mudah, asal tahu caranya. Ternyata selama ini cara saya salah. Saya menganggap bahwa menjadi kaya itu harus bekerja keras. Buktinya ketika saya bekerja di kantoran saya benar-benar bekerja keras. Memang hasilnya ada diindikasikan dengan melimpahnya tabungan dan beberapa properti. Namun itu tadi, tidak ada keberkahan. Adanya capek dan lelah, pusing, stress, dan berbagai kejenuhan didalam menjalani rutinitas. Tidak ada kebahagiaan hakiki yang bisa saya rasakan.

Oleh karenanya saya sangat bersyukur ketika mendapatkan teman yang sholeh2, namun kaya raya. Kaya hati dan juga kaya harta. Caranya bagaimana? Kuncinya apa? Sederhana sekali, atau bisa dibilang mudah sekali. Kita tidak perlu bekerja keras siang dan malam. Nggak perlu gituan... Bikin capek dan lelah saja. Gitu kata teman dan sahabat saya..

Lalu apa? Caranya sederhana yakni berdoa. Minta saja sama Allah bahwa anda ingin menjadi kaya, bermakna dan bahagia lahir dan bathin. Berdoa yang yakin jangan ada keraguan. Yakin bahwa Allah swt akan mengabulkan doa, setelah itu jalani hidup dengan bahagia.

Apakah langsung menjadi kaya? Bisa iya bisa juga tidak. Kebanyakan proses awalnya begitu menguras pikiran. Bagaimana tidak? Setelah belajar yakin namun bukan kaya uang/ duit yang saya alami tetapi malah satu persatu aset terjual. Sebagian lagi disedekahkan. Kadang saya berpikir, "Kalau mengandalkan akal maka bisa dibilang saya gila". Bagaimana tidak? Pada saat itu kondisinya lagi butuh uang untuk menyambung hidup, namun aset yang ada, barang yang ada sebagian disedekahkan, karena begitulah kata guru saya.

Namun pelan tetapi pasti grafik berubah kok. Ada garis linier yang penuh kepastian. Sungguh yang namanya tidak bisa makan, tidak bisa bayar sekolah anak, tidak bisa mencicil hutang dan lain sebagainya tidak pernah terjadi. Yang ada selalu saja ada jalan yang menakjubkan. Memang harta melimpah ruah belum terjadi pada hidup saya tetapi yang pasti ada kebahagiaan yang berbeda dirasakan dalam dada.

Sekarang mah nyantai saja... Khan ada Allah. Kalau dulu setiap minggu malam sudah memikirkan hari senin maka saat ini setiap hari sama saja. Kalau dulu berpikir berapa duit yang bisa saya hasilkan hari ini, namun sekarang berubah, yakni berapa banyak manfaat yang bisa saya berikan kepada orang lain. Kalau dahulu yang sering dipikirkan adalah berapa banyak bisnis dan pekerjaan bisa dipersembahkan untuk meraih kebahagiaan, Alhamdulillah saat ini yang dipikirkan adalah berapa banyak amal kebaikan yang bisa dipersembahkan kepada Tuhan. Tulisan ini juga salah satu jalan manfaat untuk anda lho? Jangan salah..

Barangkali beginilah yang dinamakan orang kaya. Walau uangnya belum mencapai milyaran tetapi hati ini sudah dipenuhi dengan milyaran kebahagiaan. Hidup tenang, santai, sibuk didalam belajar dan memberi manfaat kepada orang lain, tidak takut diomeli atasan dan berbagai bentuk ketenangan lainnya. Masalah duit bagaimana? Sekali lagi saya jawab, "Khan ada Allah yang membagi rezeki". Yakin bahwa DIA akan mencukupkan, dan buktinya memang begitu.

Kalau dahulunya berpikir keras untuk merintis bisnis yang menghasilkan keuntungan, Alhamdulillah sekarang ini sumber rezeki ada saja jalannya. Bisnis itu datang sendiri. Rezeki datang sendiri dari jalan yang tidak disangka-sangka. Kalau dahulu mencari ratusan ribu dari bisnis sampingan terasa sulit, Alhamdulillah saat ini uang jutaan/ keuntungan perhari sudah biasa saya dapatkan. Walaupun jika ada hari lain yang tidak mendapatkan rezeki ya woles saja. Biasa saja.. Dapat jutaan perhari Alhamdulillah, nggak dapat sama sekali wasukurilah. Enak khan hidup kayak beginian? Mantap khan?

Oleh karenanya ternyata menjadi kaya itu mudah, bahkan sangat mudah. Saking mudahnya sampai tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Benar kata Ustadz Yusuf Mansur, Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Nggak percaya? Silahkan buktikan sendiri...

N/B 1: Pembahasan rahasia kunci sukses sudah saya susun secara komprehensif dalam panduan berbayar. Semua panduan saya susun selama bertahun-tahun berdasarkan perjalanan dan pengalaman hidup kami. Jika anda berminat silahkan menjadi member kami, Insya Allah akan dipandu selama 360 hari. Namun jika belum berkenan juga ndak masalah. Woles saja bagi saya. Sumber rezeki mah bisa dari mana saja. Klik disini jika anda ingin tahu sales letternya.

N/B 2: Saya bisa kenalan, cium tangan, atau mengawal guru saya Ustadz Yusuf Mansur melalui wasilah bisnis paytren yang beliau dirikan. Jika anda ingin tahu apa sih bisnis paytren, silahkan klik disini.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment