Jan 21, 2015

Bangkitkan Semangatmu Menegakkan Kalimah Allah

Kita melihat drama dunia yang kentara sekali memojokkan Islam. Afrika perang saudara, akibat ulah segolongan orang yang ditaruh oleh musuh Allah untuk mencerai beraikan persaudaraan. Asia sudah rusak akhlaknya, termasuk Indonesia. Segala tontonan haram yang memuakkan sengaja dijubelkan kepada kita dan generasi muda. Segala makanan yang dicampuri dengan bahan-bahan haram dimasukkan. Sistem kapitalis dan komunis begitu jelas digunakan dalam hampir semua sendi perekonomian.

Demikian pula kekuasaan sudah dikendalikan oleh orang-orang liberal dan boneka asing. Namun nyatanya kita lambat sadar. Kita terlalu egois dan mementingkan diri sendiri. "Boro-boro mikir gituan Mas, buat makan saja susah". Ini salah satu bukti bahwa kita egois."Terlalu berat mikirnya Mas, mikir kebutuhan kita saja, Kalau stress tinggal banting kartu remi sambil ngopi dan ngerokok". Nah sebegitu dalam sistem kapitalis telah menggerus semangat persatuan kita.

Kita lihat eropa sebenarnya ada cahaya kebangkitan. Namun itu tadi, ditekan sedemikian rupa kuat dan hebat sehingga menjadikan cahaya itu lambat menyebar. Muallaf2 eropa sebenarnya mempunyai ghirah dan semangat belajar Islam yang tinggi. Namun sayang tidak didukung oleh suasana, dan kebebasan beragama.

Timur tengah? Sudah porak poranda akibat ulah Amerika yang katanya anti teroris. Suriah, mesir, sudan, irak, palestina dan hampir semua sudut Timur Tengah sudah gegap gempita akibat suara senapan dan bom. Hanya tersisa Mekkah dan Madinah yang masih aman sentausa karena langsung dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Begitulah standar ganda yang diterapkan Amerika dan Yahudi yang bersembunyi dibaliknya. Giliran 1 orang Muslim melakukan tindakan kriminal, maka ramai-ramai dibully. Giliran ada pembantaian terorganisir kepada ummat Muslim mereka diam seribu bahasa.

Kita mendengar akhir-akhir ini ada diskriminasi beragama di China. Jilbab dan jenggot dilarang. Sholat dan puasa dilarang termasuk bulan Ramadhan. Ulama banyak yang dipenjarakan dan bahkan dibunuh. Inilah kekejian dan kebiadaban yang terorganisir malah diback up oleh dunia. Silahkan dibaca salah satu buktinya dalam sumber disini.

Saat ini dramanya memang ummat Islam hanya bisa menjerit. Hanya bisa mengadu kepada Allah swt supaya mereka dan kita-kita ini bangkit ghirah atau semangat persatuannya. Mereka yang teraniaya berharap agar ummat muslim dibelahan dunia manapun mau kembali kepada Allah, kembali kepada Al Qur'an. Karena hanya bersatu saja maka ummat Islam akan terlihat kekuatannya.

 

Dan memang ending ceritanya ummat Islam pasti bersatu. Endingnya jelas yang kadangkala membuat drama ini membosankan. Bagaimana tidak? Ending cerita sudah jelas kok.

Semua sudah tercatat dalam atsar yang shohih. Giliran saya dan anda apakah mau menjadi bagian dari perang melawan dajjal atau menjadi bagian dari sistem dajjal. Oleh karenanya bangkitlah. Pastikan anda berproses menjadi muslim yang kaya sehingga bisa membantu orang lain yang membutuhkan. Pastikan anda berproses menjadi muslim yang berkuasa sehingga pengaruh anda dipertimbangkan. Pastikan saya dan anda berproses menjadi muslim yang hebat, tangguh, santun dan unggul

Bisakah? Tentu saja bisa, asalkan kita niati dengan benar. Asalkan kita mau kembali kepada Allah dan Rosul_Nya. Asalkan kita mau kembali ke Al Qur'an. Baca, tadabbur dan aplikasikan dalam kehidupan nyata. Niscaya anda sedang berproses menjadi apapun yang anda niatkan dengan Ijin Allah swt.

Bangkitlah... Bangkitkan kesadaran anda bahwa sudah terjadi penekanan dan penzaliman terhadap umat Islam. Lupakan perbedaan, satukan persamaan dalam rangka menegakkan kalimah Allah dimuka bumi.

Indonesia dan melayu adalah harapan dalam kegentingan. Harapan dalam asa yang seakan-akan tipis. Tetapi harapan tetap harapan yang dipanggulkan dalam pundak penduduk melayu dan Indonesia sebagai Muslim terbesar didunia. Harapan itu ada pada kita.. Kalau begitu tunggu apa lagi?



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment