Jan 4, 2015

Begini Seharusnya Energi dalam Berdoa

Begitu pentingnya berdoa atau mengadukan permasalahan kita kepada Tuhan sehingga sesiapa yang tidak berdoa artinya dia sombong. Dan kesombongan akan menjadi wasilah ia akan masuk neraka dalam keadaan hina dina. Mengapa demikian? Karena sesiapa yang tidak mau berdoa dengan hajat mereka artinya merasa sudah mampu, merasa sudah besar, merasa sudah hebat sehingga tidak membutuhkan Allah swt.

Dalam hal ini Allah swt berfirman,

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS: Al-Mu'min Ayat: 60) 

Doa, minta, ngadu, curhat adalah bagian dari fitrah manusia didalam menyembah kepada Allah swt. Kemudian menjadi jaminan Allah swt untuk mengabulkan doa hamba-hamba_Nya. Ini yang harus menjadi catatan kita yaitu, "Kita meminta, Allah mengabulkan". Camkan ini dalam hati.

Kemudian sehabis kita meminta kepada Allah swt dengan kalimat doa, maka menjadi urusan Allah swt untuk memperkenalkan diri_Nya kepada hamba. Menjadi urusan Allah untuk mengajarkan kita apa arti iman dan tauhid. Asli.... Bagi anda yang iman dan tauhidnya masih lemah akan diajari cara beriman dan bertauhid langsung oleh Allah swt. Biasanya melalui kesulitan, kegagalan, hutang, dan lain sebagainya, bahkan setelah kita berdoa. Mengapa? Karena sekali lagi iman kita masih condong sana sini. Tauhid kita masih campur-campur dengan kesyirikan. Masih banyak tuhan-tuhan selain Allah dalam dada saya dan anda.

"Kalau tidak ada uang tidak bisa makan". Nah ini adalah salah satu dosa tauhid sederhana yang bahkan sudah mendarah daging dalam diri kita. Memangnya yang memberikan rezeki (makan) adalah duit?? Uang hanya wasilah saja, dan untuk bisa makan tidak harus dengan duit.

Jadi selama iman dan tauhid anda belum murni maka selama itu pula ujian demi ujian akan diberikan dalam hidup kita. Apakah ini bentuk azab? Tidak, saya pikir tidak sama sekali. Justru inilah bentuk kasih sayang Allah yang tiada tara untuk anda. Allah swt mengajari bagaimana cara ber Tuhan dengan benar sehingga iman kita semakin baik. Dan ujung-ujungnya adalah surga. Bukankah ini adalah karunia yang tiada terhingga bagi sesiapa saja yang mau berdoa, ngadu, curhat kepada_Nya?

Oleh karena itu percayalah dhuha anda tidak sia-sia, demikian pula tahajud anda, sholawat, baca Qur'an, sedekah, silaturahim dsb. Jika anda belum melakukannya maka lakukanlah salah satu amalan memperlancar rezeki diatas. Inilah salah satu bukti bahwa anda percaya kepada cara-cara Allah swt, dan kemudian menjadi urusan Allah swt untuk memahamkan anda tentang tauhid dan iman tadi.

Ketika anda menyadari bahwa Allah swt sedang mengajarkan anda iman dan tauhid maka,
  • Tenang: Bagaimana tidak tenang? Allah lah jaminan ketenangan hidup anda walaupun hutang melilit. Paling tidak bagi pemula mencoba untuk tenang walaupun sedang pusing karena masalah dan ujian hidup.
  • Bahagia: Bahagia karena bersama Allah. Bahagia meskipun sedang menerima ujian, karena yakin dengan bimbingan_Nya bisa lulus.
  • Berani: Nah ini dia yang harus anda camkan baik-baik. Kalau iman sudah menghunjam dalam dada maka kita akan menjadi pribadi dengan keberanian mengagumkan. Misal begini, "Aku mau resign, karena Allah". Ini khan keputusan yang menurut logika sangat beresiko. Namun power iman mengalahkan resiko tersebut. Dan percayalah iman anda akan mengantarkan kepada kemuliaan pada saatnya. "Alhamdulillah setelah resign hidup menjadi lebih tertantang". Padahal sebenarnya kata-kata itu untuk menggambarkan bahwa setelah resign, tabungannya habis, banyak hutang dsb. Tetapi karena ia memulainya karena Allah, powernya menjadi berbeda.
  • Rasa sejati. Nah tentang rasa sejati sudah saya bahas pada panduan magis7. Jika iman sudah menghunjam maka anda akan belajar akan makna ikhlas, tawakal, sabar, syukur dsb. Sebuah rasa yang sangat sakti dan digdaya. Rasa magis yang akan mengantarkan kepada perwujudan doa yang miracle banget. "Terserah Allah saja", begitu kurang lebih kalau iman sudah kokoh.
  • Yakin: yakni percaya 100% akan ada ruang dan waktu bagi pengkabulan doa. Ada sebuah titik dimana hajatnya akan menjadi nyata. Saking yakinnya ia tidak akan bertanya, "Kapan?, mengapa?" dan sebagainya.

