Jan 9, 2015

Allah adalah Pemain Tunggal di Jagad Raya

Tahu permainan catur? tahu dong.. Permainan catur itu permainan otak, permainan kecerdasan. Logika didalam menjalankan catur sangat menentukan didalam menang atau kalah. Kalau salah jalan bisa jadi menjadi sebab kalahnya bermain catur. Hati-hati, atau extra hati-hati dan waspada didalam menjalankan, walau hanya bidak sekalipun, atau anda akan kalah dengan lawan anda.

Kalau bicara langkah dalam catur maka saya ilustrasikan sbb
  • Bidak jalannya maju terus. Nggak bisa mundur. Kalau ada halangan didepannya maka bidak tidak bisa lompat. Disituuuuu aja sampai kiamat. Atau jalan miring kanan atau kiri ketika makan juga boleh.
  • Kuda berjalan letter L. Bisa maju atau mundur asalkan letter L. 
  • Menteri jalannya miring. Kanan kiri maju mundur tidak masalah yang penting aturannya adalah begitu. Miring... :)
  • Benteng bisa maju atau mundur tetapi tidak bisa jalan miring atau letter L. Benteng bisa maju puluhan langkah jika tidak ada halangan. Kalau ada halangan jauh didepannya, bisa dimakan.
  • Patih jalan sekehendaknya, kecuali letter L. Ia sangat berkuasa, namun bisa saja dimakan oleh bidak jika keadaan terjepit.
  • Raja jarang sekali jalan tuh. Ia memberi kesempatan prajuritnya untuk perang. Raja itu dilindungi sampai mati oleh prajuritnya, karena sebenarnya ia lemah. Raja hanya bisa maju mundur selangkah selangkah saja. Kalau rajanya mati maka tamatlah permainan catur tersebut

Itu permainan catur yang dimainkan oleh 2 orang. Bagaimana kalau kita memainkan catur sendiri? Ya suka-suka kita.. Bisa dong? Khan nggak ada lawannya. Anak saya saja suka menjalankan bidak sesuka dia. Bidak bisa lompat sana lompat sini, makan sana makan sini. Sesuka dia saja.. Nggak ada yang protes karena ia main sendirian.

Nah inilah analogi untuk mempermudah anda bahwa Allah swt adalah penguasa tunggal alam semesta raya. DIA bisa melakukan apa saja sekehendak_Nya. Kalau DIA suka sama anda dan berkehendak untuk melompatkan anda ketangga sukses dan mulia esok hari, maka "kun fayakun". Betul nggak ini?

DIA adalah Pencipta, Penguasa, Raja Diraja alam semesta. Semua tunduk dan patuh kepada_Nya entah suka atau tidak suka. Jika anda bidak, mau dilompatkan  menjadi yang terdepan juga bisa. Jika anda kuda mau dijalankan lurus jauh kedepan juga tidak ada yang bisa nahan. Walau anda patih yang sakti kemudian dikalahkan oleh bidak juga sangat mungkin. Oleh karena itu kita tidak boleh sombong. Kapan saja Allah bisa mencabut nikmat dan karunia_Nya tanpa ijin anda terlebih dahulu.

DIA pemain Tunggal, dan tidak ada yang bisa menghalangi_Nya sama sekali. Hikmah ini mengajarkan kita untuk selalu berharap supaya DIA tidak mencabut nikmat yang sudah kita rasakan. Kita seyogyanya berharap agar azab tidak ditimpakan atas kita.

Kita ini harusnya khawatir lho? Bagaimana tidak? DIA bisa saja mencabut apa-apa yang kita miliki kapan saja dimana saja. Disisi lain DIA bisa saja menyempitkan atau meluaskan rezeki kepada siapa saja yang DIA kehendaki. Semua terserah Allah swt, Raja Diraja Semesta Alam.

Naaaah, disisi lain kita khan butuh yang namanya lompatan quantum. Secara logika kita hanya bisa maju selangkah-selangkah karena kita ini bidak. Oleh karena itu taruh dulu logika anda di gudang, kemudian mencoba bermujahadah dengan cara mendekat kepada Allah swt agar DIA melompatkan kita dengan sebuah lompatan quantum.

Caranya bagaimana supaya Allah berkehendak melompatkan kita? Memperjalankan kisah sukses kita jauh lebih cepat dari yang kita kira? gampang saja sebenarnya. Baca Al Qur'an. Disitulah manual booknya yang wajib kita baca serta tadabbur.

N/B: Mau belajar rahasia quantum sukses? Gabung bersama member lainnya di rahasia kunci sukses. Klik disini untuk penjelasan detail.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment