Dec 1, 2014

Ternyata Adhin Busro Seorang Peramal (Paranormal)

Ada sebuah SMS yang menarik dari sahabat blog. Begini SMSnya. "Pak, boleh minta tolong sama anda nggak, tolong ramalkan saya Pak..?" (08781188xxx)


Jawab: Wak waw.... :)

Saya tidak tahu latar belakang sahabat ini SMS saya untuk meramal beliau. Kalau boleh, ijinkan saya meramalnya dengan pemahaman saya bahwa anda,
  • Akan menjadi orang sukses
  • Akan memiliki keluarga yang sakinah
  • Akan memiliki keturunan yang shaleh dan shalehah
  • Hidup mulia dunia akherat

Namun ada syaratnya. Jika syarat tidak terpenuhi maka ramalan saya tidak akan berlaku. Apa syarat itu? Sederhana kok, iman (percaya) kepada Allah swt. Berarti nggak boleh percaya kepada ramalan Pak Adhin dong? Nggak boleh juga. Percaya hanya kepada Allah swt.. Titik tidak ada komanya.

Sobat... Saya mah bukan peramal atau paranormal. Saya orang biasa yang banyak kelemahan. Jadi jangan minta tolong saya untuk meramal hidup anda. Dan jangan pula mendatangi tukang ramal, itu tidak baik. Musrik namanya.

Hidup ini memang kadang terasa berat, apalagi ditambah dengan ujian yang rasanya menambah berat kehidupan ini. Oleh karena itu banyak yang mendatangi dukun dan paranormal guna menanyakan hidup mereka dimasa depan. Tidak bisa tidak ini karena kebodohan ditambah dengan ketakutan yang berasal dari syetan.

Mengapa ramal meramal? Bukankah tidak perlu itu, karena ada jaminan atau garansi. Garansi itu dari Allah swt. Jadi sekali lagi tidak perlu ramalan hidup karena sudah ada garansi yang menjamin kehidupan kita.

Dalil

Dalam sebuah hadist yang saya ambil disini dikatakan sbb

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa mendatangi peramal lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari.”

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang diucapkannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR. Abu Daud)

Dari Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Bukan termasuk golongan kami orang yang mengaitkan kesialannya pada burung (atau benda lainnya), melakukan perdukunan atau meminta didukuni, menyihir atau minta disihirkan untuknya. Dan barangsiapa datang kepada dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR. al-Bazzar dengan sanad yang baik).

Kalau anda menanyakan kepada saya dan menganggap saya adalah dukun maka sholat anda tidak akan diterima selama 40 hari. Artinya anda ragu dengan ajaran Islam. Parahnya lagi kalau percaya dengan omongan dukun atau paranormal maka ia dicap kafir. Bagaimana tidak kafir (ingkar)? Bukankah dengan mempercayai dukun artinya ia mendustakan ajaran Islam?

Dalam islam tidak ada ramalan ramalanan, yang ada kepastian. Misalnya ahli sedekah pasti akan dilipatgandakan, ahli sukur akan ditambah, ahli sabar akan ditolong. Ini khan aturan Islam yang tidak anda percayai dan lebih percaya dukun. Anda ingkar dengan hukum/ aturan Islam dan dicap dengan sebutan Kafir. Karena kafir itu artinya tidak percaya dengan islam. Ini bukan saya yang ngomong lho? Baca kembali hadist diatas..

Oleh karena itu hati-hatilah. Masalah dan beban hidup seharusnya membuat kita sadar, kemudian mau instrospeksi diri. Pasti ada yang salah dengan diri kita. Pasti itu... Ini pesan agar kitanya mau muhasabah diri bukan malah kelimpungan kemudian mencari dukun.

Maaf, saya bukan peramal atau dukun jadi jangan datang kepada saya. Anda salah alamat.

Ini masalah iman/ tauhid. Ayo belajar bersama kami. Jika anda mau belajar GRATIS silahkan klik disini.

Saya membuat sebuah panduan yang komprehensif untuk memahami hal ini. Silahkan klik disini kalau berkenan.

Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً
Barang siapa mendatangi tukang ramal dan menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam.” (HR. Muslim, dan dalam riwayat lain disebutkan empat puluh hari).
مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Barang siapa mendatangi dukun atau rukang ramal, lalu membenarkan apa yang ia katakana, maka sungguh dia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam.” (HR. Ahlussunan yang empat dan dishahihkan oleh Al-Hakim sesuai dengan syarat Bukhari – Muslim)
Dari Imran bin Hushain radhiyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَطَيَّرَ أَوْ تُطُيِّرَ لَهُ أَوْ تَكَهَّنَ أَوْ تُكُهِّنَ لَهُ أَوْ سَحَرَ أَوْ سُحِرَ لَهُ وَمَنْ أَتَى كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Bukan dari golongan kami orang yang meramal nasib dan yang minta diramalkan, orang yang melakukan praktek perdukunan dan yang memanfaatkan jasa perdukunan, yang melakukan praktek sihir (tenung) atau yang memanfaatkan jasa sihir (minta ditenungkan). Dan barangsiapa mendatangi dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir pada apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam.” (HR. Al-Bazzar dengan sanad Jayyid).
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/aqidah/2010/11/27/12004/hukum-mendatangi-dan-memanfaatkan-jasa-paranormal/#sthash.bGtmguEk.dpuf
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً
Barang siapa mendatangi tukang ramal dan menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam.” (HR. Muslim, dan dalam riwayat lain disebutkan empat puluh hari).
مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Barang siapa mendatangi dukun atau rukang ramal, lalu membenarkan apa yang ia katakana, maka sungguh dia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam.” (HR. Ahlussunan yang empat dan dishahihkan oleh Al-Hakim sesuai dengan syarat Bukhari – Muslim)
Dari Imran bin Hushain radhiyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَطَيَّرَ أَوْ تُطُيِّرَ لَهُ أَوْ تَكَهَّنَ أَوْ تُكُهِّنَ لَهُ أَوْ سَحَرَ أَوْ سُحِرَ لَهُ وَمَنْ أَتَى كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Bukan dari golongan kami orang yang meramal nasib dan yang minta diramalkan, orang yang melakukan praktek perdukunan dan yang memanfaatkan jasa perdukunan, yang melakukan praktek sihir (tenung) atau yang memanfaatkan jasa sihir (minta ditenungkan). Dan barangsiapa mendatangi dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir pada apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam.” (HR. Al-Bazzar dengan sanad Jayyid).
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/aqidah/2010/11/27/12004/hukum-mendatangi-dan-memanfaatkan-jasa-paranormal/#sthash.bGtmguEk.dpuf


Artikel Terkait



2 comments:

  1. sebaiknya para ulama mampu merumuskan sebuah aturan untuk menutup aktifitas para peramal di negeri ini, mengingat dampak yang ditimbulkan oleh adanya peramal tersebut adalah kafirnya seseorang.....semoga ini bisa terfikirkan suatu waktu nanti ammiiiin.....

    ReplyDelete
  2. assalamualaikum min......trimakasih atas informasinya min semoga kita kembali kejalan yang lurus....semoga alQuran selalu bisa jadi pedoman hidup dunia dan akhirat.. semoga praktek perdukunan atau praktek peramalan bisa di hilangkang dan orang-orang yang terlibat didalamnya dapt sadar dengan segera....amminnn

    ReplyDelete