Jadi 2 panduan saya yakni rahasia kunci sukses banyak membahas amalan dan kalimat doa, sementara magis7 adalah melatih rasa ketika selesai berdoa. Kurang lebih begitu.. Keduanya saya susun bertahun-tahun seiring dengan pembelajaran kami serta pemahaman yang kami miliki.

Hidup ini menjadi indah dan bermakna sangat-sangat dalam kalau Allah sudah menjadi centre of our life. Atau bahasa kita adalah, "Allah sudah menjadi segala-galanya dalam hidup kita". Saya tidak hendak menceritakan hidup kami, tetapi kata-kata barusan adalah sebagian kecil dari ungkapan/ ekspresi diri kami sendiri.

Kalau dahulunya kami seakan-akan tidak mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup, maka saat ini memilikinya. Yakni visi dan misi hidup yang buesar dan pasti Allah swt mendengarnya. Buat apa mimpi yang kecil-kecil? Padahal kita mempunyai Allah Yang maha Besar?. Proses-proses menjadi apa yang kami impikan benar-benar menguras pikiran, tenaga, uang dan lain sebagainya, namun semuanya selalu saja indah. Ibaratnya pada hari itu makan nasi plus ikan asin saja menjadi sangat enak. Esok gimana? "Terserah Allah". Dan tahukah anda esok hari selalu ada keajaiban yang seringkali membuat kami menangis. Atau hutang bertambah maka seolah-olah kami katakan, "Tambahin lagi nggak papa, karena saya yakin semakin besar hutang, semakin besar iman yang akan ditambahkan". Ini khan keren. Ini mantap.. Dan ini begitu membahagiakan. Apalagi saat-saat janji Allah swt sudah didepan mata. Baru mau menuju apa-apa yang dijanjikan Allah saja mata ini sudah tidak tahan. Air mata mengalir deras, merasakan betapa Allah menyayangi hamba-hamba_Nya.

Apalagi saat mendengar adzan dan melakukan sholat jamaah dimasjid. Allah memanggil dengan kasih-sayang_Nya. Serasa indah sekali panggilan itu seakan-akan mengatakan begini, "Ayuk pada kesini, Aku rindu mendengar jeritanmu, aduanmu, testimonialmu, komplainmu dan segala apa yang ingin kemu sampaikan kepada_Ku". Ini supaya kita mudah memahami maka saya menggunakan bahasa manusia, bahasa kita-kita. Kalau hati anda sudah memahami hal ini, maka satu ayat Al Qur'an yang anda baca, maka seakan-akan anda tidak kuat membacanya. Rasanya bergemuruh dalam dada, dan diwujudkan dengan air mata yang berderai-derai.

Kalau posisinya sudah begini maka harta sebanyak apapun yang berada ditangan orang-orang yang beriman akan menjadi manfaat yang besar dan luas. Dan saat inilah bisa jadi Allah swt akan mempercayakan kepada kita kekayaan yang tiada batas, rezeki dan harta benda, bisnis dan usaha yang akan semakin besar. Semuanya akan dimanfaatkan demi maslahat dan manfaat sesama dan semesta alam.

N/B: Pembahasan mengenai bagaimana seharusnya berdoa Insya Allah akan saya sambung dalam artikel lainnya. Supaya tidak lupa ijinkan saya meremind anda tentang blog sederhana ini. caranya silahkan klik artikel disini dan isi nama serta email anda. Gratis. Jika ada iklan dan anda tidak berkenan ketika kami memberikan email pemberitahuan, maka abaikan saja.


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment