Dec 9, 2014

Tanda Kiamat Sudah Dekat, Budak Perempuan dan Penggembala Unta

Dalam sebuah Hadist yang saya baca Riwayat Bukhari, yang diceritakan oleh Abu Hurairah. Intinya adalah makna iman, islam dan ihsan. Disitu diceritakan Nabi saw kedatangan tamu yang ternyata adalah malaikat Jibril yang sedang mengajarkan tentang agama.

Ada satu yang menarik perhatian saya yakni adanya tanda-tanda kiamat. Nabi saw dalam hadist tersebut menyabdakan tanda kiamat sbb

2 Tanda Kiamat Sudah Dekat.....

1) Budak perempuan melahirkan tuannya.
2) Penggembala unta yang bermegah-megahan di dalam bangunan mewah

Ijinkan saya memaknainya dengan melihat situasi sekarang ini. Ini hanya memaknai sehingga sangat bisa salah. Hanya cucoklogi saja.

Budak adalah pembantu. Perempuan adalah manusia yang kurang akal, dan condong menggunakan perasaan dan esmosional. Mengapa? Karena tidak ada pegangan hidup yang jelas. Tuan adalah pemimpin Zalim karena berasal dari budak perempuan. Sudah kebalik-balik dah tuh...

Budak perempuan melahirkan tuannya. Rakyat yang kurang akal mengangkat seorang pemimpin. Setelah diangkat jadi pemimpin maka Tuannya itulah yang akan menzalimi budak perempuan, sesuka hatinya. Silahkan mau bertahan atau teriak sama saja.. Kezalimannya akan terus berlangsung dan tidak akan berhenti. Nasi sudah menjadi bubur.

Saya jadi teringat twitt dari Ustadz Yusuf Mansur yang geram akan terkikisnya nilai-nilai islam oleh sebuah makar besar. Dan korban pendangkalan akidah adalah ummat islam itu sendiri.



Artinya apa? Artinya ada kekecewaan terhadap pemimpin kita. Salah siapa? Salah rakyat yang sudah memilihnya. Jika mengacu pada isi hadist diatas, bisa jadi kita ini adalah budak perempuan yang melahirkan tuannya alias manusia kurang akal yang memilih pemimpin. Setelah terpilih lalu menzalimi rakyatnya sendiri.

Penggembala unta bermegah-megahan dalam bangunan mewah. Penggembala itu adalah tuan dari binatang piaraannya. Penggembala adalah bos bagi unta-untanya yang disuruh dan diperintah sesuka hatinya. Unta-unta itulah yang akan mengalirkan kekayaan tiada batas, yang digunakan untuk bermegah-megahan dan membangun bangunan mewah. Penggembala adalah bos, unta adalah karyawannya. Silahkan mau teriak, "tolong hutangku banyak", tetap tidak akan ada efeknya, karena anda takut kepada sang penggembala.

Karena kita terlalu bodoh, terlalu takut. Padahal kita mempunyai Pemimpin dunia dan akherat. Dialah yang menjamin kehidupan kita menjadi lebih luhur dan mulia. kenapa takut kepada manusia? Kenapa menuhankan logika? Kenapa masih keras kepala? Ya sudahlah...



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment